Perjalanan spiritual Profesor Harvard Henry Klassen mualaf, langsung ikut puasa Ramadhan

- Redaksi

Senin, 1 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Profesor Universitas Harvard, Henry Klassen, mualaf, langsung ikut puasa Ramadhan. - Istimewa

Profesor Universitas Harvard, Henry Klassen, mualaf, langsung ikut puasa Ramadhan. - Istimewa

sukabumiheadline.com – Henry Klassen, seorang profesor ternama di Universitas Harvard di Amerika Serikat telah menjadi mualaf pada awal Ramadhan 1445/2024. Meskipun ia baru saja menjadi umat Muslim, ia langsung berpuasa di bulan Ramadhan ini.

Dilansir dari Mina News pada Senin, 1 April 2024, pada hari pertama Ramadhan, Henry Klassen tidak hanya berpuasa, tetapi dia juga shalat Tarawih. Tentunya, hal ini menjadi pengalaman pertama bagi akademisi tersebut.

Bahkan, seperti yang dilaporkan oleh Azon Global, Henry Klassen juga dikabarkan akan segera menunaikan ibadah umrah. Kabar keislaman Henry sebelumnya menjadi viral di media sosial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada 15 Maret 2024, akun X Globe Eye News mengunggah videonya saat mengucapkan dua kalimat syahadat. Video berdurasi 1 menit 32 detik itu menampilkan Henry Klassen dan seorang ulama yang duduk berdampingan di sebuah sofa dan berjabat tangan.

Baca Juga :  Jalani Sidang Perdana Kasus Allahmu Lemah, Ferdinand Ngotot Ngaku Mualaf

Tampak bahwa ulama yang mengenakan serban khas Timur Tengah mendorong profesor untuk mengucapkan dua kalimat syahadat. Meskipun dia agak gugup, Henry berhasil mendengarkan apa yang dikatakan ulama dan suara yang terdengar di balik video menyaksikan orang-orang secara bersamaan mengucapkan takbir berulang kali.

Dilaporkan bahwa Henry Klassen mengubah namanya menjadi Abdul Haq setelah menjadi Muslim. Sementara itu, Ilmuwan pintar Henry Klassen baru-baru ini menemukan obat sel induk yang disetujui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (AS).

Baca Juga :  Pelayan Gereja Mualaf Setelah Mendengar Lagu Band Wali

Ini adalah obat untuk pengobatan kebutaan genetik. Menurut situs web Pusat Penelitian Sel Induk UC Irvine (UCI), bidang penelitian Henry Klassen berkonsentrasi pada bidang oftalmologi atau penelitian tentang kesehatan dan penyakit mata. Bidang penelitiannya terutama berfokus pada sel induk retina.

Dengan demikian, penelitian Henry Klassen biasanya berkonsentrasi pada pendekatan untuk penyakit degeneratif retina seperti retinitis pigmentosa dan degenerasi makula.

Adapun latar pendidikan Henry Klassen, ia lulus dari University of Pittsburgh dengan gelar MD dan PhD, dan kemudian menjalani praktik kedokteran di Cambridge Hospital dan Harvard Medical School sebelum menetap di Yale Eye Center.

Berita Terkait

1 Ramadhan: PERSIS gunakan Imkanur Rukyat, membanding dengan NU dan Muhammadiyah
14 Februari dan Hari Valentine menurut media AS: Ditetapkan gereja, Paus Gelasius I
28 stasiun radio di Sukabumi dan sejarah 13 Februari Hari Radio Sedunia
Sampai kapan orang yang baru memeluk Islam menyandang sebutan mualaf?
Harimau Sunda dan Kontinental: Mengapa hanya dua subspesies maung di dunia?
Pamer manuskrip turats ulama Pasundan, pengertian Haol Masyayikh di Sunanulhuda Sukabumi
Haram! Hukum membuang sampah sembarangan menurut Islam, ini dalilnya
Mengapa di Sukabumi ada nama Loji? Begini asal-usulnya

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 04:21 WIB

1 Ramadhan: PERSIS gunakan Imkanur Rukyat, membanding dengan NU dan Muhammadiyah

Sabtu, 14 Februari 2026 - 04:00 WIB

14 Februari dan Hari Valentine menurut media AS: Ditetapkan gereja, Paus Gelasius I

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:06 WIB

28 stasiun radio di Sukabumi dan sejarah 13 Februari Hari Radio Sedunia

Jumat, 13 Februari 2026 - 01:40 WIB

Sampai kapan orang yang baru memeluk Islam menyandang sebutan mualaf?

Minggu, 1 Februari 2026 - 08:00 WIB

Harimau Sunda dan Kontinental: Mengapa hanya dua subspesies maung di dunia?

Berita Terbaru

Ilustrasi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi - sukabumiheadline.com

Jawa Barat

Kalau masih ada maling motor, KDM: Gubernur gagal

Kamis, 19 Feb 2026 - 03:30 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131