Daftar prangko bertema Sukabumi, dari Geopark Ciletuh hingga KH Ahmad Sanusi

- Redaksi

Senin, 17 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prangko Samudra Beach Hotel - Ist

Prangko Samudra Beach Hotel - Ist

sukabumiheadline.com – Prangko atau perangko adalah label, carik, atau potongan kertas bergambar dengan nilai nominal tertentu yang diterbitkan oleh pemerintah melalui PT Pos Indonesia.

Kertas berperekat ini lazim ditempelkan pada surat atau paket. Prangko juga berfungsi sebagai bukti sah pembayaran jasa pengiriman, sekaligus merepresentasikan identitas negara.

Dari sisi desain, prangko reguler umumnya memuat nama negara penerbit, nilai nominal (angka/huruf), dan gambar tertentu. Selain itu, terdapat prangko definitif (beredar lama) dan prangko peringatan sebuah peristiwa khusus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Istilah “prangko” juga digunakan untuk menandakan bahwa biaya pengiriman barang sudah dibayar. Sebagai contoh, prangko Sukabumi, berarti harga sudah termasuk biaya pengiriman sampai ke ke Sukabumi. Dengan demikian, prangko tidak melulu berbentuk fisik, ia juga bisa berupa cap stempel.

Prangko fisik merupakan alat komunikasi visual yang juga membawa sejarah dan kebudayaan. Prangko juga bukan hanya alat bayar pos, tetapi juga media sejarah dan edukasi.

Ilustrasi prangko sukabumiheadline.com scaled
Ilustrasi prangko – sukabumiheadline.com

Daftar prangko bertema Sukabumi

Prangko terkait Sukabumi mencakup edisi khusus pahlawan, geografis, hingga bertema wisata. Selain itu, terdapat koleksi prangko kuno dengan cap pos Sukabumi yang diminati filatelis. Koleksi ini dapat ditemukan melalui platform online.

Baca Juga:

Berikut daftar prangko bertema Sukabumi, dimulai dari yang terbaru:

Prangko Khusus Pahlawan (2025):

KH Ahmad Sanusi, ulama besar asal Sukabumi, diabadikan dalam prangko prisma edisi HUT RI ke-80 sebagai bentuk penghormatan jasa pahlawan nasional.

KH Ahmad Sanusi, pahlawan nasional dan ulama besar asal Sukabumi, secara resmi diabadikan dalam prangko edisi khusus HUT Kemerdekaan RI ke-80. Peluncuran prangko ini bertujuan menghormati jasa beliau sebagai anggota BPUPKI dan pendiri Al-Ittahadiyatul Islamiyah (AII), serta sebagai media edukasi sejarah bagi generasi muda.

Pengabadian ini diharapkan menjadi bentuk edukasi sejarah bagi generasi muda, khususnya mengenai kontribusi ulama Jawa Barat dalam kemerdekaan. KH Ahmad Sanusi ditetapkan sebagai pahlawan nasional pada November 2022. Baca selengkapnya: KH Ahmad Sanusi: Mengingat 5 fase hidup ulama pejuang dari Sukabumi

Berita Terkait:

Prangko Tematik Geopark Ciletuh-Palabuhanratu (2019)

Prangko seri Geopark Ciletuh-Palabuhanratu dirilis sebagai bentuk apresiasi terhadap UNESCO Global Geopark di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dengan penerbitan resmi yang menampilkan keindahan alamnya pada tahun 2019. Penerbitan ini didorong untuk mempromosikan pariwisata kawasan Ciletuh.

Perangko koleksi ini menonjolkan destinasi ikonik seperti Puncak Darma dan Curug Cimarinjung. Seri khusus ini dirilis secara resmi pada tanggal 7 Juni 2019, menampilkan lansekap khas Geopark Ciletuh-Palabuhanratu, termasuk keunikan batuan, tebing, dan air terjun.

Prangko Samudra Beach Hotel (1965)

Prangko Samudra Beach Hotel - Ist
Prangko Samudra Beach Hotel – Ist

Prangko ini merupakan bagian dari seri prangko “Hotel-Hotel Pariwisata” yang diterbitkan pada 1965, menampilkan gambar Presiden Soekarno dengan latar belakang hotel tersebut. Prangko langka ini memiliki nilai nominal Rp40,- + 5,-. Prangko ini sudah berstatus “langka”

Samudra Beach Hotel sendiri didirikan pada tahun 1966 di Palabuhanratu, Sukabumi, sebagai bagian dari proyek mercusuar pariwisata Indonesia. Baca selengkapnya: 5 fakta Grand Inna Samudra Beach Sukabumi: Sejarah, biaya pembangunan, arsitek hingga kamar sakral

Perangko Kuno (Filateli)

Terdapat prangko kuno tahun 1951 dengan cap pos bertuliskan “SUKABUMI” yang menjadi koleksi langka bagi para pencinta prangko.

Untuk informasi, koleksi prangko lama atau peringatan terkait Sukabumi sering diperjualbelikan di situs belanja online.

Berita Terkait

Memahami konsep hujan dalam Islam dan ayat-ayat rahasia di baliknya
Daftar tokoh bergelar SH diabadikan jadi nama jalan, nomor 17 asal Sukabumi
Profil dan kisah hidup Tan Boen Soan: jurnalis dan novelis asal Sukabumi, lahir 1905
Di balik alasan Sukabumi disebut Priangan dari Barat
Mengenal agama Suku Sunda
Kampanye hemat air, AMDK Organic Spring Australia sertakan hadits Nabi SAW di tag
Mengenal komunitas Muslim Cham, fans Timnas Indonesia tidak shalat dan puasa
Ustadz Zaidul Akbar: Suami dungu yang serahkan semua gajinya ke istri

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:02 WIB

Memahami konsep hujan dalam Islam dan ayat-ayat rahasia di baliknya

Sabtu, 5 September 2026 - 00:58 WIB

Daftar tokoh bergelar SH diabadikan jadi nama jalan, nomor 17 asal Sukabumi

Jumat, 4 September 2026 - 01:47 WIB

Profil dan kisah hidup Tan Boen Soan: jurnalis dan novelis asal Sukabumi, lahir 1905

Senin, 31 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Di balik alasan Sukabumi disebut Priangan dari Barat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 17:21 WIB

Mengenal agama Suku Sunda

Berita Terbaru