Selfi Nafilah lama vakum usai cerai dari Iwa K, artis asal Sukabumi ini kembali dengan Kangen

- Redaksi

Selasa, 23 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cover lagu Kangen dari Selfi Nafilah - Istimewa

Cover lagu Kangen dari Selfi Nafilah - Istimewa

sukabumiheadline.com – Setelah lama vakum dari dunia musik, mantan istri rapper Iwa K, Selfi Nafilah atau populer dipanggil Selfi KDI kembali mengguncang lembut dengan lagu mellow berjudul Kangen. Baca lengkap: 10 Tahun Menjanda, Kriteria Cowok Artis Dangdut asal Sukabumi Ini Gak Macam-macam

Penyanyi wanita asal Sukabumi, Jawa Barat, jebolan Kontes Dangdut Indonesia (KDI) 2004 ini mengaku bersyukur bahwa kembali menelurkan karya setelah 9 tahun vakum berkarya melalui lagu Kangen, dengarkan di sini.

“Bersyukur akhirnya setelah 9 tahun off dari dunia rekaman bisa melahirkan karya terbaru lewat single ‘Kangen‘, lagu mellow tapi tetap bisa joget, ciri khas dangdut,” ujar Selfi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga: Usia Penyanyi asal Sukabumi Jelang 40, 5 Foto Selfi KDI Mantan Istri Iwa K Ini Tetap Cantik

Selfi berujar, lagu ini menceritakan tentang kerinduan seseorang kepada pujaan hatinya. Lirik-lirik yang ada, lanjut Selfi, menggambarkan rasa rindu sekaligus penyesalan atas kepergian orang tersebut.

“Pada akhirnya hanya bisa menunggu kabar dari orang itu tanpa tahu keadaannya kini,” kata dia.

Baca Juga:

Selfi berharap lagu yang bernaung di bawah label musik RPM ini bisa mewakili pendengar yang sedang galau ditinggal pasangan.

“Selfi juga relate ya, pernah ngerasain pergi gitu pasangan kita dan kita enggak bisa ketemu lagi. Mudah-mudahan dengan karya ini menjadi penyemangat buat penggemar Selfi dan pendengar musik dangdut,” ujar dia.

Demi anak

Hubungan Selfi Nafilah dengan mantan suaminya, Iwa K sempat kurang baik. Terlebih saat keduanya memutuskan untuk bercerai pada 2013 silam. Namun, kini Selfi pedangdut asal Sukabumi tersebut dan Iwa K tetap menjalin komunikasi dan silaturahmi yang baik.

Selfi Nafilah bersama mantan suaminya, rapper Iwa K dan ketiga anaknya - Istimewa
Selfi Nafilah bersama mantan suaminya, rapper Iwa K dan ketiga anaknya – Istimewa

Wanita bernama asli Selvi Juliana itu mengatakan sang anak yang menjadi alasan bagi dirinya dan Iwa K untuk menurunkan ego masing-masing. Baca selengkapnya: Selfi Nafilah, Artis asal Sukabumi Kompak Bareng Mantan dan Anak Meski Sudah Cerai

Berita Terkait

Pernah dibuang ke Sukabumi, kini film Hamka Awal Mula dibintangi artis asal Kota Mochi
Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya
Owner Batik Lokatmala Sukabumi dukung kurikulum batik untuk SD hingga SMA
42 universitas di Indonesia masuk Times Higher Education World University Rankings 2027
6 tren kuliner 2027, cita rasa lokal dan Asia Timur: Ramen Birria, Burger Taco hingga Cinnamon Roll Focaccia
Tidak demam tapi tubuh terasa panas, ini penyebab dan cara mengatasinya
Kebijakan tidak naik kelas, Guru di Sukabumi ingatkan Kemendikdasmen harus hati-hati
5 tantangan laki-laki Gen Z 2027: Krisis biaya hidup hingga resesi seks

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 04:29 WIB

Pernah dibuang ke Sukabumi, kini film Hamka Awal Mula dibintangi artis asal Kota Mochi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Owner Batik Lokatmala Sukabumi dukung kurikulum batik untuk SD hingga SMA

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:00 WIB

42 universitas di Indonesia masuk Times Higher Education World University Rankings 2027

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:00 WIB

6 tren kuliner 2027, cita rasa lokal dan Asia Timur: Ramen Birria, Burger Taco hingga Cinnamon Roll Focaccia

Berita Terbaru

Animasi Pantomimes Lumineuses karya Charles - 
19th century illustration of a praxinoscope theatre. In 1876, Reynaud, a French inventor, created the Praxinoscope, an improvement of the Zoetrope. The Praxinoscope replaced the narrow viewing slits of the Zoetrope with an inner circle of 12 mirrors (equal to the number of images), allowing a clearer and less distorted view of the moving image. Several people could watch the performance at the same time. After Reynaud licensed his invention in 1877, it sold well in a number of the large Paris department stores.This improved version included a glass viewing screen which allowed the moving image to be superimposed over a changeable background. He continued to improve the design and in 1880 created the first projection version. The Projection Praxinoscope used a lantern to project the moving images onto a small screen, allowing a larger audience to view it.

Khazanah

28 Oktober: Hari penting di Indonesia dan dunia

Rabu, 28 Okt 2026 - 00:44 WIB

Kesehatan

Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:26 WIB