Tidak Ada Bir di Seluruh Stadion Piala Dunia 2022

- Redaksi

Sabtu, 19 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Qatar Foundation Stadium. l Istimewa

Qatar Foundation Stadium. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l Umat Muslim mendukung keputusan pemerintah Qatar yang melarang penjualan bir di stadion-stadion sepak bola. Keputusan ini dikeluarkan hanya beberapa hari sebelum dimulainya Piala Dunia di negara Islam itu.

Ketika warga menghadiri shalat Jumat (18/11/2022) di sebuah masjid di bagian tengah Doha, mereka ikut mengomentari dan mendukung keputusan pemerintah tersebut.

Dilansir VOA Indonesia, seorang warga Tunisia yang kini tinggal di Qatar, Ahmed bin Ali, mengatakan, “Kita harus mengikuti aturan. Tidak peduli kamu setuju atau tidak. Karena ketika saya pergi ke Prancis, atau bahkan ke Amerika, saya mengikuti aturan yang ada di sana. Meskipun saya punya pandangan atau pemikiran berbeda tentang suatu hal, saya tetap mengikuti aturan negara yang bersangkutan. Ini persis apa yang diminta Qatar pada mereka (warga asing) yang datang.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal senada disampaikan Usman Jawad, seorang dokter asal Pakistan yang kini bekerja di Qatar.

“Saya kira kita perlu menghormati cara pandang negara tuan rumah karena setiap negara memiliki budaya tertentu. Saya kira penonton datang untuk melihat pertandingan olahraga ini dan seharusnya mereka fokus pada hal itu. Jika tuan rumah mengatakan sesuatu, mereka yang datang harus menghormati pandangan dan budaya negara bersangkutan,” ujarnya.

Penyelenggara Piala Dunia mengatakan mereka akan melarang penjualan semua bir beralkohol di delapan stadion yang digunakan sebagai lokasi turnamen sepak bola, demikian ujar seorang pejabat yang mengetahui keputusan tersebut kepada Associated Press.

Keputusan diambil hanya dua hari sebelum pertandingan sepak bola dimulai hari Ahad (20/11/2022).

Bir non-alkohol masih akan tetap tersedia untuk para penggemar di 64 pertandingan, tambah pejabat itu.

Perusahaan induk Budweiser, AB InBev, telah membayar puluhan juta dolar di setiap Piala Dunia untuk hak eksklusif menjual bir. Kemitraan perusahaan itu dengan FIFA telah dimulai sejak turnamen tahun 1986.

Qatar sendiri ketika mengajukan permohonan untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia, negara itu setuju untuk menghormati mitra-mitra komersial (sponsor) FIFA, pada tahun 2010.

Ketika Piala Dunia tahun 2014 di Brasil, negara tuan rumah terpaksa mengubah aturan hukum yang mengizinkan penjualan alkohol di stadion-stadion.

Berita Terkait

Daftar kafe di Sukabumi, baru dan tawarkan coffee hopping yang instagramable
Mengenal sejarah HPGW Sukabumi, hutan pendidikan sekaligus tempat nongkrong
5 tren di Sukabumi 2026: WFC hingga sport tourism, pilih mana?
Dominasi Muhammadiyah, 10 kampus swasta terbaik di Indonesia 2026 versi Webometrics
Tradisi Iduladha: Dari fashion show domba kurban di Sukabumi hingga mepe kasur
Syarat masuk SD 2026: Tak wajib berusia 7 tahun, punya ijazah TK dan tanpa tes calistung
5 tren rambut pendek wanita, dari blunt bob hingga curtain bangs
Ini lho 10 SMK terbaik di Jabar berdasarkan rerata nilai UTBK 2025

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 09:00 WIB

Daftar kafe di Sukabumi, baru dan tawarkan coffee hopping yang instagramable

Senin, 1 Juni 2026 - 04:22 WIB

Mengenal sejarah HPGW Sukabumi, hutan pendidikan sekaligus tempat nongkrong

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:00 WIB

5 tren di Sukabumi 2026: WFC hingga sport tourism, pilih mana?

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:22 WIB

Dominasi Muhammadiyah, 10 kampus swasta terbaik di Indonesia 2026 versi Webometrics

Rabu, 27 Mei 2026 - 09:00 WIB

Tradisi Iduladha: Dari fashion show domba kurban di Sukabumi hingga mepe kasur

Berita Terbaru