Pria Surade Sukabumi, Tulang Punggung Keluarga Jatuh dari Pohon Kelapa

- Redaksi

Sabtu, 16 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKABUMIHEADLINES.com I SURADE – Supyani (26) seorang penyadap kelapa warga Kampung/Desa Sukatani, Kecamatan Surade anak dari pasangan Misa dan Juansah ini harus berbaring sakit.

Satu minggu yang lalu Supyani mengalami kecelakaan saat kerja sebagai penyadap kelapa. Supyani pada saat itu jatuh dari pohon kelapa dengan ketinggian 12 meter, akibatnya kini terbaring tak berdaya.

“Dia (Supyani-red) diketahui sebagai tulang punggung keluarga, orangtuanya sangat bergantung kepada penghasilannya setiap hari,” papar Suherlan (28) penggiat sosial dari Komunitas Sukabumi Walagri kepada sukabumiheadlines.com, Sabtu (16/10/2021) pagi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Supyani kini pasrah dan mengalami sakit pada bagian perut akibat efek dari kecelakaan itu setiap ingin membuang air kecil ataupun air besar.

“Supyani mengalami kesulitan dan kesakitan dan dia juga kesakitan di bagian tulang kaki dan pinggang tapi alhamdulilah untuk sakit di bagian tulang sudah terobati,” tambahnya.

Rasa sakit di bagian dalam perut dan harus segera mendapat penanganan medis. Namun, karena terkendala masalah biaya Supyani kesulitan untuk mendapatkan pertolongan medis.

Karenanya, Suherlan mengajak teman-temannya dan para dermawan untuk bergotongroyong membantu kesembuhan Supyani.

“Semoga saja apa yang di harapkan keluarga Supyani cepat terkabulkan. Bagi donatur yang akan menyisihkan rezeki dapat disalurkan ke rekening 7024011017630534 Bank BRI atas nama Sukabumi Walagri.

Untuk info yang sudah berdonasi bisa langsung hubungi ke 085863005612.

Berita Terkait

Trik pemuda Gunungguruh Sukabumi edarkan belasan ribu butir obat terlarang
Pimpinan DPRD: Terus berkarya untuk Indonesia dan Kabupaten Sukabumi
Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi
Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten
Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:31 WIB

Trik pemuda Gunungguruh Sukabumi edarkan belasan ribu butir obat terlarang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Pimpinan DPRD: Terus berkarya untuk Indonesia dan Kabupaten Sukabumi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Berita Terbaru