Rileks, Menyepi di Balik Keindahan Curug Sawer Cidahu Sukabumi

- Redaksi

Jumat, 23 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Curug Sawer Desa Cidahu Sukabumi | Sita Amelia

Curug Sawer Desa Cidahu Sukabumi | Sita Amelia

SUKABUMIHEADLINE.com l CIDAHU – Di kawasan hutan Taman Nasional Gunung Halimun Salak ada spot wisata alam air terjun yang menjadi favorit anak millenial Sukabumi.

Hawa sejuk dan rindangnya pepohonan membawa suasana tenang begitu memasuki kawasan Curug Sawer ini, terlebih lokasinya berada di kaki gunung.

Curug Sawer memiliki ketinggian sekira 50 meter berlokasi di Kampung Manglid, Desa/Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelum sampai di lokasi curug, pengunjung harus menempuh perjalanan kakk sejauh 100 meter. Sepanjang perjalanan pengunjung akan disuguhi pemandangan sawah dan rindangnya pepohonan.

Salah seorang pengunjung, Anis Khoerunnisa mengatakan, di kawasan curug ini sebenarnya ada dua curug yang jaraknya berdekatan. Pertama Curug Sawer dan kedua Curug Dua Undak.

“Selama pandemi jumlah pengunjung yang datang ke sini dibatasi 40-50 orang,” kata gadis berusia 23 tahun itu kepada sukabumiheadline.com, Jumat (23/7/2021).

Untuk mencapai lokasi curug ini ada dua rute yang bisa ditempuh, yaitu lewat Camp Bravo di area Javana Spa, atau melalui Jalan Raya Sukabumi-Bogor, lalu masuk ke jalan Bambayang, teruskan hingga ke arah Cidahu, setelah itu masuk lagi ke Desa Tangkil dan terakhir ambil jalan yang mengarah ke Kampung Manglid.

Wisata Curug Sawer buka setiap hari mulai pukul 07.00-17.00 WIB dan setiap pengunjung dikenakan biaya pengelolaan sebesar Rp5.000 per orang.

Berita Terkait

Owner Batik Lokatmala Sukabumi dukung kurikulum batik untuk SD hingga SMA
42 universitas di Indonesia masuk Times Higher Education World University Rankings 2027
6 tren kuliner 2027, cita rasa lokal dan Asia Timur: Ramen Birria, Burger Taco hingga Cinnamon Roll Focaccia
Tidak demam tapi tubuh terasa panas, ini penyebab dan cara mengatasinya
Kebijakan tidak naik kelas, Guru di Sukabumi ingatkan Kemendikdasmen harus hati-hati
5 tantangan laki-laki Gen Z 2027: Krisis biaya hidup hingga resesi seks
Ketika perempuan Sukabumi tak pernah kehilangan identitas Sunda
Mendikdasmen akan berlakukan lagi kebijakan tidak naik kelas tahun depan

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Owner Batik Lokatmala Sukabumi dukung kurikulum batik untuk SD hingga SMA

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:00 WIB

42 universitas di Indonesia masuk Times Higher Education World University Rankings 2027

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:00 WIB

6 tren kuliner 2027, cita rasa lokal dan Asia Timur: Ramen Birria, Burger Taco hingga Cinnamon Roll Focaccia

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:54 WIB

Tidak demam tapi tubuh terasa panas, ini penyebab dan cara mengatasinya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Kebijakan tidak naik kelas, Guru di Sukabumi ingatkan Kemendikdasmen harus hati-hati

Berita Terbaru