Pemain asal Sukabumi, Eriyanto dan 5 Nama Ini Tak Masuk Daftar Pemain Persib 2023

- Redaksi

Sabtu, 1 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Eriyanto, pemain Persib Bandung asal Sukabumi. l @eriyantou

Eriyanto, pemain Persib Bandung asal Sukabumi. l @eriyantou

sukabumiheadline.com l PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator Liga 1 2023/2024 merilis daftar nama pemain dari Persib Bandung dan 17 tim peserta lainnya.

Dilansir laman resmi LIB enam pemain Persib, yakni Achmad Jufriyanto, Eriyanto, Nick Kuipers, Abdul Aziz, Ridwan Ansori dan Ricky Kambuaya tidak ada dalam daftar pemain Persib musim ini.

Di laman resmi LIB, Persib hanya mencantumkan 25 pemain, termasuk di antaranya dua pemain asing rekrutan baru, Tyronne Del Pino dan Alberto Rodriguez.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rumor soal enam pemain ini sudah merebak sejak pekan lalu. Terbaru, keenamnya tidak dilibatkan dalam pertemuan tim yang biasanya dilakukan sebelum latihan tim.

Keenamnya justru mendapatkan latihan terpisah yang dipimpin oleh asisten pelatih Persib Bandung, Yaya Sunarya.

Dalam latihan terakhir Persib di Stadion Sidolig, Kota Bandung pada Jumat (30/6/2023) pelatih Persib Luis Milla menolak untuk memberikan wawancara.

Hal ini karena jajaran staf dan pelatih Persib baru akan memberikan pernyataan dalam konferensi pers jelang laga yang direncanakan akan dilakukan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Sabtu (1/7/2023).

Patut dinantikan apakah langkah Persib Bandung untuk keenam pemain tersebut. Apalagi keenam pemain masih memiliki kontrak panjang dengan Persib.

Disinyalir, bek kanan Persib Bandung asal Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Eriyanto sudah mendapatkan klub baru dan tinggal diperkenalkan. Sementara itu, rumor pun beredar soal peminjaman dua bek tengah Persib.

Baca Juga: Tragis, Karier Bek Persib Bandung asal Nagrak Sukabumi

Achmad Jufriyanto dan Nick Kuipers. Meski demikian, belum jelas kemana dua pemain ini akan berlabuh. Semua baru akan terjawab ketika bursa transfer pemain Liga 1 2023/2024 ditutup pada 20 Juli 2023 mendatang.

Berita Terkait

Analisis laga Persib vs Melbourne Victory FC di ACL Two besok malam
Profil Melbourne Victory FC, klub Australia bakal lawan Persib di ACL Two 2026/2027
Garudayaksa FC vs Persib malam ini, analisis pertandingan, statistik dan performa
Besok Garudayaksa FC vs Persib, Igor Tolic putar otak
Pangeran Biru menang tipis, analisis laga Madura United vs Persib malam ini
Lama dibekap cedera, Gakuto Notsuda tak sabar debut laga Madura United vs Persib
Footy Rankings – AFC Club Competitions Ranking prediksi Persib four-peat juara Super League
IWL 2026/2027, Pelatih Timnas Indonesia ingin putrinya bermain Liga Putri

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Analisis laga Persib vs Melbourne Victory FC di ACL Two besok malam

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Profil Melbourne Victory FC, klub Australia bakal lawan Persib di ACL Two 2026/2027

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Garudayaksa FC vs Persib malam ini, analisis pertandingan, statistik dan performa

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:19 WIB

Besok Garudayaksa FC vs Persib, Igor Tolic putar otak

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:16 WIB

Pangeran Biru menang tipis, analisis laga Madura United vs Persib malam ini

Berita Terbaru

Animasi Pantomimes Lumineuses karya Charles - 
19th century illustration of a praxinoscope theatre. In 1876, Reynaud, a French inventor, created the Praxinoscope, an improvement of the Zoetrope. The Praxinoscope replaced the narrow viewing slits of the Zoetrope with an inner circle of 12 mirrors (equal to the number of images), allowing a clearer and less distorted view of the moving image. Several people could watch the performance at the same time. After Reynaud licensed his invention in 1877, it sold well in a number of the large Paris department stores.This improved version included a glass viewing screen which allowed the moving image to be superimposed over a changeable background. He continued to improve the design and in 1880 created the first projection version. The Projection Praxinoscope used a lantern to project the moving images onto a small screen, allowing a larger audience to view it.

Khazanah

28 Oktober: Hari penting di Indonesia dan dunia

Rabu, 28 Okt 2026 - 00:44 WIB

Kesehatan

Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:26 WIB