Dihujat, Benjamin Netanyahu: Yesus Kristus tak lebih unggul atas Genghis Khan

- Redaksi

Sabtu, 21 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PM Israel, Benjamin Netanyahu - Ilustrasi sukabumiheadline.com

PM Israel, Benjamin Netanyahu - Ilustrasi sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu dihujat setelah membandingkan Yesus Kristus dengan penguasa Monggol Genghis Khan. Dalam sejumlah video yang beredar, ia berbicara dalam sebuah pertemuan dengan media, Kamis (19/3/2026), Netanyahu mengatakan:

“Sejarah membuktikan bahwa, sayangnya dan dengan berat hati, Yesus Kristus tidak memiliki keunggulan atas Genghis Khan. Karena jika Anda cukup kuat, cukup kejam, cukup berkuasa, kejahatan akan mengalahkan kebaikan. Agresi akan mengalahkan moderasi.”

Pernyataan itu membuat Netanyahu mendapat banyak hujatan. Banyak netizen di media sosial yang menghujat PM Israel tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bukan hanya dari netizen, Netanyahu juga dihujat Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran, Abbas Araghchi, yang menyebut tidak menduga pernyataan itu akan keluar dari mulut Netanyahu. Ia juga mengatakan Netanyahu ‘tidak tahu berterima kasih’.

“Bagi seorang pria yang sangat bergantung pada niat baik umat Kristen di Amerika Serikat, sikap terang-terangan Netanyahu yang meremehkan Yesus Kristus sungguh luar biasa,” tulis Araghchi melalui akun X.

Satu hari setelah mengeluarkan pernyataan kontroversial itu, Jumat (20/3/2026), Netanyahu membantah sudah menjelek-jelekkan Yesus dan menyinggung umat Kristen.

Netanyahu mengatakan perbandingan Yesus Kristus dengan Genghis Khan, yang merupakan pendiri kekaisaran Mongol, hanya dia kutip dari pernyataan sejarawan asal Amerika Serikat Will Durant.

“Lebih banyak berita palsu tentang sikap saya terhadap umat Kristen, yang dilindungi dan berkembang di Israel. Izinkan saya memperjelas: Saya tidak merendahkan Yesus Kristus dalam konferensi pers saya malam ini.”

“Sebaliknya, saya mengutip sejarawan besar Amerika, Will Durant. Sebagai pengagum setia Yesus Kristus, Durant menyatakan bahwa moralitas saja tidak cukup untuk menjamin kelangsungan hidup,” tulis Netanyahu melalui X dikutip dari Times of Israel.

Berita Terkait

Pengiran Raabi’atul Adawiyyah kehilangan gelar Kerajaan Brunei karena ulah tak pantas
Profil Abdul El-Sayed: Kemenangan tokoh Partai Demokrat pro Palestina guncang AS
Hampir 50 persen warga AS bosan calon dari parpol
PM Israel serahkan urusan Iran ke AS
Israel larang warga Palestina punya kamar mandi sendiri
Perdana Menteri Anwar Ibrahim marah, uang pensiun PNS Malaysia dikorupsi orang Indonesia
Senator AS pro Israel Lindsey Graham tewas mendadak, pembalasan Iran dimulai?
Akhirnya Menlu Sugiono diterima Menteri Luar Negeri Iran

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:58 WIB

Pengiran Raabi’atul Adawiyyah kehilangan gelar Kerajaan Brunei karena ulah tak pantas

Jumat, 7 Agustus 2026 - 04:07 WIB

Profil Abdul El-Sayed: Kemenangan tokoh Partai Demokrat pro Palestina guncang AS

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:20 WIB

Hampir 50 persen warga AS bosan calon dari parpol

Jumat, 31 Juli 2026 - 02:47 WIB

PM Israel serahkan urusan Iran ke AS

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:50 WIB

Israel larang warga Palestina punya kamar mandi sendiri

Berita Terbaru

Kawasan hutan primer (hijau) dan kawasan tutupan hutan yang hilang (pink) - GNW

Lingkungan

GNW: Sukabumi kehilangan 160 ha hutan primer basah dalam 4 tahun

Minggu, 16 Agu 2026 - 02:26 WIB

Ilustrasi Prabowo Subianto - sukabumiheadline.com

Nasional

Revisi UU, Prabowo mau izinkan kewarganegaraan ganda

Sabtu, 15 Agu 2026 - 20:00 WIB