#Infografis: 10 Besar Survei Capres 2024, Posisi 1 Anies Bersaing dengan Ganjar

- Redaksi

Rabu, 18 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hasil survei Capres 2024. l Istimewa

Hasil survei Capres 2024. l Istimewa

sukabumiheadline.com – Indonesia Political Opinion (IPO) merilishasil survei elektabilitas tokoh-tokoh politik nasional pada pertarungan Pilpres 2024. IPO menemukan kesimpulan AHY sebagai tokoh paling signifikan alami peningkatan elektabilitas.

Selain AHY, Erick Tohir dan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, mencatat kenaikan elektabilitas cukup signifikan.

Survei menyasar 1.200 responden pada 2-10 Agustus 2021 dengan menggunakan teknik multistage random sampling. Tingkat akurasi survei 97%, dengan pengukuran kesalahan atau sampling error 2,5%.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasilnya menunjukkan, jika di posisi teratas masih dipegang Anies Baswedan. Gubernur DKI Jakarta itu kokoh di puncak dan meninggalkan Ganjar Pranowo, Sandiaga S Uno, Prabowo Subianto, Ridwan Kamil (RK), dan Puan Maharani.

Catur Nugroho, peneliti utama di IPO mengatakan, pada sumulasi 20 nama nominasi tokoh untuk Pilpres 2024, Anies Baswedan menempati urutas puncak dengan angka 18,7%, Ganjar Pranowo 16,5%, Sandiaga Uno 13.5%, dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 9,9%, Prabowo Subianto 7,8%, Ridwan Kamil 6,2%, Erick Tohir 4,7%, dan Tito Karnavian 3,6%.

Baca Juga :  Benarkah Status Tuan Rumah Piala Dunia U-20 Indonesia Dibatalkan FIFA? Ini Info Terbarunya

Ditambahkan Catur, sebagaimana dilansir republika.co.id, pergerakan elektabilitas tokoh di luar nama-nama dominan ini dipengaruhi beberapa faktor. Di antaranya, adanya penurunan respons pada tokoh yang selama ini populer, semisal Prabowo Subianto yang semakin merosot.

Temuan IPO ini, jelas Catur, menunjukkan kegagalan promosi elite politisi, meskipun AHY juga melakukan promosi dan konsolidasi, tetapi posisinya di luar pemerintah mendapat pemakluman publik.

Dengan demikian AHY mampu mengungguli tokoh yang agresif beriklan. Erick Tohir dan Zulkifli Hasan adalah elite yang belum menghidupkan mesin popularitas, tetapi justru popularitas mereka tumbuh signifikan.

1
Sumber: Indonesia Political Opinion

Survei Charta Politica

Sementara itu, Charta Politika merilis survei terbaru dan menempatkan Ganjar Pranowo di posisi teratas dengan elektabilitas 20,6%, diikuti Anies di posisi kedua dengan 17,8%, dan Prabowo Subianto berada di posisi ketiga dengan 17,5%.

Baca Juga :  Tim Ganjar-Mahfud Berkomunikasi dengan Anies-Cak Imin soal Tekanan Kekuasaan dan Hukum

Pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia Jakarta, Ujang Komarudin menyebutkan,Ganjar dan Anies memiliki background kurang lebih sama dan dianggap mewakili masyarakat saat ini yang tengah menghadapi masalah ekonomi dan kesejahteraan.

“Keduanya dianggap bisa mewakili suara masyarakat saat ini dan memperoleh hasil survei yang baik. Dua-duanya sama-sama aktivis, sama-sama dari UGM, dan punya program serta output yang kongkret dibandingkan nama-nama kandidat lainnya dalam hasil survei elektabilitas,” jelas Ujang.

Namun, Ujang Komarudin mengingatkan, keduanya belum resmi dipilih oleh partai politik. Kendaraan Ganjar memang dari PDI Perjuangan, namun partai ini belum resmi mengusung Ganjar, sementara Anies tidak memiliki kendaraan politik.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menyebutkan sifat survei elektabilitas masih amat dinamis pasalnya Pemilu Presiden masih cukup lama yakni pada 2024.

“Survei sifatnya dinamis, bisa saja berubah, bila dulu nama Prabowo Subianto paling unggul sekarang justru Ganjar dan Anies berada di posisi terdepan dari segi keterpilihan (elektabilitas),” jelas Adi.

Berita Terkait

Matematikanya ngawur, Golkar nonaktifkan Adies Kadir dari DPR RI
Eko Patrio dan Uya Kuya dinonaktifkan dari DPR RI
Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dipecat dari DPR RI
Ahmad Sahroni dipecat usai viral respons kritik bubarkan DPR
Kondisi terkini Umar, ojol asal Sukabumi dilindas Barakuda Brimob
Susunan Pengurus DPP Gerindra Periode 2025-2030
Ketum dan Sekjen dijabat Megawati, ini struktur kepengurusan PDIP Periode 2025-2030
Golkar: Prabowo ingin Pilkada dipilih DPRD

Berita Terkait

Minggu, 31 Agustus 2025 - 18:41 WIB

Matematikanya ngawur, Golkar nonaktifkan Adies Kadir dari DPR RI

Minggu, 31 Agustus 2025 - 16:11 WIB

Eko Patrio dan Uya Kuya dinonaktifkan dari DPR RI

Minggu, 31 Agustus 2025 - 13:42 WIB

Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dipecat dari DPR RI

Jumat, 29 Agustus 2025 - 19:30 WIB

Ahmad Sahroni dipecat usai viral respons kritik bubarkan DPR

Jumat, 29 Agustus 2025 - 03:09 WIB

Kondisi terkini Umar, ojol asal Sukabumi dilindas Barakuda Brimob

Berita Terbaru

Andrew Patrick Jung - Persib

Sosok

Profil Andrew Jung, wilujeng sumping di Persib

Minggu, 31 Agu 2025 - 20:00 WIB

Matematikanya ngawur, Golkar nonaktifkan Adies Kadir dari DPR RI - Ist

Peristiwa

Matematikanya ngawur, Golkar nonaktifkan Adies Kadir dari DPR RI

Minggu, 31 Agu 2025 - 18:41 WIB

Uya Kuya dan Eko Patrio - Ist

Peristiwa

Eko Patrio dan Uya Kuya dinonaktifkan dari DPR RI

Minggu, 31 Agu 2025 - 16:11 WIB

Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dipecat dari DPR RI - Ist

Peristiwa

Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dipecat dari DPR RI

Minggu, 31 Agu 2025 - 13:42 WIB

Rumah Menkeu Sri Mulyani dua kali dijarah massa - Ist

Daerah

Rumah Menkeu Sri Mulyani dua kali dijarah massa

Minggu, 31 Agu 2025 - 10:34 WIB