Tak bisa berenang, pemancing asal Cisaat Sukabumi tewas tenggelam di laut

- Redaksi

Sabtu, 28 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jasad Muhammad Fardeen, pemancing asal Cisaat Sukabumi tewas tenggelam di laut - Ist

Jasad Muhammad Fardeen, pemancing asal Cisaat Sukabumi tewas tenggelam di laut - Ist

sukabumiheadline.com – Karena tak bisa berenang, seorang pemancing asal Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, bernama Muhammad Fardeen, tewas tenggelam di laut, Sabtu (28/6/2026).

Informasi dihimpun dari Kapolsek Ciemas, AKP Deni Miharja, korban kecelakaan laut (lakalaut) itu ditemukan di Pantai Cikadal Desa Mandrajaya, Kecamatan Ciemas pada pukul 13.00 WIB.

“Pada hari Sabtu, 28 Maret 2026, sekira pukul 12.30 WIB di Perairan Pantai Cikadal Pulau Mandra Desa Mandrajaya telah ditemukan dua korban lakalaut,” kata Deni.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Satubkorban selamat dan satu korban lain tidak selamat,” tambahnya.

Adapun korban selamat, atas nama Erik Haryanto, 33 tahun, warga Kampung Banua, Desa Neglasari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi.

“Korban meninggal dunia atas nama Muhammad Fardeen, berusia 21 tahun, warga  Kampung Rambay Wetan, Desa Sukamantri, Kecamatan Cisaat,” jelas Deni.

Deni menambahkan, pada saat ditemukan korban Fardeen sudah dalam kondisi meninggal dunia karena terbawa ombak setelah memancing bersama teman-temannya.

“Pada sekira pukul 11.00 WIB korban dan teman-temannya pergi ke Pulau Mandra untuk memancing dengan melakukan perjalanan jalan kaki. Ketika pukul 12.30 korban dan teman-temannya bersiap untuk pulang, tapi jalan yang sebelumnya dilewati sudah terendam air laut dalam,” katanya.

“Lalu korban tenggelam karena tidak bisa berenang,” kata Deni.

“Korban ditemukan pada pukul 13.00 WIB dan langsung dibawa ke RSUD Palabuhanratu menggunakan ambulans,” pungkasnya.

Berita Terkait

Ngeri! Rumah warga Sukabumi ambruk dipicu longsor
Gudang miras oplosan dan ilegal di Sukabumi digrebek polisi, ratusan botol disita
UI beri bantuan untuk pemulihan sosial dan lingkungan di Sukabumi
Trik pemuda Gunungguruh Sukabumi edarkan belasan ribu butir obat terlarang
Pimpinan DPRD: Terus berkarya untuk Indonesia dan Kabupaten Sukabumi
Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi
Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten
Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Ngeri! Rumah warga Sukabumi ambruk dipicu longsor

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:03 WIB

Gudang miras oplosan dan ilegal di Sukabumi digrebek polisi, ratusan botol disita

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:00 WIB

UI beri bantuan untuk pemulihan sosial dan lingkungan di Sukabumi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:31 WIB

Trik pemuda Gunungguruh Sukabumi edarkan belasan ribu butir obat terlarang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Pimpinan DPRD: Terus berkarya untuk Indonesia dan Kabupaten Sukabumi

Berita Terbaru

Ilustrasi dukun di Indonesia - sukabumiheadline.com

Kultur

5 cerita dan cap hitam teluh Jampang Sukabumi

Minggu, 1 Nov 2026 - 01:00 WIB