Maura, Gadis Kelas 2 SMP di Sukabumi Berprestasi Melalui Olah Raga Ekstrem

- Redaksi

Minggu, 12 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi Maura Syalsabilla Erya. l Dok. Pribadi

Aksi Maura Syalsabilla Erya. l Dok. Pribadi

SUKABUMIHEADLINES.com I CIKOLE – Siapa yang tidak tahu dengan Skateboard? Olahraga semi ekstrem yang mengandalkan papan dengan 4 roda mungil di bawahnya, ini memang terlihat menyenangkan jika bisa memainkannya.

Sebagai salah satu olah raga ekstrem, tentunya jatuh, luka, hingga patah tulang sudah menjadi risiko yang menghantui para skateboarder setiap saat. Cukup berbahayanya trick-trick dalam memainkan papan seluncur ini membuat image “macho” melekat pada skateboard.

Namun seiring berkembangnya olah raga skateboard, kaum Hawa pun mulai menggandrunginya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari keisengannya menonton langsung atau melalui video-videonya di media sosial, akhirnya banyak yang tertarik menggelutinya, hingga akhirnya mereka mengaku ketagihan dan jatuh cinta pada olah raga ini.

Salah seorang perempuan yang menggeluti olah raga yang identik dengan laki-laki ini, adalah Maura Syalsabilla Erya, gadis berusia 13 tahun asal Jl. Manggis, Kelurahan Kebonjati, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi.

Baca Juga :  Sarang Tawon di Aula Desa Babakan Panjang Sukabumi Dievakuasi Tim Rescue
Dalam 5
Maura Syalsabilla Erya. l Dok. Pribadi

“Dari kecil aku suka main skate, awalnya hanya iseng liat ayah, bunda, sama kakak aku yang pertama sering main skate, aku didoktrin sama mereka, sampai akhirnya belajar sedikit-sedikit. Alhamdulillah keluarga mau bantu ngajarin, jadi lama-lama bisa sendiri sampe sekarang, dan aku mulai fokus di olah raga semi ekstrem ini sejak umur 10 tahun,” papar Maura kepada sukabumiheadlines.com. Selasa (7/12/2021).

Tak kalah dengan skateboarder laki-laki, gadis yang masih duduk dibangku kelas dua SMP, ini juga menunjukkan keseriusannya menggeluti dunia skate. Bahkan ia bercita-cita ingin keliling dunia untuk mengunjungi sesama pehobi skate, atau mencoba spot-spot di berbagai daerah.

“Cita-cita aku, pastinya ingin menjadi atlet skateboard professional, meneruskan jejak ayah dan keluarga di dunia skate, khususnya di Sukabumi,” ujar Maura.

Baca Juga :  Ada 221 ribu balita dan 51 ribu lansia, ini jumlah penduduk Sukabumi menurut kelompok usia

Di sisi lain, menggeluti hobi yang berisiko cukup tinggi pastinya akan menjadikan suatu kebanggaan tersendiri bagi setiap individu yang melakukannya, apalagi dengan sejumlah prestasi yang berhasil ditorehkan.

“Pastinya bangga terhadap diri sendiri, karena di usia aku yang masih belia ini, aku berani ngambil keputusan untuk menggeluti dunia skateboard. Padahal, banyak orang bilang skateboard olah raga ekstrem. Untuk prestasi, sejauh ini yang udah aku dapat, pernah menjuarai event “Go Skate  Day”. Alhamdulillah aku menjadi perempuan satu-satunya yang berhasil menjadi juara di event itu,” ujarnya bangga.

Maura menyebutkan bahwa ada sisi positif dari bermain skateboard yang ia bisa dapatkan selama ini. Mulai dari belajar untuk tidak mudah menyerah, melatih fokus, dan mendapat banyak teman.

“Sisi positif skate ini kayak jadi belajar fokus, terus juga dapat banyak teman, bisa sharing-sharing. Selagi itu positif, ya kenapa nggak diambil. Negatifnya, baru deh tinggalin,” pungkas Maura.

Berita Terkait

Mewah tapi klasik bakal jadi tren fesyen 2025, bagaimana dengan warna dan bahan?
Kembali ngantor geulis dan fresh dengan 5 tren rambut pendek wanita ala Korea
Temani libur Lebaran, warga Sukabumi wajib nonton 5 film Indonesia ini
Bunda Sukabumi, coba yuk 7 hidangan Lebaran antimainstream dari berbagai daerah ini
Bunda Sukabumi mau bikin sate kambing empuk? Ikuti 5 tips sederhana ini
5 penyanyi jebolan Indonesian Idol asal Sukabumi, dari pedagang cilok hingga raih golden ticket
10 tren rambut pendek wanita 2025, bikin geulis dan fresh
Bernostalgia dengan pasangan, healing atau refresing, ke Situ Cukang Paku Sukabumi aja

Berita Terkait

Sabtu, 5 April 2025 - 04:20 WIB

Mewah tapi klasik bakal jadi tren fesyen 2025, bagaimana dengan warna dan bahan?

Rabu, 2 April 2025 - 15:00 WIB

Kembali ngantor geulis dan fresh dengan 5 tren rambut pendek wanita ala Korea

Senin, 31 Maret 2025 - 03:36 WIB

Temani libur Lebaran, warga Sukabumi wajib nonton 5 film Indonesia ini

Minggu, 30 Maret 2025 - 07:00 WIB

Bunda Sukabumi, coba yuk 7 hidangan Lebaran antimainstream dari berbagai daerah ini

Sabtu, 29 Maret 2025 - 15:00 WIB

Bunda Sukabumi mau bikin sate kambing empuk? Ikuti 5 tips sederhana ini

Berita Terbaru

Lambang atau logo koperasi lama dan baru - Istimewa

Regulasi

Mengenal definisi, logo, prinsip, tujuan dan jenis koperasi

Sabtu, 5 Apr 2025 - 01:04 WIB