Beroperasi di Bandung hingga Tasikmalaya, Ini Dia 11 Maling Motor asal Sukabumi

- Redaksi

Kamis, 28 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sindikat maling motor asal Sukabumi. l Istimewa

Sindikat maling motor asal Sukabumi. l Istimewa

sukabumiheadline.com l CIKOLE – Ditreskrimum Polda Jawa Barat mengamankan 16 pelaku spesialis pencurian kendaraan bermotor atau yang berasal dari jaringan Lampung dan Sukabumi.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Ibrahim Tompo, mengatakan awalnya pihaknya mengungkap kasus yang dilakukan oleh jaringan Sukabumi.

Penangkapan berawal dari laporan 3 anggota polisi di Kota Bandung hingga kemudian sebanyak 11 orang terduga pelaku berhasil diciduk.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Para pelaku mencuri di wilayah hukum Bandung dengan menggunakan dua unit roda empat, kunci T, dengan titik kumpul di Kiaracondong,” kata Tompo kepada media, Rabu (27/9/2023).

“Dari pemeriksaan yang dilakukan, 11 orang itu mengaku berasal dari Sukabumi,” lanjut dia.

Ada 9 motor hasil curian yang diperoleh di Bandung dibawa oleh pelaku ke Sukabumi untuk dijual di sana. Tersangka ada 11 orang, kemudian dari tiga laporan polisi ini korban ada tiga orang,

“Selanjutnya, jaringan pencuri yang diungkap polisi yakni jaringan Lampung. Para pelaku jaringan dari Lampung berjumlah 5 orang dan kerap beraksi di wilayah Tasikmalaya,” ungkap Tompo.

Mereka beraksi dengan menyasar sepeda motor dan mobil yang terparkir di halaman rumah hingga pinggir jalan. Tak segan, mereka mengancam korban dengan memakai senjata api ketika melakukan aksinya.

“Total, lima unit motor dan tiga unit mobil diamankan oleh polisi dari pengungkapan itu. Barang hasil curian yang diperoleh oleh pelaku dijual ke seorang penadah di Lampung,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pria mabuk di Sukabumi ngaku wartawan, ngamuk diduga palak guru SD, KDM turun tangan
Diintai sepekan, 518 botol miras di Cibadak, Parungkuda dan Cicurug Sukabumi disita
PPPK Kabupaten Sukabumi tolak tes ulang dan batas usia 35 tahun
Kebakaran hutan dan lahan di Sukabumi, 4 hektare hangus
Memahami Perda Kabupaten Sukabumi tentang Jasa Konstruksi: Penggolongan hingga sanksi pidana
Korban bencana terlantar, pengamat: Bupati Sukabumi jangan tunggu gubernur turun tangan
Tabrakan maut Sukabumi: Imran Nasrullah tewas di tempat
Nestapa korban bencana Cidadap, Bupati Sukabumi kurang paham, KDM ke NTT

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 13:32 WIB

Pria mabuk di Sukabumi ngaku wartawan, ngamuk diduga palak guru SD, KDM turun tangan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 23:50 WIB

Diintai sepekan, 518 botol miras di Cibadak, Parungkuda dan Cicurug Sukabumi disita

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:02 WIB

PPPK Kabupaten Sukabumi tolak tes ulang dan batas usia 35 tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:28 WIB

Kebakaran hutan dan lahan di Sukabumi, 4 hektare hangus

Rabu, 26 Agustus 2026 - 04:02 WIB

Memahami Perda Kabupaten Sukabumi tentang Jasa Konstruksi: Penggolongan hingga sanksi pidana

Berita Terbaru

Ilustrasi hubungan toxic yang selalu diwarnai pertengkaran - sukabumiheadline.com

Kesehatan

Kenali 5 ciri hubungan toxic yang harus segera diakhiri

Selasa, 1 Sep 2026 - 20:12 WIB