Sungai Cicatih Meluap, Pagar Rumah Warga Parungkuda Sukabumi Ambruk

- Redaksi

Rabu, 29 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pagar rumah milik Agus ambruk. l Angga Andriyansyah

Pagar rumah milik Agus ambruk. l Angga Andriyansyah

SUKABUMIHEADLINES.com l PARUNGKUDA – Akibat tembok penahan tanah (TPT) ambruk, disusul kemudian bencana tanah longsor mengancam rumah warga yang berdiri di bantaran sungai.

Bencana tanah longsor terjadi di Kampung Babakanpeundeuy RT 02/02, Desa Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, pada pada Selasa (28/9/2021) pukul 23.00 WIB.

“Bencana longsornya terjadi tadi malam (Selasa), setelah diguyur hujan deras hingga arus air sungai meluap deras,” kata warga setempat, Indra Sukma (43), kepada sukabumiheadlines.com, Rabu (29/9/2021).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibatnya, sebut dia, jalan lingkungan menjadi terputus dan tembok pagar rumah milik Agus turut ambruk.

“Akibat longsor ini, jalan lingkungan terputus dan tembok pagar milik pak Agus rubuh,” tambah Indra.

Kerugian akibat bencana tersebut ditaksir sekira Rp80 juta. Selain itu, kondisi tanah sangat curam sehingga perlu segera mendapat penanganan.

Berita Terkait

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Berita Terbaru

Ilustrasi ojek online atau ojol - sukabumiheadline.com

Hukum

Ojol di Sukabumi ditembak dari jarak 7 meter

Minggu, 25 Okt 2026 - 18:05 WIB