Bocah Kadudampit Sukabumi hilang di Cikole ditemukan berkat Call Center 110

- Redaksi

Kamis, 26 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bocah Kadudampit Sukabumi hilang di Cikole ditemukan berkat Call Center 110 - Humas Polri

Bocah Kadudampit Sukabumi hilang di Cikole ditemukan berkat Call Center 110 - Humas Polri

sukabumiheadline.com – Berkat Call Center 110 Polri, bocah yang hilang di Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Jawa Barat, akhirnya berhasil ditemukan petugas Operasi Ketupat Lodaya Polres Sukabumi Kota, Rabu (25/3/2026).

Dikutip sukabumiheadline.com dari laman resmi kepolisian, bocah berusia 6 tahun tersebut sempat terpisah dari orang tuanya usai bermain di salah satu playground di Jalan RE Martadinata, Kecamatan Cikole.

Peristiwa tersebut bermula saat petugas layanan Call Center 110 Polres Sukabumi Kota menerima laporan dari warga yang kehilangan anaknya saat menemani bermain di area playground.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mendapatkan laporan tersebut, petugas langsung bergerak cepat dengan menyebarkan informasi ke seluruh jajaran di lapangan. Tak berselang lama, petugas Polsek Cikole yang tengah melaksanakan patroli di sekitar Jl. Siliwangi menemukan seorang bocah yang sesuai dengan ciri-ciri laporan.

Bocah yang diketahui bernama Ahmad Almik Dadi, warga Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, itu kemudian diamankan dan dibawa ke SPKT Polres Sukabumi Kota untuk memastikan keselamatannya, sebelum akhirnya dipertemukan kembali dengan pihak keluarga.

Menurut keterangan orang tua, Ahmad sempat terpisah setelah bermain di playground. Pihak keluarga yang panik langsung berupaya mencari ke sejumlah titik di sekitar Jalan RE Martadinata, namun tidak berhasil menemukan keberadaan anaknya.

Mereka pun akhirnya memutuskan menghubungi Call Center 110 untuk meminta bantuan petugas.

Plt Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, IPDA Ade Ruli Bahtiarudin menyampaikan, keberhasilan tersebut tidak lepas dari sinergi dan kesiapsiagaan personel di lapangan dalam merespon setiap laporan masyarakat.

“Begitu menerima laporan dari masyarakat melalui layanan 110, kami langsung menyebarkan informasi tersebut ke seluruh anggota di lapangan. Alhamdulillah, dalam waktu relatif singkat, anak tersebut berhasil ditemukan dalam kondisi aman dan sehat,” ujar Ade.

Ade juga mengimbau kepada para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya saat berada di tempat umum yang ramai pengunjung.

“Kami mengimbau kepada para orang tua untuk selalu mengawasi anak-anaknya, terutama saat berada di tempat keramaian. Jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, masyarakat dapat segera menghubungi layanan 110 agar dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kolaborasi haram dua pria Kalapanunggal dan Kabandungan Sukabumi maling domba
Infrastruktur listrik dan internet di wilayah Pajampangan Sukabumi belum merata
Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi minta PT Prosweal Indomax Parungkuda patuhi 20 poin rekomendasi
Perhutani KPH Sukabumi dan TNGHS komitmen lindungi kawasan hutan
Rania, bayi stunting di Cikidang Sukabumi akhirnya ditangani polisi
Ratusan ASN Kota Sukabumi diperiksa terkait judol Rp1,8 miliar
Innalillahi, rumah Sekdes di Kasepuhan Sinarresmi Sukabumi ludes terbakar
KDM: Terkesan Jawa Barat hanya Sukabumi, urus atuh ku nu di handap!

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 08:09 WIB

Kolaborasi haram dua pria Kalapanunggal dan Kabandungan Sukabumi maling domba

Sabtu, 12 September 2026 - 20:00 WIB

Infrastruktur listrik dan internet di wilayah Pajampangan Sukabumi belum merata

Kamis, 10 September 2026 - 23:00 WIB

Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi minta PT Prosweal Indomax Parungkuda patuhi 20 poin rekomendasi

Kamis, 10 September 2026 - 20:01 WIB

Perhutani KPH Sukabumi dan TNGHS komitmen lindungi kawasan hutan

Rabu, 9 September 2026 - 17:10 WIB

Rania, bayi stunting di Cikidang Sukabumi akhirnya ditangani polisi

Berita Terbaru