Rumah Permanen di Cicurug Sukabumi Ludes Terbakar

- Redaksi

Sabtu, 14 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah permanen di Cidolog, Sukabumi, terbakar. l Istimewa

Rumah permanen di Cidolog, Sukabumi, terbakar. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com – Sebuah rumah permanen di Kampung Cicurug RT 20/06 Desa Mekarjaya, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, ludes dilalap si jago merah pada Sabtu (14/08/2021)

Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekira pukul 07.30 WIB, api diduga berasal dari hawu atau tungku tempat memasak dengan bahan bakar kayu.

Diduga tungku, saat ditinggal pemilik rumah, belum benar-benar padam, sehingga api kembali membesar dan membakar seluruh bangunan beserta isi rumah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemilik rumah dikerahui bernama Entis (58), saat kejadian sedang bepergian ke luar kota. Sedangkan istrinya, Anah (55) beserta anaknya, Purnama (10), juga sedang tidak di rumah.

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Anita Mulyani menyebutkan tidak ada korban jiwa pada kejadian tersebut, karena penghuni rumah sedang berada di luar.

“Kerugian sementara ditaksir sekitar Rp75 juta berupa bangunan dan barang-barang isi rumah yang terbakar seperti kursi, lemari, peralatan dapur, surat-surat pribadi, dan juga uang,” ujar Anita dia.

Rumah yang dihuni tiga orang, itu terlihat pertama kali terbakar oleh Hadim, tetangga korban. Hadim sontak memberitahu warga lainnya, kemudian bahu membahu memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Sekira pukul 09.00 WIB api berhasil dipadamkan dan keluarga korban dievakuasi ke rumah tetangganya.

Berita Terkait

Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi
Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten
Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Berita Terbaru

Animasi Pantomimes Lumineuses karya Charles - 
19th century illustration of a praxinoscope theatre. In 1876, Reynaud, a French inventor, created the Praxinoscope, an improvement of the Zoetrope. The Praxinoscope replaced the narrow viewing slits of the Zoetrope with an inner circle of 12 mirrors (equal to the number of images), allowing a clearer and less distorted view of the moving image. Several people could watch the performance at the same time. After Reynaud licensed his invention in 1877, it sold well in a number of the large Paris department stores.This improved version included a glass viewing screen which allowed the moving image to be superimposed over a changeable background. He continued to improve the design and in 1880 created the first projection version. The Projection Praxinoscope used a lantern to project the moving images onto a small screen, allowing a larger audience to view it.

Khazanah

28 Oktober: Hari penting di Indonesia dan dunia

Rabu, 28 Okt 2026 - 00:44 WIB

Kesehatan

Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:26 WIB