Ramai di Medsos Dampak Gempa Ruas Cikidang-Palabuhanratu Rusak, Ini Kata BPBD

- Redaksi

Rabu, 16 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Unggahan Facebook. l Istimewa

Unggahan Facebook. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com l CIKIDANG – Ramai di media sosial Facebook, adanya kejadian Gempa dengan Magnitudo (M) 5,5 terjadi sekitar pukul 10.01 WIB kerusakan terhadap jalan Cikidang-Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.

Seperti diunggah akun Facebook Kuy Sipengemudi Oplet Thebell mem-posting beberapa foto dengan kondisi jalan rusak dan amblas dengan menuliskan, “Inalilahi…..Jalan cikidang berduka,”

Tidak hanya itu, postingan dengan gambar foto serupa juga di unggah akun SeNoez di grup CIKIDANG FACEBOOK yang menuliskan, “Assalamualaikum wargi cikidang, bade tumaros ie leres di jalan cikidang-plara? Efek gempa tadi enjing saurna, punten konfirmasi leres atanapi hoax, hatur nuhun,”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi hal tersebut, sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sukabumi Anita Mulyani mengungkapkan bahwa hal itu hoaks, menurutnya sejauh ini belum ada laporan dampak gempa terjadi di Kabupaten Sukabumi.

“Itu hoax, gambar ini di Sumedang,” ujarnya saat dihubungi sukabumiheadlines.com melalui perpesanan aplikasi, Rabu 16 Maret 2022.

Anita mengimbau kepada masyarakat jangan mudah termakan isu hoaks, dan tidak mudah share informasi di media sosial sebelum dipastikan kebenarannya.

“Untuk masyarakat jangan mudah termakan isu hoax. Jangan mudah share di medsos apabila belum pasti kebenarannya.. sebaik nya tanyakan dulu kepada pihak pihak yang terkait,” jelasnya dalam pesan.

Berita Terkait

Trik pemuda Gunungguruh Sukabumi edarkan belasan ribu butir obat terlarang
Pimpinan DPRD: Terus berkarya untuk Indonesia dan Kabupaten Sukabumi
Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi
Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten
Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:31 WIB

Trik pemuda Gunungguruh Sukabumi edarkan belasan ribu butir obat terlarang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Pimpinan DPRD: Terus berkarya untuk Indonesia dan Kabupaten Sukabumi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Berita Terbaru