Innalillahi, dua prajurit TNI menyusul gugur diserang Israel

- Redaksi

Selasa, 31 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kontingen Indonesia dari Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) - Ist

Kontingen Indonesia dari Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) - Ist

sukabumiheadline.com – Dua prajurit TNI kembali dinyatakan gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon Selatan (UNIFIL). Pada Senin (30/3/2026), kedua prajurit TNI tersebut meninggal setelah sebuah ledakan menghantam konvoi logistik UNIFIL, ungkap PBB.

Sebelumnya, satu prajurit TNI, Praka Farizal Romadhon, meninggal pada Ahad (29/3/2026) ketika serangan artileri yang menghantam lokasi kontingen Indonesia yang berada di Kota Adshit al-Qusyar di Lebanon Selatan. Sedangkan, dua korban lainnya sebelumnya dinyatakan menderita luka parah dan langsung dilarikan ke rumah sakit di Beirut.

Dengan demikian, tiga prajurit TNI yang meninggal itu bernama Praka Farizal Romadhon, Kapten (Inf) Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Farizal, anggota pasukan Perdamaian UNIFIL gugur di Lebanon - Muhammad Husein
Praka Farizal Romadhon, anggota pasukan Perdamaian UNIFIL gugur di Lebanon – Muhammad Husein

Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI, seperti diberitakan sejumlah media, telah mengonfirmasi dua prajurit TNI meninggal dunia dalam insiden terbaru pada Senin di Lebanon selatan.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan, Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait mengatakan “dua prajurit TNI dilaporkan gugur.” Ada pula prajurit TNI yang terluka, katanya.

Sebelumnya, Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) mengumumkan, dua penjaga perdamaian asal Indonesia tewas pada Senin (30/03), dan dua lainnya terluka.

“Akibat ledakan yang menghantam konvoi logistik UNIFIL dan menghancurkan kendaraan mereka,” ungkap PBB.

Insiden itu, lanjut PBB, terjadi di dekat Bani Hayyan di Lebanon selatan. Serangan ini terjadi sehari setelah seorang penjaga perdamaian Indonesia lainnya tewas ketika sebuah proyektif menghantam markas misi di Ett Taibe pada Ahad (29/3/2026), ungkap PBB dalam situs resminya.

Kepala Operasi Perdamaian Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), Jean‑Pierre Lacroix, menyatakan “belasungkawa sedalam-dalamnya kepada Pemerintah Indonesia dan keluarga tiga penjaga perdamaian UNIFIL yang tewas dalam dua hari terakhir”.

PBB menyatakan sangat mengutuk serangan mematikan dalam dua hari berturut‑turut terhadap pasukan penjaga perdamaian yang bertugas di Lebanon (UNIFIL)

“Para penjaga perdamaian tidak boleh menjadi target,” kata Lacroix kepada para jurnalis dalam jumpa pers di Markas Besar PBB di New York.

Lacroix mengatakan, UNIFIL sedang melakukan investigasi atas dua serangan mematikan tersebut. Dia menegaskan, serangan terhadap penjaga perdamaian PBB tidak dapat diterima dan dapat merupakan kejahatan perang.

Setelah insiden penembakan mematikan pada Minggu, Juru Bicara UNIFIL Kandice Ardiel mengatakan pihaknya sedang melakukan penyelidikan.

“Untuk saat ini, kami belum memiliki gambaran jelas tentang apa yang sebenarnya terjadi, tetapi itulah yang akan diungkap dalam investigasi,” katanya.

“Setelah penyelidikan itu selesai, seperti praktik biasanya, kami akan membagikannya kepada para pihak terkait. Dan bergantung pada hasilnya, jika kami menemukan pihak yang bertanggung jawab, kami akan memberi tahu mereka dan secara resmi mengajukan protes,” papar Ardiel.

Lebih dari 8.000 penjaga perdamaian dari hampir 50 negara bertugas di UNIFIL.

Misi ini dibentuk pada 1978 oleh Dewan Keamanan PBB untuk memastikan penarikan pasukan Israel dari Lebanon selatan, memulihkan perdamaian dan keamanan internasional.

Kehadiran mereka juga untuk membantu Lebanon dalam mengefektifkan kembali jalannya pemerintahan di wilayah tersebut.

Berita Terkait

Mengenang serangan menara WTC 9/11, dan trend mualaf yang meningkat
Ajakan boikot Adidas meluas, eks tentara Israel jadi bintang iklan kaki palsu
Ini Blueberry, sniper cantik Rusia pemburu tentara Ukraina
Presenter TV Sarah Khalifa dihukum mati atas tuduhan jadi gembong narkoba
Dewan Pengawas Danantara minta istilah Palestina dihapus dari buku pelajaran sekolah
Daftar 8 WNI jadi tentara Rusia karena bergaji tinggi
Arab Saudi dan Prancis serukan pendirian negara Palestina
Dua negara ASEAN, kecewa kabut asap kebakaran hutan Kalimantan
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 23:30 WIB

Mengenang serangan menara WTC 9/11, dan trend mualaf yang meningkat

Kamis, 10 September 2026 - 05:45 WIB

Ajakan boikot Adidas meluas, eks tentara Israel jadi bintang iklan kaki palsu

Selasa, 8 September 2026 - 23:30 WIB

Ini Blueberry, sniper cantik Rusia pemburu tentara Ukraina

Senin, 7 September 2026 - 05:23 WIB

Presenter TV Sarah Khalifa dihukum mati atas tuduhan jadi gembong narkoba

Sabtu, 5 September 2026 - 18:14 WIB

Dewan Pengawas Danantara minta istilah Palestina dihapus dari buku pelajaran sekolah

Berita Terbaru

Ilustrasi pencabulan terhadap anak - sukabumiheadline.com

Sukabumi

Oknum PNS Dishub Kabupaten Sukabumi diduga lecehkan siswi PKL

Selasa, 15 Sep 2026 - 17:59 WIB