Film Buya Hamka Dibintangi Artis Sukabumi, Vino Ungkap “Kedekatan” dengan Sang Ulama

- Redaksi

Sabtu, 18 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Vino G. Bastian. l Istimewa

Vino G. Bastian. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com – Pemeran Buya Hamka, Vino G. Bastian, mengaku gugup saat jumpa pers virtual film berjudul Buya Hamka karena, berhadapan dengan keluarga besar ulama sekaligus sastrawan tersebut.

“Sekarang lagi deg-degan, ada keluarga Buya Hamka,” ungkap Vino dalam konferensi pers virtual, Jumat (17/12/2021).

Selain Vino G. Bastian sebagai Hamka, artis asal Sukabumi Desy Ratnasari juga ikut membintangi film tersebut. Kemudian, ada nama besar lainnya turut membintangi film tersebut, seperti Laudya Cynthia Bella, Donny Damara, Ayudia Bing Slamet, dan Ben Kasyafani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam konferensi pers tersebut, Vino juga menuturkan bagaimana terkejutnya ia saat terpilih memerankan tokoh Buya Hamka. “Pertama kali ditawarkan saya kaget kenapa dipilih,” ucap bintang film Wiro Sableng itu.

Setelah bertemu pihak keluarga, iapun akhirnya menerima. Lebih dari itu, antara Vino G. Bastian dan Buya Hamka ternyata punya kedekatan unik. “Ini seperti jalan yang diberikan Allah SWT. Ibu saya mualaf, dan yang mengislamkannya Buya Hamka, di masjid Al Azhar dekat Blok M,” ungkapnya.

Tak hanya itu, menurut Vino, seorang Buya Hamka banyak mengoleksi buku dan novel. Salah satunya adalah novel Wiro Sableng. Sebaliknya Bastian Tito, ayah kandung Vino mengoleksi buku karangan Buya Hamka. “Saya juga menonton TV, waktu itu pak Irfan mengatakan, Buya Hamka mengkoleksi berbagai macam buku, salah satunya karya ayah saya Wiro Sableng. Dan buku-buku Buya sudah menjadi koleksi buat ayah saya,” ujar Vino.

Film Buya Hamka merupakan drama biografi Indonesia tentang Abdul Malik Karim Amrullah atau populer sebagai Hamka.

Rencananya film Buya Hamka bakal tayang pada awal 2022 dalam dua judul.

Berita Terkait

Owner Batik Lokatmala Sukabumi dukung kurikulum batik untuk SD hingga SMA
42 universitas di Indonesia masuk Times Higher Education World University Rankings 2027
6 tren kuliner 2027, cita rasa lokal dan Asia Timur: Ramen Birria, Burger Taco hingga Cinnamon Roll Focaccia
Tidak demam tapi tubuh terasa panas, ini penyebab dan cara mengatasinya
Kebijakan tidak naik kelas, Guru di Sukabumi ingatkan Kemendikdasmen harus hati-hati
5 tantangan laki-laki Gen Z 2027: Krisis biaya hidup hingga resesi seks
Ketika perempuan Sukabumi tak pernah kehilangan identitas Sunda
Mendikdasmen akan berlakukan lagi kebijakan tidak naik kelas tahun depan

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Owner Batik Lokatmala Sukabumi dukung kurikulum batik untuk SD hingga SMA

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:00 WIB

42 universitas di Indonesia masuk Times Higher Education World University Rankings 2027

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:00 WIB

6 tren kuliner 2027, cita rasa lokal dan Asia Timur: Ramen Birria, Burger Taco hingga Cinnamon Roll Focaccia

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:54 WIB

Tidak demam tapi tubuh terasa panas, ini penyebab dan cara mengatasinya

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Kebijakan tidak naik kelas, Guru di Sukabumi ingatkan Kemendikdasmen harus hati-hati

Berita Terbaru