Profil lengkap dan nilai transfer Mateo Kocijan, rekrutan anyar Persib Bandung

- Redaksi

Rabu, 3 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemain anyar Persib Bandung Mateo Kocijan - persib.co.id

Pemain anyar Persib Bandung Mateo Kocijan - persib.co.id

sukabumiheadline.com – Persib Bandung memperkenalkan rekrutan barunya untuk mengisi slot pemain bertahannya. Pemain anyar Maung Bandung tersebut berasal dari kawasan Eropa Timur, Kroasia, yang juga negara asal pelatih kepala Persib, Bojan Hodak.

Terbaru, tim kebanggaan warga Jawa Barat itu mengucapkan Wilujeng Sumping di akun media sosialnya kepada Mateo Kocijan.

Pemain anyar Persib Bandung Mateo Kocijan - persib.co.id
Pemain anyar Persib Bandung Mateo Kocijan – persib.co.id

“Wilujeng Sumping Mateo Kocijan 🇭🇷,” tulisnya dalam keterangan video, dikutip sukabumiheadline.com, Rabu (3/7/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemain berkebangsaan Kroasia ini akan mengisi slot pemain asing di barisan pertahanan #PERSIB dalam mengarungi musim 2024/2025. Do the best, Mateo!👏,” lanjutnya.

Mateo direkrut Maung Bandung untuk menggantikan bek jangkung asal Spanyol, Alberto Rodríguez Martín. Pemain kelahiran 31 Desember 1992 tersebut diketahui mengakhiri kerjasama usai membawa Persib juara Liga 1 musim 2023/2024.

Profil dan nilai transfer Mateo Kocijan 

IMG 20240703 174907 scaled
Profil lengkap dan nilai transfer Mateo Kocijan, rekrutan anyar Persib Bandung – Istimewa

Mateo Kocijan adalah pemain belakang kelahiran Koprivnica, Kroasia, pada 27 Maret 1995, atau berusia 29 tahun.

Pemain yang menempati posisi Midfielder ini memiliki tinggi badan 188 cm dan berat badan 80 kg. Mateo memiliki kekuatan di kaki kanannya.

Sebelum bergabung dengan Persib Bandung, Mateo Kocijan bermain untuk Slaven Koprivnica untuk dua musim, 2021/2022 hingga 2023 dan Partizani Tirana SUP musim 2023/2024.

Mengutip dari laman Transfermarkt, Mateo Kocijan berharga 100 Euro atau setara Rp1,76 miliar.

Rekrut asisten pelatih baru

Selain Mateo Kocijan, Persib Bandung juga merekrut asisten pelatih asal Kroasia, Igor Tolic yang menggantikan Goran Paulic yang juga berasal dari negara yang sama.

Igor Tolic akan membantu Bojan Hodak sebagai asisten pelatih Persib di kompetisi Liga 1 musim 2024/2025. Igor Tolic pernah menangani klub Hajduk Split U-19 (2019), NK Osijek II (2019-2021), NK Kustosija (2021) dan terakhir klub asal Mesir, Wadi Degla (2022-2024).

Berita Terkait

Analisis laga Persib vs Melbourne Victory FC di ACL Two besok malam
Profil Melbourne Victory FC, klub Australia bakal lawan Persib di ACL Two 2026/2027
Garudayaksa FC vs Persib malam ini, analisis pertandingan, statistik dan performa
Besok Garudayaksa FC vs Persib, Igor Tolic putar otak
Pangeran Biru menang tipis, analisis laga Madura United vs Persib malam ini
Lama dibekap cedera, Gakuto Notsuda tak sabar debut laga Madura United vs Persib
Footy Rankings – AFC Club Competitions Ranking prediksi Persib four-peat juara Super League
IWL 2026/2027, Pelatih Timnas Indonesia ingin putrinya bermain Liga Putri

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Analisis laga Persib vs Melbourne Victory FC di ACL Two besok malam

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Profil Melbourne Victory FC, klub Australia bakal lawan Persib di ACL Two 2026/2027

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Garudayaksa FC vs Persib malam ini, analisis pertandingan, statistik dan performa

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Besok Garudayaksa FC vs Persib, Igor Tolic putar otak

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:16 WIB

Pangeran Biru menang tipis, analisis laga Madura United vs Persib malam ini

Berita Terbaru

Animasi Pantomimes Lumineuses karya Charles - 
19th century illustration of a praxinoscope theatre. In 1876, Reynaud, a French inventor, created the Praxinoscope, an improvement of the Zoetrope. The Praxinoscope replaced the narrow viewing slits of the Zoetrope with an inner circle of 12 mirrors (equal to the number of images), allowing a clearer and less distorted view of the moving image. Several people could watch the performance at the same time. After Reynaud licensed his invention in 1877, it sold well in a number of the large Paris department stores.This improved version included a glass viewing screen which allowed the moving image to be superimposed over a changeable background. He continued to improve the design and in 1880 created the first projection version. The Projection Praxinoscope used a lantern to project the moving images onto a small screen, allowing a larger audience to view it.

Khazanah

28 Oktober: Hari penting di Indonesia dan dunia

Rabu, 28 Okt 2026 - 00:44 WIB

Kesehatan

Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:26 WIB