Hari jadi ke-60, mengenang 5 periode Setukpa Polri Sukabumi

- Redaksi

Minggu, 29 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi gerbang Setukpa Lemdiklat Polri Sukabumi - sukabumiheadline.com

Ilustrasi gerbang Setukpa Lemdiklat Polri Sukabumi - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri, Kota Sukabumi memperingati hari jadinya yang ke-60 pada Sabtu (28/3/2026).

Acara diisi dengan pelaksanaan apel siaga sekaligus kegiatan Korve (bersih-bersih) di Lapang Merdeka Kota Sukabumi, Jawa Barat. Kegiatan gotong royong berskala besar ini melibatkan kolaborasi langsung antara siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) angkatan ke-55 tahun 2026 dan seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.

Selain menggelar pemeriksaan kesehatan gratis, juga dilakukan aksi bersih-bersih kota, serta penanaman pohon sebagai upaya menjaga keberlanjutan lingkungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain dihadiri Kepala Setukpa Lemdiklat Polri Brigjen Pol. Dirin bersama jajaran, kegiatan juga diikuti Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki, Wakil Wali Kota Bobby Maulana.

Untuk informasi, Setukpa Lemdiklat Polri Sukabumi sudah berdiri sejak era kolonial Belanda. Pada periode penjajahan Belanda, Setukpa diberi nama Politie School.

Berikut ulasan 5 periode Setukpa Lemdiklat Polri Sukabumi, dirangkum sukabumiheadline.com dari sukabumixyz.com.

Baca Juga: Daftar Nama Pejabat Kapolri dari Masa Penjajahan hingga Saat Ini

Mengenal 5 Periode Setukpa Polri Sukabumi

Setukpa atau Sekolah Pembentukan Perwira Polri yang berada di Kota Sukabumi, Jawa Barat dulu dikenal orang dengan nama Sekolah Calon Perwira (Secapa) yang didirikan untuk menyelenggarakan fungsi pembentukan perwira Polri yang bersumber dari anggota Polri.

Setukpa dipimpin oleh kepala yang disingkat dengan jabatan Kasetukpa yang bertanggung jawab kepada Kepala Lembaga Pendidikan Polisi atau Kalemdikpol.

Saat ini Kasetukpa dipimpin oleh Brigadir Jenderal (Pol) Tugas Dwi Apriyanto, S.H. Bagi warga Sukabumi mungkin belum banyak tahu tentang sejarah Setukpa, berikut adalah lima periode sejarah perkembangan Setukpa Sukabumi.

Gedung Setukpa Polri Sukabumi. l Istimewa
Gedung Setukpa Polri Sukabumi – Ist

[1] Periode Belanda-Jepang

Diawali tahun 1927 sampai dengan tahun 1942, pada periode penjajahan Belanda, waktu itu Setukpa diberi nama Politie School. Sekolah polisi ini mendidik: Siswa Agen Polisi, Siswa Komandan Polisi, Siswa Inspektur Polisi dan Siswa Mantri Polisi.

Lalu, era pendudukan Jepang, tahun 1942 s/d 1944. Pada waktu itu diberi nama Jawakaisatsu dan mendidik: Siswa Kotoka Sodhako Pendidikan Polisi Tinggi, Siswa Gaikie Kaisat Pendidikan Polisi Rendah. Tercatat Jawakaisatsu menelurkan lima angkatan alumni, di antaranya mantan Kapolri yang ke-3, yaitu Mayjen Pol. R. Sutjipto Danukusumo.

[2] Periode 1945 – 1951

Pada tahun 1945 s/d 1948, saat negara dalam keadaan perang (Agresi Belanda), Jawakaisatsu berubah nama menjadi SPB. Kala itu, semua siswanya dikerahkan untuk membela negara. Orang yang ditunjuk menjadi Direktur SPB adalah Komisaris Polisi Bustami Aman, orang Sumatera yang memiliki gelar Datuk Rangkayo Besar.

Lalu periode tahun 1949 s/d 1951, jaman Republik Indonesia Serikat (RIS), namanya dirubah menjadi SPI/Politie School. Pengajaran di antaranya terdapat pendidikan gabungan, pendidikan Kepolisian Belanda dan RI.

