SUKABUMIHEADLINES.com – Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, tetap optimistis dengan pasukannya dalam menatap kompetisi Liga 1 2021/2022 meski terus tertunda pelaksanaannya.
Liga 1 belum bergulir kembali sejak Maret 2020 akibat pandemi COVID-19 yang belum bisa terkendali sepenuhnya hingga saat ini. PT LIB selaku operator, berencana menggelar kickoff Liga 1 pada pertengahan Agustus 2021 mendatang.
“Kami selalu optimistis dengan tim, dengan kekuatan yang kami miliki. Kami selalu optimistis dengan kemungkinan untuk menjadi juara,” ujar pelatih Persib Bandung, Robert Albert, Minggu (18/7/2021), dikutip dari bola.com.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Diakui Robert rasa optimis itu sudah dibangun di dalam tim Persib, tepatnya sejak musim 2020. Saat itu, liga berjalan singkat dan Persib berada di jalur yang tepat. Namun, liga akhirnya harus terhenti karena pandemi.
“Kami adalah tim yang dalam tiga pertandingan mendapatkan hasil terbaik, spirit di dalam tim sangat bagus. Karena di masa pramusim, kami bersama-sama dan saat kickoff bisa memenangi tiga laga,” kata Robert.
“Kini tentunya banyak hal yang kami tidak tahu. Di berbagai belahan dunia mayoritas pramusim dimulai dengan berlatih dan tim tahu kapan waktu kick off Liga, itu yang tidak kami tahu. Itu terjadi sejak tahun lalu di bulan Maret liga dihentikan,” tambah Robert.
Robert mengatakan saat ini ia dan pasukannya hanya menunggu kapan kickoff Liga 1 2021/2022 setelah tertunda beberapa kali karena situasi dan kondisi akibat pandemi Covid-19.
Menurut Robert, Covid-19 tidak akan pernah menghilang, sejak mulai menyerang pada Maret 2020, bahkan juga di dunia. Tetapi negara lain sudah mengambil tindakan untuk menangani ini, sehingga olahraga profesional masih bisa berlangsung meski ada Covid-19.
“Memang benar orang-orang bisa terpapar, karena Covid-19 masih ada dan orang masih bisa terpapar meskipun sudah melakukan segala macam upaya untuk melindungi diri dan tim. Tapi semua harus menghadapinya, ini bagian dari situasi yang harus diterima,” tegas pelatih Persib Bandung asal Belanda itu.