Menikmati Keindahan Gunung Gede dari Bukit Sabak Sukabumi

- Redaksi

Jumat, 20 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Memandang Gunung Gede dari Bukit Sabak. l Muhammad Avisena Assobari

Memandang Gunung Gede dari Bukit Sabak. l Muhammad Avisena Assobari

SUKABUMIHEADLINES.com – Berbicara wisata alam, Kabupaten Sukabumi tentu salah satu sorganya wisata alam di Indonesia. Dari mulai laut, gunung, sawah, sungai, hingga kampung adat.

Tapi, jika Anda mencari wisata alam murah meriah di kawasan timur Sukabumi, redaksi sukabumiheadlines.com merekomendasikan Bukit Sabak.

Bukit Sabak menjadi salah satu tempat wisata yang direkomendasikan warga Sukabumi yang berniat menghabiskan akhir pekan kali ini sambil merenung di ketinggian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tempat ini juga cocok buat yang hobi mendaki gunung, ketinggian bukit ini berkisar 1000 meter di atas permukaan laut (mdpl), sehingga cocok buat yang memiliki hobi nge-gowes. Lumayan bikin ngos-ngosan tentunya, tetapi sekaligus menjadi tantangan tersendiri bagi para pengunjungnya.

Banyak pengunjung luardaerah yang sengaja datang ke Sukabumi untuk sekadar mendaki di Bukit Sabak ini. Daya tariknya memang gak diragukan lagi. Pemandangan alam memukau mata, terlebih keberadaan hutan pinus dan panorama Gunung Gede yang menawan bisa disaksikan dari sini.

“Pemandangannya enak, adem dan menenangkan,” ungkap Muhammad Avisena Assobari, seorang pelajar SMA di Sukabumi yang hobi naik gunung, Kamis (19/8/2021).

Kepada sukabumiheadlines.com, remaja berusia 17 tahun itu juga merekomendasikan Bukit Sabak sebagai lokasi kemping atau sekadar berakhir pekan bersama teman atau keluarga.

“Pokoknya pas deh. Kemping mantap, sekadar main juga oke. Murah meriah juga, pas buat kantong pelajar mah,” tambah dia.

Bukit Sabak terletak di Desa Semplak, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, atau cuma butuh waktu sekira 30 menit untuk mengunjunginya dari pusat Kota Sukabumi.

Berita Terkait

GNW: Sukabumi kehilangan 160 ha hutan primer basah dalam 4 tahun
Mudik nyaman & on time, ini 5 shuttle bus Jakarta-Sukabumi plus tarif dan jadwal
Bakso Tjendana 88 Sukabumi, menjual kuliner sekaligus suasana
Ingin tampil cantik dan fresh? Pilih 10 model rambut pendek wanita ini untuk referensi
Surga tersembunyi di Tegalbuleud Sukabumi, lupakan Palabuhanratu dan Ujunggenteng
Alumni Unpad, artis asal Sukabumi bagikan perjalanan karier ke mahasiswa baru
Profil Zahran dan Salma, wakil Kota Sukabumi di Grand Final Pasanggiri Moka Jawa Barat 2026
EQUIL dan AQUA dari Sukabumi cetek! Ini 5 AMDK termahal di dunia, Rp1,5 miliar/liter

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 02:26 WIB

GNW: Sukabumi kehilangan 160 ha hutan primer basah dalam 4 tahun

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 02:47 WIB

Mudik nyaman & on time, ini 5 shuttle bus Jakarta-Sukabumi plus tarif dan jadwal

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Ingin tampil cantik dan fresh? Pilih 10 model rambut pendek wanita ini untuk referensi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 02:27 WIB

Surga tersembunyi di Tegalbuleud Sukabumi, lupakan Palabuhanratu dan Ujunggenteng

Kamis, 13 Agustus 2026 - 21:20 WIB

Alumni Unpad, artis asal Sukabumi bagikan perjalanan karier ke mahasiswa baru

Berita Terbaru

Kawasan hutan primer (hijau) dan kawasan tutupan hutan yang hilang (pink) - GNW

Lingkungan

GNW: Sukabumi kehilangan 160 ha hutan primer basah dalam 4 tahun

Minggu, 16 Agu 2026 - 02:26 WIB

Ilustrasi Prabowo Subianto - sukabumiheadline.com

Nasional

Revisi UU, Prabowo mau izinkan kewarganegaraan ganda

Sabtu, 15 Agu 2026 - 20:00 WIB