Komunitas Scootkeun Sukabumi, Gasskeun!!!

- Redaksi

Minggu, 19 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komunitas Scootkeun Sukabumi. l Dok. Pribadi

Komunitas Scootkeun Sukabumi. l Dok. Pribadi

sukabumiheadline.com I CIKOLE – Vespa jadul kini kian marak dan disukai kawula muda hingga tua. Solidaritas Vespa sudah ada sejak dahulu dan menjadi tradisi bagi pemilik kendaraan antik roda dua ini.

Kehidupan di jalan dijalani dengan senyuman, dengan rasa kebersamaan tinggi menjadi salah satu alasan kenapa komunitas Vespa bisa bertahan dan terus eksis hingga saat ini.

Di Sukabumi, Vespa memiliki wadah berkumpul dan menyalurkan ekspresinya, Scootkeun Sukabumi yang bermarkas di Jl. R. Syamsudin, S.H., Kelurahan/Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, ini merupakan salah satu komunitas Vespa yang berada di Sukabumi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Komunitas Scootkeun Sukabumi berdiri sejak 2020 lalu, dibentuk oleh Galih Aditya Rusyadi, Billy, Azis, Revin, Defi Purwansyah dan Galih Aditya Rusyadi.

Dinamakan Scootkeun Sukabumi karena orang-orang di dalamnya atau para anggotanya sering melakukan touring dadakan dengan motor Vespa-nya.

Baca Juga :  Warga Kadudampit Sukabumi Jualan Obat Terlarang di Rumah

“Karena latar belakang komunitas ini adalah orang-orang yang selalu melakukan touring dadakan ataupun riding dadakan, jadi kalau kata orang sunda mah gasskeun (berangkat-red) dan yang pasti mengendarai vespa,” jelas Galih yang menjadi Ketua Scootkeun Sukabumi kepada sukabumiheadline.com. Ahad (19/12/2021).

Banyak kegiatan dilakukan Scootkeun Sukabumi, seperti family gathering, silaturahim dengan klub atau komunitas lainnya di Sukabumi, dan ke sesama komunitas Vespa di luar Sukabumi.

VD
Komunitas Scootkeun Sukabumi. l Dok. Pribadi

“Untuk kegiatannya, karena kita masih terbilang baru, sekarang sih yang biasa kita lakukan adalah bersilaturahim ke komunitas lainnya yang ada di Sukabumi. Mau itu komunitas motor atau mobil. Pernah juga family gathering ke Bandung, tapi insya Allah ke depannya kita akan lebih giat lagi dalam melakukan kegiatan-kegiatan positif,” ujar Galih.

Setiap komunitas pasti memiliki keunikan tersendiri entah itu dari orang-orang di dalamnya ataupun kegiatan-kegiatan yang dilakukan komunitas tersebut.

Baca Juga :  Detik-Detik Kebakaran Pabrik Garmen PT HJ Busana Indah Cicurug Sukabumi Menurut Korban

Galih bercerita, keunikan komunitas Scootkeun Sukabumi, adalah jika melakukan touring selalu dadakan, dan selalu disambut dengan yel-yel “Gasskeun!”

“Jadi kalau menurut saya uniknya komunitas ini kalau touring tanpa direncanakan, pasti selalu dadakan. Anggota pun selalu bilang gasskeun, atau langsung menyetujuinya,” tambah dia.

Bagi pemuda pemudi Sukabumi pecinta motor jenis scooter, dan ingin bergabung dengan komunitas ini, tidak perlu khawatir karena tidak ada persyaratan khusus untuk bergabung dengan Scootkeun Sukabumi.

“Tidak ada syarat apapun untuk yang ingin bergabung, boleh saja siapapun bergabung asal sopan dan santun,” pungkasnya.

Untuk sekadar informasi, Scootkeun Sukabumi sering kopi darat di sekitaran Kampus Universitas Muhammadiyah Sukabumi, setiap Sabtu malam pukul 19.00 WIB.

Berita Terkait

Lawan suhu ekstrem, BMH dan PT IAD peluk hangat warga Gaza di pengungsian
Budidaya tiga jenis Philodendron asli Sukabumi, laku ratusan ribu Rupiah
Melon pepino, manfaatkan pot dan lahan sempit, ini kandungan gizi dan cara menanam
Diwarnai ricuh dan adu penalti, BRA melaju ke perempat final Bareti Cup Buniwangi 2025
Mitigasi bencana, aksi penanaman pohon di Gunung Karamat Sukabumi
Solar panel untuk SD di Sukabumi: 1000Cahaya dan Greenfaith Indonesia sedekah energi
Mengenal 7 hobi Nabi Muhammad SAW, dari olah raga, spiritual hingga buah favorit
Aisyiyah dan PA Sukabumi perkuat gerakan keadilan sosial keluarga

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:40 WIB

Lawan suhu ekstrem, BMH dan PT IAD peluk hangat warga Gaza di pengungsian

Kamis, 15 Januari 2026 - 04:41 WIB

Budidaya tiga jenis Philodendron asli Sukabumi, laku ratusan ribu Rupiah

Senin, 5 Januari 2026 - 16:15 WIB

Melon pepino, manfaatkan pot dan lahan sempit, ini kandungan gizi dan cara menanam

Minggu, 4 Januari 2026 - 10:30 WIB

Diwarnai ricuh dan adu penalti, BRA melaju ke perempat final Bareti Cup Buniwangi 2025

Minggu, 21 Desember 2025 - 21:01 WIB

Mitigasi bencana, aksi penanaman pohon di Gunung Karamat Sukabumi

Berita Terbaru

Internasional

Sudah dikepung militer AS, Iran siap perang total

Minggu, 25 Jan 2026 - 22:43 WIB

Ilustrasi istri mengambil uang dari saku celana kotor yang mau dicuci - sukabumiheadline.com

Regulasi

Hukum istri ambil uang suami menurut Pasal 481 KUHP baru

Minggu, 25 Jan 2026 - 16:18 WIB