Viral Video Kyai Tampar Anggota Banser: Kyai Gak Dijaga, Gereja Dijaga

- Redaksi

Minggu, 24 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Video viral kyai tampar pipi anggota Banser. l Istimewa

Video viral kyai tampar pipi anggota Banser. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com l Viral di media sosial (medsos) video yang mempertontonkan seorang kiai menampar sayang anggota Banser. Video viral itu salah satunya diunggah oleh akun Twitter @id_ayahnyafaris, Sabtu (23/4/2022).

Dalam unggahannya ia menambahkan keterangan, “Kyai-nya gak dijaga, gerejanya yang dijaga! Plok!!,” cuit id_ayahnyafaris dikutip sukabumiheadlines.com, Ahad (24/4/2022).

Dalam video tersebut, memperlihatkan seorang kiai keluar dari rumahnya didampingi beberapa ustadz dan santrinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat keluar di depan rumahnya, terlihat seorang pria berseragam banser menghadap kiai. Tampak anggota Banser sedang mendengarkan nasihat dari kiai.

“Mestinya kamu Banser jaga di rumah saya,” ujar kiai. “Siap kiai,” jawab anggota Banser. “Tapi Banser akhirnya kiai gak dijaga, gereja yang dijaga,” jawab kiai sambil menampar pelan pipi kiri anggota Banser. Aksi kyai tersebut sontak saja disambut tawa para santri dan ustadz.

Dalam unggahan video itu belum diketahui sosok kiai, waktu, dan lokasi penamparan anggota Banser tersebut.

Namun, ada yang menyebut sosok kiai yang menampar itu kiai besar NU KH Syukron Makmun. “Semoga tamparan kasih sayang Mbah Kyai Sukron Makmun bisa menyadarkan Banser..tuk kembali ke khittohnya..Jaga Kyai, ustadz-ustadz kita dengan baik,” cuit @cahaaayaa80.

Namun, ada juga netizen yang memiliki pandangan berbeda dengan KH Syukron Makmun.

“Anda salah Yai, anda kemakan framing mereka Yai .. Banser tetap nomer satu Jaga Kyai. Adapun jaga gereja itu demi menjaga NKRI dan kemanusiaan krn masih byak orang Islam yg merusak Islam dr dalam dg jd radikal teroris yg meyakini ngebom gereja bagian dr jihad.  Begitu Yai,” timpal @Amuzaa2.

Berita Terkait

Pemuda Sunda harus berdaya di bidang ekonomi dan pendidikan
Jawa Barat raih Indonesia Muslim Travel Index Terbaik di Indonesia
4 wamen dan 3 kepala badan baru dilantik Prabowo
Pemprov Jabar bentuk Tim Pemburu Anak Tidak Sekolah hingga tingkat desa
Survei CELIOS: 75% responden stres dengan kebijakan Prabowo-Gibran, direspons Gerindra
Antisipasi dampak Sesar Lembang, Pemprov Jabar berkantor di Cirebon atau Purwakarta
Pemprov rilis Program Jabar Sakola: Bantuan PJS, seragam hingga SPP gratis
Mahfud MD: Gibran bisa dimakzulkan

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Pemuda Sunda harus berdaya di bidang ekonomi dan pendidikan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Jawa Barat raih Indonesia Muslim Travel Index Terbaik di Indonesia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:00 WIB

4 wamen dan 3 kepala badan baru dilantik Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 - 05:29 WIB

Pemprov Jabar bentuk Tim Pemburu Anak Tidak Sekolah hingga tingkat desa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Survei CELIOS: 75% responden stres dengan kebijakan Prabowo-Gibran, direspons Gerindra

Berita Terbaru

Animasi Pantomimes Lumineuses karya Charles - 
19th century illustration of a praxinoscope theatre. In 1876, Reynaud, a French inventor, created the Praxinoscope, an improvement of the Zoetrope. The Praxinoscope replaced the narrow viewing slits of the Zoetrope with an inner circle of 12 mirrors (equal to the number of images), allowing a clearer and less distorted view of the moving image. Several people could watch the performance at the same time. After Reynaud licensed his invention in 1877, it sold well in a number of the large Paris department stores.This improved version included a glass viewing screen which allowed the moving image to be superimposed over a changeable background. He continued to improve the design and in 1880 created the first projection version. The Projection Praxinoscope used a lantern to project the moving images onto a small screen, allowing a larger audience to view it.

Khazanah

28 Oktober: Hari penting di Indonesia dan dunia

Rabu, 28 Okt 2026 - 00:44 WIB

Kesehatan

Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:26 WIB