Dua anggota ormas pelaku pembacokan di Sukabumi dibekuk polisi

- Redaksi

Jumat, 25 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi dua pria bertengkar, salah satu memegang golok - sukabumiheadline.com

Ilustrasi dua pria bertengkar, salah satu memegang golok - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Satuan Reserse Kriminal Polsek Sukalarang didukung Tim Buser Satreskrim Polres Sukabumi Kota berhasil menangkap dua terduga pelaku penganiayaan berat atau pembacokan dalam insiden bentrokan ormas di Jalan Raya Sukabumi–Cianjur KM 13,6, Kampung Cimangkok, Desa Titisan, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Kedua pelaku berinisial TW (30) dan AS, warga Kabupaten Cianjur, diamankan di tempat persembunyiannya di kawasan Gunung Panyireupan, Kabupaten Cianjur, pada Kamis (24/9/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Kapolsek Sukalarang Iptu Rahmat Mulyadi mengonfirmasi penangkapan tersebut. Saat ini kedua tersangka menjalani pemeriksaan mendalam untuk menelusuri peran masing-masing, motif, serta modus operandi di balik aksi kekerasan yang terjadi pada Selasa (22/9/2026) sore.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Para terduga pelaku berhasil diamankan di wilayah Gunung Panyireupan, Cianjur. Saat ini keduanya masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik guna mendalami peran dan motifnya. Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan setelah proses penyidikan selesai,” ujar Rahmat.

Sementara itu, empat orang mengalami luka-luka akibat bentrokan tersebut. Dokter Umum RS Hermina Sukabumi dr. Kinanti menjelaskan dua korban yakni N (30) dan A (23) mengalami luka ringan dan telah diizinkan berobat jalan. Sedangkan dua korban lainnya D (28) dan R (31) mengalami luka berat.

“Korban R mengalami banyak luka di kepala, bahu, punggung, tangan, pinggang, dan lutut, serta mengalami syok pendarahan sehingga dirujuk ke RSUD R. Syamsudin S.H. Korban D mengalami luka robek di kepala, lengan, dan paha, sudah menjalani tindakan operasi pada Rabu kemarin, dan kini kondisinya stabil,” jelas Kinanti.

Berita Terkait

Pria asal Sukabumi berbuat kriminal di Bali terancam 5 tahun penjara
Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi
Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten
Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Dua remaja Cibadak Sukabumi tenggelam di Pantai Citepus, satu hilang
Pria Sukabumi merampok di Tangerang ditangkap di desa terpencil
5 tahun jadi tunawisma di Banyuwangi, Saprudin ingin pulang ke Sukabumi

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 19:13 WIB

Pria asal Sukabumi berbuat kriminal di Bali terancam 5 tahun penjara

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Berita Terbaru