Unik, Masjid Berbentuk Pesawat di Cibeas Sukabumi

- Redaksi

Jumat, 30 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masjid Robbul Alamin beratap menyerupai pesawat terbang di Kampung Cibeas, Sangrawayang, Simpenan, Sukabumi. | Istimewa

Masjid Robbul Alamin beratap menyerupai pesawat terbang di Kampung Cibeas, Sangrawayang, Simpenan, Sukabumi. | Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l SIMPENAN – Seni arsitektur bangunan saat ini banyak inovasi dan kreasi yang di kembangkan oleh para arsitek. Termasuk dalam bangunan masjid yang dibangun unik dan ikonik berhasil menyedot perhatian masyarakat.

Masjid Robbul Alamin yang berada di Kampung Cibeas, Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat dibuat berbeda dengan masjid pada umumnya.

Masjid ini dibuat dengan atap berbentuk pesawat terban dan bangunan tampak depan menghadap ke laut. Masjid ini di bangun oleh Muhammad Hasan Saidina Galih Qutub Robani yang berasal dari Bogor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masjid Robbul Alamin dikenal dengan sebutan Masjid 1.000 pintu dibangun sejak tahun 1995. Properti bangunan masjid terbuat dari bahan kayu dengan tiga lantai dan luas bangunan sekitar satu hektare.

Simal Nurhaidi (80 tahun), sering disapa Abah Simal, selaku sesepuh di Kampung Cibeas mengatakan bangunan masjid Robbul Alamin mengandung filosofi tersendiri.

“Masjid ini mengandung filosofi bahwa setiap ibadah salat yang dilaksanakan akan mengantarkan pada kesempurnaan lahir dan batin. Hampir semua bangunan di Kampung ini terbuat dari kayu dan bambu. Hal ini dimaksudkan agar semua makhluk hidup hidup rukun dan berbaur dengan alam,” kata Abah Simal, dikutip dari Tribunjabar.id.

Ternyata, selain masjid dengan atap berbentuk pesawat, di Kampung Cibeas masih terdapat bangunan ikonik lainnya. Bagunan tersebut yaitu rumah yang menyerupai perahu. Dibuat seperti perahu untuk mengenang kisan Nabi Nuh A.S.

Kampung Cibeas sendiri sudah ramai di kunjungi oleh wisatawan yang ingin melihat keunikan bangunan, budaya dan keindahan alamnya.

Berita Terkait

Catatan prestasi Herman Suradiradja: Pria Sukabumi Grandmaster Catur Indonesia pertama
Bagaimana warga Jakarta memandang wanita Sukabumi? Religius, tapi…
Mengenal Nasibah binti Ka’ab, pelindung Nabi SAW saat Perang Uhud
5 periode Setukpa Polri Sukabumi dan sejarah Hari Bhayangkara
Mengenal 20 Sahabiyah, perempuan-perempuan inspiratif sahabat Nabi SAW
Kisah Aliya, anak sopir asal Sukabumi melawan rindu demi cita-cita dokter
Jumlah pemeluk Protestan dan Katolik di Kabupaten Sukabumi, ini kecamatan terbanyak
5 ribu pasutri di Sukabumi cerai, 380 PA kumpul perkuat fiqh al-waqi’ dan fiqh al-tahawwulat

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 22:57 WIB

Catatan prestasi Herman Suradiradja: Pria Sukabumi Grandmaster Catur Indonesia pertama

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:43 WIB

Bagaimana warga Jakarta memandang wanita Sukabumi? Religius, tapi…

Jumat, 3 Juli 2026 - 07:44 WIB

Mengenal Nasibah binti Ka’ab, pelindung Nabi SAW saat Perang Uhud

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:13 WIB

5 periode Setukpa Polri Sukabumi dan sejarah Hari Bhayangkara

Selasa, 30 Juni 2026 - 01:17 WIB

Mengenal 20 Sahabiyah, perempuan-perempuan inspiratif sahabat Nabi SAW

Berita Terbaru