Pemprov Jabar siapkan Rp218 miliar untuk siswa miskin SMA/SMK swasta

- Redaksi

Rabu, 11 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sukabumiheadline.com – Siswa kurang miskin untuk jenjang SMA/SMK swasta di Jawa Barat (Jabar) akan menerima beasiswa. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menegaskan ratusan miliar Rupiah dana beasiswa bagi siswa SMA/SMK swasta telah dipersiapkan di APBD Jawa Barat tahun 2026.

Jumlah penerima beasiswa akan mengacu dari data jumlah peserta didik saat masuk tahun ajaran baru 2026/2027 beberapa bulan lagi.

“Mulai belajarnya itu kan nanti bulan Juni-Juli. Jadi hari ini belum bisa mendapat update data jumlah siswa kelas 1 tidak mampu di sekolah swasta tahun ajaran 2026/2027,” kata Dedi Mulyadi, dikutip sukabumiheadline.com, Rabu (11/2/2026), dari laman resmi Pemprov Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut KDM (sapaan karibnya) anggaran tersebut akan masuk dalam pergeseran anggaran di APBD 2026. Total beasiswa untuk siswa di SMA dan SMK swasta pada 2026 senilai Rp218 miliar.

Beasiswa itu terbagi menjadi Rp150 miliar beasiswa operasional sekolah swasta dan Rp68 miliar beasiswa personal.

Untuk informasi, siswa tidak mampu desil 1 sampai 4 akan menerima beasiswa operasional Rp600.000 per-tahun. Selain itu, siswa desil 1 atau kategori miskin ekstrem juga diberi beasiswa personal untuk membeli kebutuhan perlengkapan sekolah.

Adapun, beasiswa personal diberikan untuk beli sepatu, baju, buku, tas. Operasional untuk bayar SPP di sekolah swasta.

Sebelumnya, Komisi V DPRD Jawa Barat menyebut beasiswa bagi siswa miskin di SMA dan SMK swasta belum dialokasikan ke dalam APBD 2026.

Siswa bisa terima beasiswa operasional Rp600.000 per tahun Komisi V DPRD lalu meminta Pemda Provinsi Jawa Barat untuk melakukan pergeseran APBD 2026 agar beasiswa bagi siswa miskin di SMA dan SMK swasta tetap bisa dimasukkan.

Berita Terkait

Prabowo matangkan rencana pendidikan gratis dari PAUD/TK hingga kuliah
LPEM FEB UI: Mahasiswa sains, teknologi, teknik dan matematika kian sulit cari kerja
9 pelajar Sukabumi ikuti Olimpiade Ekonomi Syariah Nasional 2026
Peluang kuliah di Amerika Serikat untuk guru SD/SMP/SMA Sukabumi, daftar online di sini
Daftar universitas swasta terbaik di Indonesia versi QS World University Rankings 2027
Kapten Persib Marc Klok diterima kuliah di Harvard, mengenal HBS
10 jurusan kuliah yang lulusannya jadi pengangguran terselubung
Kisah Asma Wafa Andina, kadet putri mundur dari Unhan RI Karena harus lepas jilbab

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 18:18 WIB

Prabowo matangkan rencana pendidikan gratis dari PAUD/TK hingga kuliah

Selasa, 22 September 2026 - 18:54 WIB

LPEM FEB UI: Mahasiswa sains, teknologi, teknik dan matematika kian sulit cari kerja

Rabu, 16 September 2026 - 23:30 WIB

9 pelajar Sukabumi ikuti Olimpiade Ekonomi Syariah Nasional 2026

Jumat, 11 September 2026 - 18:51 WIB

Peluang kuliah di Amerika Serikat untuk guru SD/SMP/SMA Sukabumi, daftar online di sini

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:50 WIB

Daftar universitas swasta terbaik di Indonesia versi QS World University Rankings 2027

Berita Terbaru

Seorang wanita sedang melakukan perawatan rambut di salon kecantikan - sukabumiheadline.com/AI

Hikmah

Haram, hukum menjual rambut dalam Islam

Selasa, 29 Sep 2026 - 00:01 WIB

Nissan Pixo EV - Nissan

Otomotif

Mobil mungil Nissan Pixo meluncur, cek harga dan spesifikasi

Senin, 28 Sep 2026 - 18:00 WIB