Dipicu gempa berulang di Sukabumi rumah warga Cianjur dan Bandung Barat rusak, 1 korban luka

- Redaksi

Senin, 16 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi gempa bumi - sukabumiheadline.com

Ilustrasi gempa bumi - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Terdampak bencana gempa bumi Magnitudo 4,1 yang terpusat di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Ahad (15/3/2026), satu rumah warga Cianjur mengalami kerusakan.

Menurut BMKG, gempa yang berpusat di darat itu memberi dampak guncangan dengan intensitas II-III MMI di wilayah Cianjur. Sedangkan di wilayah Sukabumi hingga IV MMI.

Menurut Sekretaris BPBD Cianjur Asep Sudrajat, satu rumah warga di Desa Sindanglaya, Kecamatan Cipanas, Cianjur, rusak di bagian dinding yang terkelupas dan retak-retak cukup lebar. Pemilik dan tiga anggota keluarga dalam rumah itu terpaksa mengungsi untuk sementara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petugas dan relawan BPBD masih mendata dan menyisir sejumlah wilayah di perbatasan Cianjur-Sukabumi yang merasakan getaran gempa cukup kencang sebanyak dua kali pada dinihari tadi.

“Kami berharap tidak ada lagi bencana namun kami minta warga tetap siaga dan waspada jangan panik ketika terjadi bencana terutama gempa, segera cari tempat aman untuk berlindung,” tuturnya dikutip dari Antara.

Untuk informasi, berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa mengguncang daerah Sukabumi dan sekitarnya hingga Bandung Barat, terjadi pukul 00.36 WIB dengan pusatnya di darat, berjarak delapan kilometer arah tenggara Kota Sukabumi. Kedalamannya hanya lima kilometer.

“Gempa bumi yang terjadi akibat aktivitas sesar aktif,” kata Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah II Tangerang Hartanto lewat keterangan tertulis pasca gempa.

Dampak gempa bumi sejumlah rumah rusak berat - sukabumiheadline.com
Ilustrasi dampak gempa bumi sejumlah rumah rusak berat – sukabumiheadline.com/AI

Tentang pemicu gempa ini, Wakil Ketua Ikatan Ahli Bencana Indonesia (IABI) Daryono, menunjuk salah satu segmen Sesar Cimandiri. “Analisis saya Nyalindung-Cibeber,” katanya dalam keterangan yang dibagikannya terpisah.

Dari unggahan di media sosial, dampak gempa yang merusak juga terjadi di Kampung Cileunyi, Kabupaten Bandung. Sebuah rumah kontrakan dilaporkan rusak hingga menyebabkan satu orang terluka.

Berdasarkan data BMKG, getaran terkuat dari guncangan gempa itu dirasakan di wilayah Nyalindung dengan skala intensitas IV MMI.

Artinya, jika gempa terjadi siang hari, getaran dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah dan beberapa orang di luar rumah hingga bisa memecahkan gerabah dan membuat jendela atau pintu berderik serta dinding berbunyi.

Sementara di Sukabumi, Kabandungan, Tugubandung, Cipeuteuy, Cihamerang, Mekarjaya, Cianaga, getaran gempa terasa pada skala intensitas III-IV MMI. Skala III yaitu getaran dirasakan nyata di dalam rumah seakan ada truk yang berlalu.

Adapun di Pelabuhan Ratu, Cimahi, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, dan Bogor, gempa terasa pada skala II MMI atau hanya dirasakan oleh beberapa orang dan membuat benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Sebelumnya, sebagian wilayah Jawa Barat diguncang gempa tektonik Magnitudo 5,3 pada Jumat (13/3/2025) lalu, pukul 02.18 WIB. Pusat gempa berlokasi di laut pada jarak 121 kilometer arah tenggara Kabupaten Sukabumi.

Berasal dari kedalaman 53 kilometer, gempa saat itu terjadi akibat aktivitas subduksi atau penunjaman lempeng Indo-Australia ke lempeng Eurasia. Intensitas guncangannya yang terkuat juga IV MMI di Sukabumi.

Berita Terkait

Maling asal Sukabumi ini curi dua motor, pemilik lupa kunci masih nyantol
Pria asal Sukabumi berbuat kriminal di Bali terancam 5 tahun penjara
Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi
Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten
Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Dua remaja Cibadak Sukabumi tenggelam di Pantai Citepus, satu hilang
Pria Sukabumi merampok di Tangerang ditangkap di desa terpencil

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 17:04 WIB

Maling asal Sukabumi ini curi dua motor, pemilik lupa kunci masih nyantol

Rabu, 4 November 2026 - 19:13 WIB

Pria asal Sukabumi berbuat kriminal di Bali terancam 5 tahun penjara

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Berita Terbaru