Dana Haji Berlebih, Taliban Kembalikan Uang Jemaah, Netizen Sindir Indonesia

- Redaksi

Sabtu, 29 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ibadah haji di Mekkah Al Mukarramah. l Istimewa

Ibadah haji di Mekkah Al Mukarramah. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Pertama terjadi, pemerintah mengumumkan akan mengembalikan uang jemaah haji yang kelebihan membayar biaya naik haji tahun 2022. Namun, hal itu dilakukan oleh Pemerintah Taliban yang sedang berkuasa di Afghanistan.

Diketahui pada musim haji 2022, jemaah haji di Afghanistan mengeluarkan biaya sebesar USD4.130 atau sekitar Rp61 juta. Namun ternyata, biaya yang dikeluarkan ternyata lebih kecil dari ongkos yang disetorkan tersebut.

“Kementerian Haji dan Urusan Islam mengumpulkan USD4.130 per jemaah selama musim haji. Dari jumlah tersebut, hanya USD3,614 (sekitar Rp53 juta) yang dihabiskan, oleh karena itu sisanya akan dikembalikan ke jemaah,” jelas penjabat Menteri Haji dan Urusan Islam Afghanistan, Shaikh Noor Mohammad Saqib, dikutip sukabumiheadline.com dari The Kabul Times, Sabtu (30/72023).

Ditambahkan Saqib, kementerian akan mengembalikan uang sebesar USD515 atau sekitar Rp7,6 juta untuk masing-masing jemaah haji di seluruh Afghanistan.

Kementerian Haji dan Urusan Islam Afghanistan mengumpulkan total USD53 juta atau setara Rp790 juta dana haji dari 13.000 lebih jemaah pada musim haji tahun ini, tapi yang terpakai hanya USD46 juta atau Rp685 juta.

Baca Juga :  Melihat miniatur Kabah di Kampung Haji BPKH Sukabumi, jadi tempat wisata religi hingga resepsi

Karenanya, hal ini merupakan kejadian pertama di mana pemerintah mengembalikan sisa kelebihan biaya haji yang disetorkan jemaah.

Banyak netizen kemudian menyindir kondisi di Indonesia. Dilihat di media sosial TikTok, misalnya akun Pramudya Subur memposting tangkapan layar dua berita media online berbeda, di mana satu gambar menunjukkan kondisi di Indonesia tentang ongkos naik haji (ONH), sedangkan satu lagi berita Taliban mengembalikan dana haji.

“Taliban terlalu jujur. Enggak asyik. Jamaah haji kelebihan biaya kok dikembalikan,” tulisnya.

Berita Terkait

Dahnil: non-Muslim boleh menjadi Petugas Haji Embarkasi
Dewi Sartika: Pahlawan pendidikan dari Tatar Pasundan hingga dirikan Sakola Kautamaan Istri di Sukabumi
Dinilai kerap membuat kontroversi, kenali tugas, fungsi dan Komisioner LMKN
Daftar Jaksa Agung RI: Perdana dari Sukabumi, petahana asal Majalengka
Mengenal asal-usul dan makna kata “merdeka”
Mengenal profil dan karier 2 jenderal polisi asal Sukabumi
Bobby Kertanegara milik Prabowo, ini nama yang indah kucing peliharaan Rasulullah SAW
Geliat Mayling Oey-Gardiner asal Sukabumi, Guru Besar FEUI hingga amicus curiae untuk Hasto

Berita Terkait

Selasa, 26 Agustus 2025 - 20:23 WIB

Dahnil: non-Muslim boleh menjadi Petugas Haji Embarkasi

Senin, 25 Agustus 2025 - 23:59 WIB

Dewi Sartika: Pahlawan pendidikan dari Tatar Pasundan hingga dirikan Sakola Kautamaan Istri di Sukabumi

Selasa, 19 Agustus 2025 - 20:36 WIB

Dinilai kerap membuat kontroversi, kenali tugas, fungsi dan Komisioner LMKN

Senin, 18 Agustus 2025 - 09:40 WIB

Daftar Jaksa Agung RI: Perdana dari Sukabumi, petahana asal Majalengka

Minggu, 17 Agustus 2025 - 07:32 WIB

Mengenal asal-usul dan makna kata “merdeka”

Berita Terbaru

Rumah politisi Ahmad Sahroni di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara dikepung akibat kemarahan massa yang diduga atas ucapannya yang menjadi viral di media sosial - Ist

Daerah

Rumah Ahmad Sahroni dikepung massa, isinya dijarah

Sabtu, 30 Agu 2025 - 18:42 WIB

Penutupan Masa Sidang Kesatu Tahun Sidang 2025 dan Pembukaan Masa Sidang Kedua Tahun Sidang 2025 - Setwan DPRD Kabupaten Sukabumi

Legislatif

DPRD Kabupaten Sukabumi dorong pemerintah genjot PAD

Sabtu, 30 Agu 2025 - 15:28 WIB