PM Israel serahkan urusan Iran ke AS

- Redaksi

Jumat, 31 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PM Israel, Benjamin Netanyahu - Ilustrasi sukabumiheadline.com

PM Israel, Benjamin Netanyahu - Ilustrasi sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan telah menyerahkan sepenuhnya urusan Iran kepada sekutunya, Amerika Serikat (AS). Hal itu dikemukakan Netanyahu usai bertemu dengan Presiden AS, Donald Trump.

Netanyahu juga memuji pertemuan pertamanya dengan Donald Trump sejak kedua negara melancarkan perang terhadap Iran.

Pertemuan tertutup berlangsung di Gedung Putih, Selasa (28/7/2026), tersebut menjadi kesempatan bagi Netanyahu untuk memperbaiki hubungannya dengan Trump yang belakangan dilaporkan mengalami ketegangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan, pertemuan selama hampir 90 menit itu berlangsung positif dan produktif. Namun, Gedung Putih belum membeberkan secara terperinci hasil pembicaraan kedua pemimpin.

Netanyahu kemudian menyebut pertemuan tersebut berjalan “sangat baik”. Melalui unggahan di Instagram, ia mengatakan pembicaraan turut dihadiri jajaran senior pemerintahan Trump.

“Sebuah percakapan dengan kemitraan penuh, dengan dukungan timbal balik, dengan pemahaman tentang tujuan bersama untuk memastikan bahwa Iran tidak memiliki senjata nuklir, dan tujuan-tujuan lainnya juga,” katanya, sebagaimana dikutip dari AP News, Jumat (31/7/2026).

Seorang pejabat Israel yang mengetahui isi pertemuan mengatakan, Netanyahu menyampaikan bahwa Israel akan membalas apabila Iran kembali menyerang negaranya. Namun, di luar kemungkinan serangan tersebut, Israel akan memercayakan langkah berikutnya kepada Trump.

Netanyahu juga menegaskan bahwa Israel akan terus berbagi informasi intelijen dengan Amerika Serikat. Pemerintah Israel, kata pejabat tersebut, memahami Washington memiliki pertimbangan dan jadwal tersendiri. Pertimbangan itu termasuk dampak eskalasi militer terhadap negara-negara sekutu Amerika Serikat di Timur Tengah.

Pernyataan Netanyahu muncul ketika Trump berusaha mencari kesepakatan dengan Teheran untuk mengakhiri konflik. Sikap tersebut berbeda dengan keinginan Netanyahu yang disebut ingin melanjutkan operasi militer terhadap Iran dan kelompok Hizbullah di Lebanon.

Netanyahu sebelumnya mengakui bahwa keputusan mengenai langkah selanjutnya terhadap Iran banyak bergantung kepada Trump. “Dalam banyak hal, itu adalah keputusannya,” ujar Netanyahu pada Ahad (26/7/2026).

“Jika dia dapat melakukannya tanpa kembali ke pertempuran militer yang intens, itu bagus. Mengapa tidak?” tambahnya.

Meski demikian, Netanyahu menegaskan bahwa program nuklir Iran tetap harus dihentikan. “Tetapi dengan satu atau lain cara, mereka harus mengakhiri program nuklir mereka,” katanya.

Berita Terkait

Sejarah bendera Arab Saudi dan Afghanistan cantumkan lafadz Syahadat
Penduduk Jerman menyusut, kekurangan tenaga kerja dan banyak dihuni lansia
Pilot Indonesia ditolak Israel, putar balik dilarang mendarat di Bandara Tel Aviv
Bandara Riyadh diserang, Kemenlu minta WNI di Arab Saudi waspada
Mengenang serangan menara WTC 9/11, dan trend mualaf yang meningkat
Ajakan boikot Adidas meluas, eks tentara Israel jadi bintang iklan kaki palsu
Ini Blueberry, sniper cantik Rusia pemburu tentara Ukraina
Presenter TV Sarah Khalifa dihukum mati atas tuduhan jadi gembong narkoba

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Sejarah bendera Arab Saudi dan Afghanistan cantumkan lafadz Syahadat

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Penduduk Jerman menyusut, kekurangan tenaga kerja dan banyak dihuni lansia

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Pilot Indonesia ditolak Israel, putar balik dilarang mendarat di Bandara Tel Aviv

Minggu, 11 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Bandara Riyadh diserang, Kemenlu minta WNI di Arab Saudi waspada

Jumat, 11 September 2026 - 23:30 WIB

Mengenang serangan menara WTC 9/11, dan trend mualaf yang meningkat

Berita Terbaru

Asisten pelatih Persib Bandung Igor Tolic - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Venue

Besok Garudayaksa FC vs Persib, Igor Tolic putar otak

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:19 WIB