Pemprov Jabar beli truk molen buat cor jalan desa di Sukabumi, ini fungsi dan cara kerjanya

- Redaksi

Rabu, 21 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Gubernur Jawa Barat dan truk molen atau mixer truck - sukabumiheadline.com

Ilustrasi Gubernur Jawa Barat dan truk molen atau mixer truck - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan membeli truk molen atau mixer truck untuk membangun jalan-jalan desa di Kabupaten Sukabumi.

Hal itu diungkap Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi ketika bertemu dengan Wahyu, Kepala Desa Panggalih, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, yang viral beberapa waktu lalu.

Kades Wahyu viral setelah keluarganya melakukan intimidasi terhadap Holis Muhlisin (31), salah seorang warga Desa Panggalih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melansir dari kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, gubernur yang akrab disapa KDM itu mengungkapkan, mulai tahun 2027, jalan-jalan desa di seluruh Jawa Barat akan dibangun oleh pemprov.

“Saya rencana, tahun depan tuh, jalan-jalan desa akan dibangun oleh provinsi,” kata Dedi Mulyadi.

Untuk itu, kata KDM, Pemprov Jawa Barat akan membeli truk molen untuk mengecor jalan-jalan desa di kawasan pegunungan.

“Untuk yang jauh-jauh, kita akan membeli truk molen. Untuk daerah-daerah di pegunungan,” kata dia.

Baca Juga :  Mengintip potensi perikanan Kabupaten Sukabumi 2026

“Karena anu sok cocorowokan teh, urang Sukabumi, Garut, Cianjur. Eta we tilu! (karena yang suka teriak—jalan rusak— itu, orang Sukabumi, Garut, Cianjur. Itu aja tiga. – red)” jelas Dedi, disambut gelak tawa Kades Wahyu.

Fungsi dan cara kerja truk molen

Ilustrasi membangun jalan desa dengan bantuan truk molen - sukabumiheadline.com
Ilustrasi membangun jalan desa dengan bantuan truk molen – sukabumiheadline.com

Truk molen atau mixer truck, adalah truk khusus konstruksi dengan drum berputar besar yang berfungsi mengangkut dan mengaduk beton segar dari batching plant ke lokasi proyek, menjaganya tetap cair dan homogen agar tidak mengeras sebelum digunakan.

Drum ini terus berputar dengan kecepatan sekira 8-12 rpm selama perjalanan, dan putarannya dibalik untuk mengeluarkan adukan beton saat tiba di lokasi.

Secara sederhana, truk yang juga dikenal dengan sebutan mobil molen, mixer truck, atau truck mixer ini, adalah “pabrik beton berjalan” yang memastikan beton sampai di lokasi dalam kondisi sempurna untuk digunakan.

Baca Juga :  Singgung Sukabumi, alasan KDM cuek bencana di Purwakarta: Bupatina geus alus

Fungsi utama

  • Mengangkut Beton Segar: Membawa campuran beton siap pakai (ready-mix) dari pabrik ke lokasi pengecoran.
  • Menjaga Konsistensi: Putaran drum mencegah beton mengeras atau terpisah selama pengangkutan, memastikan kualitas beton tetap terjaga.

Cara kerja

  • Pengadukan: Saat diisi, drum berputar perlahan untuk mengaduk material menjadi beton yang homogen.
  • Pengiriman: Drum tetap berputar dengan kecepatan rendah (8-12 rpm) agar beton tidak mengendap.
  • Penuangan: Saat tiba, arah putaran dibalik dan dipercepat agar beton keluar melalui saluran penuangan.

Fitur khas

  • Tabung Berputar: Ciri khasnya adalah tabung besar yang terus berputar untuk mengaduk.
  • Kapasitas Beragam: Tersedia dalam berbagai kapasitas, seperti 3 m³ (kecil) hingga 7 m³ (besar), dengan perbedaan panjang.
  • Performa Andal: Desainnya kuat untuk medan konstruksi, dengan konfigurasi roda yang stabil.

Berita Terkait

Kenalin AJS JFT 125, scrambler Eropa harga terjangkau
Toyota Kijang Super 2026: Mobil legendaris hadir dengan teknologi hybrid, harga?
Spesifikasi Tata Ultra, Mahindra dan Tata Ultra untuk Kopdes merah putih meskipun diprotes
Honda X-Tracker 150 cc 2026, bebek trail murah, irit BBM, tunggangan segala medan
Impor 35.000 pickup Mahindra: Spek dan harga mobil Kopdes Merah Putih dari India
Spesifikasi dan harga Triumph Scrambler 1200, dipakai Dedi Mulyadi keliling Jawa Barat
Honda Wave 125 punya USB-C Charger, konsumsi BBM 71,4 km/liter, harga?
Daihatsu e-Hijet Cargo – Daihatsu e-Atrai, mobil listrik hasil kerja bareng Suzuki dan Toyota

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 15:00 WIB

Kenalin AJS JFT 125, scrambler Eropa harga terjangkau

Jumat, 27 Februari 2026 - 20:19 WIB

Toyota Kijang Super 2026: Mobil legendaris hadir dengan teknologi hybrid, harga?

Senin, 23 Februari 2026 - 05:47 WIB

Spesifikasi Tata Ultra, Mahindra dan Tata Ultra untuk Kopdes merah putih meskipun diprotes

Minggu, 22 Februari 2026 - 07:02 WIB

Honda X-Tracker 150 cc 2026, bebek trail murah, irit BBM, tunggangan segala medan

Kamis, 19 Februari 2026 - 21:27 WIB

Impor 35.000 pickup Mahindra: Spek dan harga mobil Kopdes Merah Putih dari India

Berita Terbaru

Ilustrasi musim kemarau - sukabumiheadline.com

Sains

Kapan mulai musim kemarau 2026? Ini prediksi BMKG

Rabu, 4 Mar 2026 - 08:00 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131