Update 5 korban tewas dan 4 hilang akibat bencana alam di Sukabumi

- Redaksi

Senin, 10 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Evakuasi korban bencana alam banjir dan longsor di Sukabumi - Istimewa

Evakuasi korban bencana alam banjir dan longsor di Sukabumi - Istimewa

sukabumiheadline.com – Bencana banjir disertai tanah longsor di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, telah merenggut 5 nyawa warga dan 4 di antaranya masih dalam pencarian Tim SAR Gabungan.

Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pencarian korban hilang akibat banjir Sukabumi melibatkan tim SAR gabungan.

“Korban hilang sampai saat ini masih dalam pencarian tim SAR gabungan,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangannya dikutip, Senin (10/3/2025) pagi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut data BNPB, daftar nama korban yang dinyatakan meninggal dunia, yakni Eneng Sabiti (40), Siti Nurul Awlia (8), Nendi Saputra, (7), Ooy (69), dan Yayar (70).

Sementara itu, sebanyak empat korban yang masih dalam pencarian tim SAR Gabungan, yakni Drajat (60), Siti Maryam (35), Ahyar Fauzi (9), dan Mondi (9).

Berita Terkait: Ditemukan tewas berpelukan, ibu dan anak korban banjir Sukabumi

Ditemukan tewas berpelukan, ibu dan anak korban banjir Sukabumi - Istimewa
Ditemukan tewas berpelukan, ibu dan anak korban banjir Sukabumi – Istimewa

Data terkini jumlah kawasan terdampak bencana adalah 12 desa dilanda banjirdan 30 desa di 22 kecamatan di Kabupaten Sukabumi dilanda tanah longsor.

“Banjir sudah surut total namun tim masih di lapangan untuk upaya tanggap darurat,” ujar Abdul Muhari.

Berita Terkait: Satu keluarga hilang tertimbun longsor di Lengkong Sukabumi, jalan sempat terputus

Dia mengungkapkan dalam upaya mempercepat proses pencarian korban hilang, penanganan pengungsi, sekaligus pemulihan dampak kerusakan lingkungan akibat bencana ini, pemerintah kabupaten juga sudah mengerahkan alat berat, berupa ekskavator.

Selain itu, Pemkab Sukabumi juga mengaktifkan tiga posko darurat untuk menangani warga yang terdampak banjir disertai tanah longsor ini.

Berita Terkait

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Dua remaja Cibadak Sukabumi tenggelam di Pantai Citepus, satu hilang
Pria Sukabumi merampok di Tangerang ditangkap di desa terpencil
Dua anggota ormas pelaku pembacokan di Sukabumi dibekuk polisi
5 tahun jadi tunawisma di Banyuwangi, Saprudin ingin pulang ke Sukabumi
5 warga Palabuhanratu Sukabumi terlantar di Fiji
Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Dua remaja Cibadak Sukabumi tenggelam di Pantai Citepus, satu hilang

Rabu, 30 September 2026 - 14:00 WIB

Pria Sukabumi merampok di Tangerang ditangkap di desa terpencil

Jumat, 25 September 2026 - 21:00 WIB

Dua anggota ormas pelaku pembacokan di Sukabumi dibekuk polisi

Berita Terbaru

Asisten pelatih Persib Bandung Igor Tolic - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Venue

Besok Garudayaksa FC vs Persib, Igor Tolic putar otak

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:19 WIB