Jurnalis India liputan 6 hari di Tel Aviv: Dilarang merekam kerusakan akibat serangan Iran

- Redaksi

Selasa, 10 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jurnalis India liputan 6 hari di Tel Aviv Dilarang merekam kerusakan akibat serangan Iran - Tangkapan layar

Jurnalis India liputan 6 hari di Tel Aviv Dilarang merekam kerusakan akibat serangan Iran - Tangkapan layar

sukabumiheadline.com – Sebuah kesaksian mengejutkan datang dari jurnalis asal India, Praj Mohan Singh, yang baru saja kembali dari Israel setelah hampir satu pekan melakukan liputan di negara zionis tersebut.

Singh mengungkapkan adanya sensor sangat ketat oleh oleh otoritas Israel melalui militer guna membatasi pemberitaan mengenai skala kerusakan dan dampak nyata dari serangan rudal Iran.

Menurut Singh, pemerintah Israel memegang kendali penuh atas narasi perang, sehingga publik sering kali tidak mendapatkan gambaran utuh mengenai apa yang terjadi di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemerintah tidak akan memberi tahu Anda apa pun. Anda tidak diperbolehkan mengunjungi rumah sakit yang menampung jenazah, dan ketika sebuah ledakan terjadi, kami bahkan tidak diberitahu di mana lokasi pastinya,” ujar Singh dalam kesaksiannya yang dikutip oleh Al-Jazeera.

Ia menambahkan bahwa jurnalis dilarang keras mendokumentasikan atau mengambil gambar di lokasi-lokasi yang hancur akibat hantaman rudal Iran.

Salah satu poin paling krusial dalam laporan Singh adalah ketidaksinkronan antara pernyataan resmi militer dengan realitas di lapangan. Ia mengklaim bahwa dalam beberapa kasus, rudal Iran menghantam wilayah pemukiman tanpa adanya peringatan sirene terlebih dahulu.

Meskipun pemerintah menjamin keamanan bunker, Singh melaporkan adanya warga sipil yang tewas justru saat berada di dalam ruang pelindung. Kesaksian warga di Beit Shemesh memperkuat hal ini.

Mereka mempertanyakan efektivitas sistem peringatan dini karena ledakan sering kali terjadi sebelum mereka sempat mencapai area aman.

Upaya ‘Israel’ untuk menutupi kerusakan mulai terkuak melalui analisis unit sumber terbuka (Open SourceAl-Jazeera. Melalui foto udara dari platform yang tidak tunduk pada sensor militer, teridentifikasi sebuah rudal Iran yang menghantam langsung sebuah kompleks perumahan dan bunker perlindungan, menyebabkan kerusakan masif pada rumah-rumah di sekitarnya.

Meskipun media internasional seperti NBC News sempat menyiarkan cuplikan rudal yang menghantam Tel Aviv, rincian lokasi dan tingkat kerusakan tetap dirahasiakan oleh sensor militer ‘Israel’ sebagai bagian dari strategi informasi perang guna menjaga moral publik dan menyembunyikan titik lemah pertahanan.

Kementerian Kesehatan ‘Israel’ merilis data resmi terkait dampak serangan Iran sejak 28 Februari, 13 orang tewas dan 1.929 lainnya luka-luka.

Dalam 24 jam terakhir, 157 orang terluka, dengan 112 orang masih dirawat di rumah sakit, termasuk sembilan orang dalam kondisi kritis. Banyak korban terluka saat berlari menuju bunker saat alarm berbunyi.

Eskalasi ini merupakan balasan atas serangan besar-besaran AS-‘Israel’ ke Iran yang dilaporkan telah menewaskan lebih dari 1.200 warga Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei.

Perang informasi ini diprediksi akan terus menajam seiring dengan meningkatnya intensitas serangan balasan dari Teheran.

 

Berita Terkait

Pengusaha konveksi China produksi kaos bertuliskan “Boycott China” untuk dijual di AS
Iran-AS damai, ini bocoran 14 butir kesepakatan
Pulang dari Jepang ke RI kini harus bayar pajak Rp332 ribu
Indonesia Top 5 negara terbanyak janda, ada AS dan Rusia
Demo besar guru di Meksiko: Pemerintah lebih prioritaskan Piala Dunia dibanding pendidikan
Otoritas Israel culik 2 pemain sepak bola putri Timnas Palestina
Ini draf kesepakatan Iran – AS, termasuk soal aset US$ 12 Miliar
Tahun ini UNESCO punya 12 Geopark Global baru, dua di Malaysia

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 20:58 WIB

Pengusaha konveksi China produksi kaos bertuliskan “Boycott China” untuk dijual di AS

Senin, 15 Juni 2026 - 19:50 WIB

Iran-AS damai, ini bocoran 14 butir kesepakatan

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:30 WIB

Pulang dari Jepang ke RI kini harus bayar pajak Rp332 ribu

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:37 WIB

Indonesia Top 5 negara terbanyak janda, ada AS dan Rusia

Minggu, 7 Juni 2026 - 14:25 WIB

Demo besar guru di Meksiko: Pemerintah lebih prioritaskan Piala Dunia dibanding pendidikan

Berita Terbaru

Headline

5 Wanita Sukabumi ungkap alasan bersedia jadi istri kedua

Selasa, 30 Jun 2026 - 10:30 WIB