sukabumiheadline.com – Kabupaten Sukabumi menawarkan beragam destinasi wisata alam yang memukau, mulai dari pantai berpasir putih, air terjun yang spektakuler, hingga kawasan geopark yang diakui UNESCO.
Namun, meskipun Sukabumi memiliki destinasi wisata kelas dunia, Geopark Ciletuh Palabuhanratu, kawasan taman bumi global UNESCO ini menawarkan formasi geologi unik dan keanekaragaman hayati, termasuk Pantai Palangpang, Tebing Panenjoan, dan beberapa air terjun seperti Curug Awang, ternyata kunjungan wisatawan asing masih sangat rendah.
Baca Juga: 5 kesan negatif berwisata ke Sukabumi menurut wisatawan luar daerah
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Padahal selain itu, juga terdapat Situ Gunung, destinasi populer dengan Jembatan Gantung Situ Gunung yang ikonik, jalur tracking menuju Curug Sawer, area glamping dan camping, serta wahana keranjang sultan dan flying fox yang mendapatkan pujian selebriti Hollywood, Will Smith. Baca selengkapnya: Aktor Hollywood Will Smith kepincut Lembah Purba Sukabumi, artis Indonesia heboh, cek rute dan HTM
Belum lagi, Kawah Ratu di kawasan Gunung Salak, dan wisata Pantai Pelabuhan Ratu, Pantai Cimaja yang populer di kalangan para atlet selancar dunia karena ombaknya yang tinggi.
Baca Juga: 14 destinasi wisata Sukabumi terpopuler versi agen perjalanan nasional
Kemudian, Pantai Pangumbahan, Pantai Minajaya, hingga perkebunan teh, ternyata tidak cukup mendongkrak kunjungan wisatawan asing ke Sukabumi.
Baca Juga: 5+2 masalah utama sektor pariwisata Sukabumi
Jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Sukabumi
2025

Data spesifik jumlah turis asing atau wisatawan mancanegara (wisman) ke Kabupaten Sukabumi selama 2025 menunjukkan angka bervariasi per bulan.
Dikutip sukabumiheadline.com dari data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Dinas Pariwisata Jawa Barat, kunjungan bulanan wisman berkisar puluhan hingga ratusan.
Baca Juga: Harga tiket Kereta Wisata Jaka Lalana: Jadwal dan stasiun di Sukabumi yang disinggahi
Berikut adalah rincian jumlah kunjungan wisman yang menginap di hotel di Kabupaten Sukabumi selama beberapa bulan di tahun 2025, menurut data BPS, dikutip Selasa (6/1/2026):
- Maret 2025: 262 kunjungan
- April 2025: 334 kunjungan
- Juni 2025: 170 kunjungan (turun -25,76% dari Mei 2025).
- Juli 2025: 201 kunjungan (naik 18,24% dari Juni 2025).
- Agustus 2025: 231 kunjungan (turun dibanding Juli 2025).
Baca Juga: 5+1 destinasi wisata di Sukabumi yang cocok dikunjungi ketika musim hujan
Angka-angka di atas adalah data bulanan dari BPS Kabupaten Sukabumi dan Jawa Barat, yang menunjukkan fluktuasi, bukan angka tetap.
Fokus utama pariwisata Sukabumi (dan Jawa Barat secara umum) masih sangat bergantung pada wisatawan nusantara (wisnus), sementara wisman masih relatif sedikit.
Berita Terkait:
- Info tarif hotel di Palabuhanratu Sukabumi, mulai Rp58 ribu hingga Rp1,9 juta per malam
- Segini tarif hotel di Ujunggenteng Sukabumi, cek sebelum berangkat
- Daftar tarif hotel di Sukabumi plus rating, fasilitas dan lokasi
2024

Untuk perbandingan, Pada 2024, Kabupaten Sukabumi menerima 6.786 kunjungan wisman, angka ini tercatat dalam data resmi Open Data Kabupaten Sukabumi.
Baca Juga: Daftar camping ground terbaik di Sukabumi 2026 rekomendasi dua agen perjalanan
Sementara itu, wisman atau wisatawan domestik (wisdom) mencapai lebih dari 2,1 juta kunjungan, menunjukkan Sukabumi tetap menjadi destinasi populer, terutama untuk wisatawan lokal.
Baca Juga: Rekomendasi spot wisata malam di Sukabumi
Pada 2024, wisman sebanyak 6.786 kunjungan. Sedangkan, wisnus atau wisdom sebanyak 2.107.103 kunjungan.
Penting untuk dicatat, data ini mencakup keseluruhan tahun 2024 dan menunjukkan kontras yang signifikan antara kunjungan wisman dan wisnus, dengan dominasi wisatawan domestik.









