Mojtaba Khamenei resmi gantikan sang ayah sebagai pemimpin tertinggi Iran

- Redaksi

Senin, 9 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sayyid Mojtaba Hosseini Khamenei - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Sayyid Mojtaba Hosseini Khamenei - Ilustrasi sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Iran menetapkan Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi Republik Islam Iran menggantikan sang ayah, Ayatollah Ali Khamenei, yang tewas dalam serangan Amerika Serikat (AS)-Israel di Teheran, Iran pada 28 Februari 2026 lalu, Negeri Mullah tersebut masih belum memiliki sosok penggantinya. Baca selengkapnya: Profil Ali Khamenei: Innalillahi, pemimpin tertinggi Iran dibunuh AS-Israel

Mojtaba Khamenei yang kini berusia 56 tahun itu, ditetapkan oleh para ulama Iran yang menjadi bagian dari lembaga pemilih pemimpin tertinggi pada Ahad (8/3/2026) waktu setempat.

Ia sebelumnya tidak pernah mencalonkan diri dalam jabatan publik ataupun mengikuti pemilihan umum. Meski begitu, selama puluhan tahun Mojtaba dikenal sebagai sosok berpengaruh di lingkaran dalam kepemimpinan ayahnya dan memiliki hubungan kuat dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca selengkapnya: Profil, pendidikan dan karier politik Ayatollah Alireza Arafi, suksesor Ali Khamenei yang gugur

Sayyid Mojtaba Hosseini Khamenei - Iran International
Sayyid Mojtaba Hosseini Khamenei – Iran International

Terpilihnya Mojtaba sekaligus mematahkan klaim Presiden AS, Donald Trump, yang mengaku akan ikut menentukan pengganti Ayatollah Ali Khamenei.

Trump menegaskan bahwa kepemimpinan baru Iran sebaiknya bersikap lebih terbuka terhadap Amerika Serikat. Diberitakan Aljazeera, dalam wawancara dengan Axios, Trump menolak kemungkinan Mojtaba Khamenei, menjadi penerus.

“Mereka hanya membuang-buang waktu. Putra Khamenei itu orang yang tidak berbobot. Harus dilibatkan dalam penunjukan tersebut,” kata Trump.

Baca Juga: Profil Ahmed al-Sharaa, Presiden Suriah keturunan Rasulullah SAW?

Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf bahkan menyindir keras pernyataan Trump mengenai keinginannya terlibat dalam penunjukan pemimpin Iran.

“Nasib Iran tercinta, yang lebih berharga dari kehidupan, akan ditentukan hanya oleh bangsa Iran yang bangga, bukan oleh geng Epstein,” tulis Ghalibaf di platform X.

Pernyataan Bagher merujuk pada sosok Jeffrey Epstein, pelaku kejahatan seksual yang memiliki hubungan dengan sejumlah tokoh kaya dan berpengaruh di AS.

Profil dan biodata Sayyid Mojtaba Hosseini Khamenei – Masa kecil dan kehidupan pribadi – Silsilah ke Nabi Muhammad SAW, baca selengkapnya: Profil Mojtaba Khamenei, kandidat kuat pemimpin baru Iran dan silsilah ke Rasulullah SAW

Berita Terkait

DPR kompak, Wakil Presiden Filipina dimakzulkan
Pelajar nakal, Singapura sahkan hukum cambuk di sekolah diatur KUHAP
10 negara berpenduduk terbesar di dunia 2026
Negara Arab usir 15.000 warga Syiah: Harta disita dan dibekukan, izin tinggal dicabut
Prediksi Muhammadiyah jika Iran kalah perang
Survei kepuasan publik terhadap Donald Trump: 63% warga AS kecewa
Tentara AS di Kapal Induk USS Abraham Lincoln dan USS Tripoli kekurangan makanan
Blokade Selat Hormuz, militer AS tak punya nyali cegah tanker China lewat

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 19:08 WIB

DPR kompak, Wakil Presiden Filipina dimakzulkan

Kamis, 7 Mei 2026 - 03:58 WIB

Pelajar nakal, Singapura sahkan hukum cambuk di sekolah diatur KUHAP

Senin, 4 Mei 2026 - 22:47 WIB

10 negara berpenduduk terbesar di dunia 2026

Senin, 4 Mei 2026 - 07:00 WIB

Negara Arab usir 15.000 warga Syiah: Harta disita dan dibekukan, izin tinggal dicabut

Minggu, 26 April 2026 - 17:55 WIB

Prediksi Muhammadiyah jika Iran kalah perang

Berita Terbaru

Ilustrasi dua pria bertengkar, salah satu memegang golok - sukabumiheadline.com

Kriminal

Berebut lahan garapan, pria di Cikidang Sukabumi dibacok

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:23 WIB

Ilustrasi Dolar AS dan Rupiah - sukabumiheadline.com

Ekonomi

Sindir Rupiah loyo, DPR: Kalau Rp17.845 Indonesia Merdeka

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:00 WIB