Dampak Program MBG terhadap produksi 22 jenis sayuran di Sukabumi

- Redaksi

Rabu, 12 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi sayuran - sukabumiheadline.com

Ilustrasi sayuran - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Satu tahun lebih Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan, belum menunjukkan dampak signifikan pada kenaikan produksi sayuran semusim di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Produksi sayuran semusim adalah jumlah hasil panen dari tanaman sumber vitamin dan mineral berumur pendek (kurang dari satu tahun) yang bagian daun, bunga, buah, atau umbinya dikonsumsi.

Sayuran semusim juga memiliki siklus hidup singkat, biasanya dipanen dalam satu musim tanam sebelum tanaman tersebut mati, kurang dari satu tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Contoh komoditas sayuran semusim antara lain bawang merah, bawang putih, bawang daun, cabai, tomat, terung, dan ketimun. Selain itu, sawi, bayam, kangkung, dan kol/bunga kol.

Berdasarkan data tersedia dari Badan Pusat Statistik (BPS), Program MBG tidak berdampak signifikan terhadap produksi sayuran semusim di Kabupaten Sukabumi.

Ilustrasi bawang daun - sukabumiheadline.com
Ilustrasi bawang daun – sukabumiheadline.com

Meskipun sejumlah jenis sayuran mengalami kenaikan produksi, namun tergolong normal. Sebagai contoh, buncis mengalami kenaikan produksi pada 2025 menjadi 88.419,00 kuintal. Jumlah tersebut naik dibandingkan 2024 yang hanya 51.240,30 kuintal.

Namun, produksi sayuran buncis dari Sukabumi dua tahun sebelumnya (2022-2023) jauh melebihi dua tahun terakhir (2024-2025). Pada 2022, produksi buncis dari Sukabumi sebanyak 146.492,00 kuintal. Jumlah tersebut turun pada 2023 menjadi hanya 96.641,00 kuintal.

Sementara itu untuk bawang daun, produksinya terus menurun dalam 4 tahun terakhir, 83.046,00 kuintal (2022), 69.533,00 kuintal (2023), 50.987,00 kuintal (2024), dan 41.928,60 kuintal (2025).

Produksi sayuran semusim di Kabupaten Sukabumi (2024-2025)

Sayuran selada, brokoli, wortel, timun, kembang kol, sawi, kangkung, dan paprika - sukabumiheadline.com
Sayuran selada, brokoli, wortel, timun, kembang kol, sawi, kangkung, dan paprika – sukabumiheadline.com

Berikut adalah data Produksi Tanaman Sayuran dan Buah-buahan Semusim Menurut Jenis Tanaman di Kabupaten Sukabumi (kuintal), 2022–2025, dikutip sukabumiheadline.com dari Satuan produksi dalam kilogram, Badan Pusat Statistik (BPS), pada bagian Statistik Pertanian Hortikultura SPH-SBS, Rabu (12/8/2026).

Produksi sayuran naik (2024-2025)

Dalam kurun 2024-2025, tercatat 11 jenis sayuran mengalami kenaikan produksi, yakni:

  1. Bayam: 1.641,45 (2024), 2.432,00 (2025) naik
  2. Buncis: 51.240,30 (2024), 88.419,00 (2025) naik
  3. Kacang Panjang: 72.132,42 (2024), 104.858,10 (2025) naik
  4. Kangkung: 12.549,00 (2024), 14.680,00 (2025) naik
  5. Ketimun: 80.375,50 (2024), 139.313,10 (2025) naik
  6. Kubis: 43.985,00 (2024), 51.275,14 (2025) naik
  7. Labu Siam: 32.711,00 (2024), 67.908,00 (2025) naik
  8. Petsai: 86.170,00 (2024), 105.143,85 (2025) naik
  9. Terung: 54.637,50 (2024), 114.870,40 (2025) naik
  10. Tomat: 146.839,00 (2024), 170.904,40 (2025) naik
  11. Wortel: 16.531,50 (2024), 19.152,00 (2025) naik

*dalam satuan kuintal

Produksi sayuran turun (2024-2025)

Dalam kurun 2024-2025, tercatat 6 jenis sayuran mengalami penurunan produksi, yakni:

  1. Bawang Daun: 50.987,00 (2024), 41.928,60 (2025) turun
  2. Bawang Merah: 3.992,00 (2024), 3.285,60 (2025) turun
  3. Cabai Besar: 69.632,00 (2204), 56.195,00 (2025) turun
  4. Cabai Keriting: 142.901,00 (2024), 125.551,30 (2025) turun
  5. Cabai Rawit: 167.558,00 (2024), 158.769,20 (2025) turun
  6. Jamur Tiram: 83.493,40 (2024), 31.790,00 (2025) turun

*dalam satuan kuintal

Produksi sayuran tidak ada data (2024-2025)

Sementara itu, 5 jenis sayuran yangvtidak tersedia data meliputi kentang, bawang putih, jamur merang, jamur lainnya, dan kembang kol.

Berita Terkait

Cek keuntungannya, pemerintah: Status driver ojol adalah UMKM, bukan pegawai
Sukabumi juara 3, daftar kota dan kabupaten yang warganya paling kreatif
Harga plastik tak kunjung turun, pelaku UMKM Sukabumi menangis
Amran ingin penghasilan petani kopi setara menteri, berapa produksi di Sukabumi?
1 tahun program MBG: Menghitung produksi sayuran dan buah di Sukabumi
Pria asal Sukabumi ini raup omzet Rp3 miliar per bulan hanya dari gula semut
Membanding produksi jahe Sukabumi, Jawa Barat dan Indonesia, jutaan ton!
Minyak atsiri Sukabumi menarik perhatian peneliti dari Malaysia, potensi jadi produk ekspor unggulan

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 01:13 WIB

Dampak Program MBG terhadap produksi 22 jenis sayuran di Sukabumi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Cek keuntungannya, pemerintah: Status driver ojol adalah UMKM, bukan pegawai

Senin, 3 Agustus 2026 - 23:30 WIB

Sukabumi juara 3, daftar kota dan kabupaten yang warganya paling kreatif

Jumat, 31 Juli 2026 - 06:42 WIB

Harga plastik tak kunjung turun, pelaku UMKM Sukabumi menangis

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:12 WIB

Amran ingin penghasilan petani kopi setara menteri, berapa produksi di Sukabumi?

Berita Terbaru