Siswa Setukpa Polri Sukabumi. l Istimewa
Siswa Setukpa Polri Sukabumi – Ist

[3] Periode 1952 – 1968

Pada 1952 s/d 1960, berakhirnya RIS, SPI pun dirubah namanya kembali menjadi SPN (Sekolah Kepolisian Negara). Siswa yang dididik di antaranya Siswa Agen Polisi, Siswa Brigadir Polisi, Siswa Inspektur Polisi dan Siswa Komisaris Polisi Selain itu ada juga Siswa Inspektur ABCDE. Orang yang menjabat Direkturnya KBP. R. Saleh Sastra Negara. Salah satu alumninya terdapat mantan Kapolri yang ke-9 Jenderal Polisi Anton Sudjarwo.

Lanjut pada periode tahun 1960 s/d 1965, awal Polisi masuk ABRI, SPN berubah nama menjadi SAKRI. Kala itu yang dididik di antaranya Basis PTIK angkatan Rajawali, Siswa Untea dari Irian Barat, Siswa Agen Polisi, Brigadir Polisi, Inspektur Polisi, Siswa Komisaris Polisi, Siswa Brigwan dan Siswa Sie Bang. Orang yang menjabat Direktur adalah Kombes Pol R. Suroso Tjokrosoebroto dan AKBP Drs. Moh. Soebekti.

Siswa Setukpa Polri Sukabumi. l Istimewa
Siswa Setukpa Polri Sukabumi – Ist

[4] Periode 1965 – 1980

Hanya bertahan 2 tahun, SAKRI berganti nama lagi menjadi Akademi Angkatan Kepolisian (AAK) yang di dalamnya terdiri dari Kursus Dasar Perwira, Kursus Komandan, dan Latihan Wira Bank. Dalam AAK yang dididik adalah para taruna Polisi. AAK tercatat melahirkan 11 angkatan.

[5] Periode 1980 – sekarang

Pada tahun 1980, AAK berubah menjadi AKABRI Bagian Kepolisian dan pindah ke Candi Semarang. Saat itulah kemudian sekolah polisi di Sukabumi berubah nama menjadi Secapa (Sekolah Calon Perwira).

Setukpa Polri Sukabumi saat ini. l Istimewa
Setukpa Polri Sukabumi saat ini. l Istimewa

Pejabat-pejabat yang pernah menjabat Gubernur AKK di Sukabumi antara lain: Brigjen Pol. Drs. Soemantri Sakimi, Brigjen Pol. Drs. Sujoed bin Wahyu W, Brigjen Pol. Drs. Soetadi Ronodipuro, Mayjen Pol. Drs. Soemarko, Mayjen Pol. Drs. Utaryo Suryo Winata, Mayjen Pol. Drs. Issukandar, dan Mayjen Pol. Drs. Daryono Warsito.

Selamat Hari Bhayangkara 1 Juli, semoga Kepolisian RI selalu berada paling depan dalam menegakkan hukum dan menjaga kewibawaan Indonesia sebagai negara hukum.


Dilarang republikasi artikel kategori Headline dan Rubrik Headline tanpa seizin Redaksi sukabumiheadline.com

Berita Terkait

Daftar Muslimah perawat korban perang, public health nurse dan social worker era Nabi SAW
Menelusuri silsilah KH Ahmad Sanusi: Dari Sukabumi ke Sunan Giri hingga Nabi SAW
Suami dipenjara, tiga madzhab melarang istri gugat cerai
Daftar prangko bertema Sukabumi, dari Geopark Ciletuh hingga KH Ahmad Sanusi
Masjid Al Munawaroh Kadudampit, mengintip detail bangunan bersejarah di Sukabumi
Kisah Umar bin Khattab pecat panglima perang Khalid bin Walid karena tak pernah salah
Tinjauan fiqih memungut uang untuk peringatan HUT RI setiap 17 Agustus
Mengenal penguasa Kesultanan Cirebon keturunan Prabu Siliwangi

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 03:12 WIB

Daftar Muslimah perawat korban perang, public health nurse dan social worker era Nabi SAW

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:15 WIB

Menelusuri silsilah KH Ahmad Sanusi: Dari Sukabumi ke Sunan Giri hingga Nabi SAW

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:38 WIB

Suami dipenjara, tiga madzhab melarang istri gugat cerai

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:52 WIB

Daftar prangko bertema Sukabumi, dari Geopark Ciletuh hingga KH Ahmad Sanusi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:00 WIB

Masjid Al Munawaroh Kadudampit, mengintip detail bangunan bersejarah di Sukabumi

Berita Terbaru

Vespa GTV 278 CC - Vespa

Otomotif

Vespa GTV 278 CC: Sporty dengan racing look, cek harganya

Senin, 24 Agu 2026 - 16:53 WIB