Tebing Ambruk di Bojonggaling Sukabumi Gerus Dinding Rumah

- Redaksi

Minggu, 27 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi tebing penahan tanah di Kampung Cikananga, Desa Bojonggaling, Bantargadung longsor. l Istimewa

Kondisi tebing penahan tanah di Kampung Cikananga, Desa Bojonggaling, Bantargadung longsor. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com l BANTARGADUNG – Satu unit rumah warga di Kampung Cikananga, Desa Bojonggaling, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, terancam ambruk.

Hal itu menyusul tebing penahan tanah (TPT) atau dam yang berada di samping rumah warga ambruk tergerus longsor setelah diguyur hujan lebat sejak malam hari.

Petugas penanggulangan bencana Kecamatan (P2BK) Bantargadung Sihabudin mengungkapkan, dam milik warga ambruk pada Ahad (27/2/2022) sekitar pukul 05.00 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tidak ada korban jiwa maupun luka, pemilik rumah mengalami kerugian materi saja,” ujarnya, kepada sukabumiheadlines.com melalui sambungan selular.

Dijelaskan Sihabudin, tergerusnya tebing atau dam tersebut mengakibatkan tanah longsor dan menggerus dinding rumah warga ikut ambruk terbawa longsor. “Iya dua dinding kamar rumah warga ambruk karena tanahnya longsor,” jelasnya.

“Rumah dihuni empat kepala keluarga dengan 16 jiwa. Saat ini sudah diimbau untuk mengungsi sementara ke kerabat terdekatnya,” terangnya.

Masih kata Sihabudin, adanya kejadian tersebut pihaknya langsung melakukan kordinasi dengan unsur terkait pemerintah setempat untuk melakukan penanganan sementara.

“Tadi pagi kita koordinasi. Saat inipun warga dan unsur pemerintah setempat bergotongroyong melakukan perbaikan sementara,” tandasnya.

Berita Terkait

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah
Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok
Penjual ratusan botol miras di Cibadak, Parungkuda, Nagrak, dan Cikembar disikat Polres Sukabumi
5 wisatawan asal Bekasi tenggelam di Pantai Cibuaya Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi minta Perumda AMTJM setor PAD Rp20 miliar

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:00 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok

Berita Terbaru

Luhut Binsar Pandjaitan - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Regulasi

Prabowo setujui usulan Luhut ubah definisi korupsi

Selasa, 20 Okt 2026 - 22:30 WIB