SUKABUMIHEADLINE.com I CIKOLE – Masjid merupakan sarana bagi umat muslim menjalankan ibadah sekaligus mendekatkan diri kepada Sang Pencipta Allah SWT. Selain itu, keberadaan masjid juga menjadi sarana pemersatu umat dan media dakwah ajaran Islam. Karenanya, peran masjid sangat penting dalam perjalanan penyebaran agama Islam.
Masjid Agung Kota Sukabumi yang terletak di Jalan Ahmad Yani Kelurahan Gunung Parang, Kecamatan Cikole, selain berfungsi sebagai sarana ibadah, juga menjadi salah satu ikon kota.
Sepanjang keberadaannya, masjid ini sudah mengalami beberapa kali renovasi. Mengutip catatan pada prasasti peresmian yang terletak di depan pintu masuk, renovasi terakhir dilakukan pada 12 Mei 2013 dan diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan bersama Walikota Sukabumi, kala itu, Mokh Muslikh Abdussyukur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Desain Arsitektur
Desain arsitektur bangunan Masjid Agung Kota Sukabumi bergaya modern dengan tetap menampilkan sentuhan khas Timur Tengah, sehingga terlihat lebih mewah, terutama pada bagian menara dan kubah yang berwarna emas.
Sementara, di bagian interior masjid diberi cat warna krem, emas, cokelat kayu dan merah.

Bagian mimbar, tempat khatib berkhotbah, terbuat dari kayu, sehingga memberi kesan anggun. Sedangkan di bagian mihrab, atau tempat imam memimpin salat, tampak hiasan kaligrafi dua kalimat syahadat.
Kemewahan juga terlihat ketika memasuki halaman utama mesjid, terdapat 99 kaligrafi Asmaul Husna menempel di delapan tiang menyerupai bangunan piramida yang terletak di depan gerbang utama.
Masjid Agung Kota Sukabumi terdiri dari dua lantai, di mana lantai kedua seperti pada umumnya masjid berbentuk mezzanine. Di bagian luar terdapat serambi yang berada di bagian kanan, kiri dan depan masjid.
Selain itu, masjid ini juga memiliki keunikan, yakni adanya Kujang, senjata tradisional dari Jawa Barat, sebagai pegangan pintu dan puncak menara.