Menyelami Keindahan dan Jernih Air Situ Batukarut Sukaraja Sukabumi

- Redaksi

Jumat, 20 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situ Batukarut, Sukaraja, Sukabumi. l Istimewa

Situ Batukarut, Sukaraja, Sukabumi. l Istimewa

sukabumiheadline.com l SUKARAJA – Situ Batukarut, muda-mudi banyak yang mengunjunginya. Untuk sekadar santai bersama keluarga, atau bersama pasangan.

Situ Batu Karut ini terletak di Kampung Batukarut RT 03/08, Desa Selawi, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi. Situ ini sebenarnya membelah dua kampung yaitu Batu Karut di sisi timur, dan Pulopanggang di sisi barat.

Konon, di area danau ini dulunya banyak terdapat rumah-rumah dan tempat penggilingan beras. Kemudian setelah warga di sana pindah, tempat itu dijadikan destinasi wisata air, Situ atau Danau Batukarut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mata air situ dinaungi pohon-pohon besar khas hutan di kaki Gunung Gede Pangrango seluas lima hektar, dengan status tanah milik PDAM Kota Sukabumi.

Situ Batukarut, Sukaraja, Sukabumi. l Istimewa
Situ Batukarut, Sukaraja, Sukabumi. l Istimewa

Batukarut kini menjadi salah satu destinasi wisata yang indah dan menarik untuk dikunjungi baik wisatawan lokal, maupun dari luar daerah. Di area situ ini, pengunjung dapat melihat-lihat kejernihan air dari kolam kecil dan pancuran tujuh di sana.

Tidak heran jika saat weekend atau hari libur nasional, banyak orang berkunjung, dari sekadar nongkrong, berolahraga, hingga berekreasi. Bahkan, ada juga yang sekadar memancing ikan. Karenanya, di tempat ini banyak terdapat rakit yang biasa digunakan untuk memancing ikan.

Namun, jangan heran, jika ada yang menjadikan tujuan orang-orang mengunjunginya adalah karena tertarik dengan tempat pemandiannya yang bernama “Pancuran Tujuh” yang terletak di utara Danau Batukarut. Pancuran Tujuh ini berair jernih yang berasal dari sumber mata air.

Selain itu, sumber air situ ini juga bisa digunakan warga sekitar untuk kebutuhan sehari-hari.

Berita Terkait

Ahad, 21 Juni Hari Ayah Sedunia, ini sejarah singkatnya
Kunang-kunang sudah jarang terlihat, tanda kualitas lingkungan menurun
Satu di Sukabumi, daftar 17 SMA dan SMK baru di Jawa Barat 2026
Kok ada perempuan makin tua tambah cantik? Ternyata ini rahasianya
A-Z Pantai Ujung Genteng Sukabumi, dari berburu sunset terbaik hingga kuliner
Survei: Pria Sunda paling ganteng di Indonesia
Waspada kobra hingga sanca, pakar IPB University: Perubahan iklim potensi ular masuk rumah
Cita-cita jadi bidan, akuntan, atau perawat? Ini daftar prodi terbanyak ditutup di 2026

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:43 WIB

Ahad, 21 Juni Hari Ayah Sedunia, ini sejarah singkatnya

Kamis, 18 Juni 2026 - 07:11 WIB

Satu di Sukabumi, daftar 17 SMA dan SMK baru di Jawa Barat 2026

Rabu, 17 Juni 2026 - 08:07 WIB

Kok ada perempuan makin tua tambah cantik? Ternyata ini rahasianya

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:51 WIB

A-Z Pantai Ujung Genteng Sukabumi, dari berburu sunset terbaik hingga kuliner

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:44 WIB

Survei: Pria Sunda paling ganteng di Indonesia

Berita Terbaru

Ilustrasi Hari Ayah - sukabumiheadline.com

Trend

Ahad, 21 Juni Hari Ayah Sedunia, ini sejarah singkatnya

Minggu, 21 Jun 2026 - 16:43 WIB