Miris, Sampah Jadi Pemandangan Biasa di Pantai Palabuhanratu Sukabumi

- Redaksi

Senin, 7 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi sampah yang berserakan di pantai Citepus, Palabuhanratu, Senin (7/2/2022).

Kondisi sampah yang berserakan di pantai Citepus, Palabuhanratu, Senin (7/2/2022).

SUKABUMHEADLINES.com – Lagi, sampah berserakan di sekitar Pantai Citepus, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (7/2/2022).

Pantauan di lapangam hampir di sepanjang pantai sampah berserakan didominasi plastik bekas makanan ringan, styrofoam, ranting, kayu, botol bekas minuman ringan, popok bayi hingga kulit kelapa bekas dikupas memenuhi pantai.

“Iya sejak beberapa hari ini sampah lumayan banyak berserakan di sekitar pantai,” ujar Asep Edom (46) warga pesisir Pantai Citepus kepada sukabumiheadlines.com.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

PEMANDANGAN SAMPAH

Dijelaskan Asep Edom, serakan sampah yang tersebar dampak dari masih minimnya kesadaran masyarakat membuang sampah pada tempatnya, ditambah hujan deras yang beberapa hari terjadi di hulu sungai menyebabkan sampah yang dibuang ke sungai terbawa hingga ke muara.

“Ini kiriman dari sungai yang terbawa ke laut kemudian terdampar di pantai,” tambah Asep.

Sementara itu, Aji (42) mengatakan, berbagai upaya telah dilakukan warga pesisir pantai serta komunitas untuk pembersihan. “Upaya pembersihan sudah sering dilakukan, namun gak lama ya seperti ini lagi,” ungkapnya.

Berita Terkait

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Berita Terbaru