Profil Mojtaba Khamenei, kandidat kuat pemimpin baru Iran dan silsilah ke Rasulullah SAW

- Redaksi

Jumat, 6 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sayyid Mojtaba Hosseini Khamenei - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Sayyid Mojtaba Hosseini Khamenei - Ilustrasi sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Setelah Ayatollah Ali Khamenei gugur dalam serangan Amerika Serikat (AS)-Israel di Teheran, Iran pada 28 Februari 2026 lalu, Negeri Mullah tersebut masih belum memiliki sosok penggantinya. Baca selengkapnya: Profil Ali Khamenei: Innalillahi, pemimpin tertinggi Iran dibunuh AS-Israel

Namun, setelah Ayatollah Alireza Arafi ditunjuk sebagai anggota Dewan Kepemimpinan Sementara bersama Presiden Masoud Pezeshkian dan Ketua Kehakiman Gholam-Hossein Mohseni-Eje’i., kini muncul satu nama yang digadang-gadang menjadi kandidat terkuat pengganti, yakni Mojtaba Khamenei yang merupakan putra kedua dari Ayatollah Ali Khamenei. Baca selengkapnya: Profil, pendidikan dan karier politik Ayatollah Alireza Arafi, suksesor Ali Khamenei yang gugur

Dalam artikel berjudul Unmasking the Bayt, Mojtaba dianggap paling berpengaruh secara politik dan sering disebut sebagai calon penerus ayahnya dibanding saudara-saudaranya yang lain.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemunculan Mojtaba sebagai calon kuat tidak hanya datang dari pengaruh ayahnya, tapi dari peran yang dimainkannya di Kantor Pemimpin Tertinggi.

Terbaru, sosoknya ditolak Presiden AS, Donald Trump, karena Mojtaba menjadi sorotan ketika kerusuhan terjadi dalam unjuk rasa yang terjadi dalam sengketa pemilihan umum Presiden Iran 2019. Ia diyakini bertanggungjawab atas kerusuhan itu.

Trump menegaskan bahwa kepemimpinan baru Iran sebaiknya bersikap lebih terbuka terhadap Amerika Serikat.

Diberitakan Aljazeera, dalam wawancara dengan Axios, Trump menolak kemungkinan putra Khamenei, Mojtaba Khamenei, menjadi penerus.

“Mereka hanya membuang-buang waktu. Putra Khamenei itu orang yang tidak berbobot. Harus dilibatkan dalam penunjukan tersebut,” kata Trump.

Profil dan biodata Sayyid Mojtaba Hosseini Khamenei

Sayyid Mojtaba Hosseini Khamenei - Iran International
Sayyid Mojtaba Hosseini Khamenei – Iran International

Pemilik nama lengkap Sayyid Mojtaba Hosseini Khamenei (bahasa Persia: سید مجتبی حسینی خامنه‌ای;) ini lahir di Masyhad pada 8 September 1969. Ia adalah seorang ulama asal Iran dan putra kedua dari Ali Khamenei dan Mansoureh Khojaste Bagherzadeh.

Ia menikah dengan Zahra Haddad-Adel (2004–2026), dan memiliki anak Mohammad-Bagher Khamenei dan Fatemeh Khamenei. Zahra Haddad Adel sendiri merupakan putri mantan Ketua Parlemen Iran.

Baca Juga :  Menlu Iran ke Presiden AS: Kalau mau deal jangan kurang ajar pada Khamenei

Mojtaba memiliki saudara kandung, yakni Mostafa Khamenei, Masoud Khamenei, Meysam Khamenei, Boshra Khamenei, dan Hoda Khamenei.

Kendati Ali Khamenei bukan seorang raja dan tidak bisa serta merta mewariskan takhta pada putranya, Mojtaba memiliki kekuatan penting di antara lingkaran orang-orang garis keras di sekitar ayahnya, yang membayangi badan konstitusional. Jika dia mendapat dukungan dari Garda Revolusi, mereka dapat memengaruhi proses pemilihan hukum yang menguntungkannya.

Baca Juga: Profil Ahmed al-Sharaa, Presiden Suriah keturunan Rasulullah SAW?

Masa kecil dan kehidupan pribadi

Pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei - sukabumiheadline.com
Pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei – sukabumiheadline.com

Masa kecil Mojtaba bertepatan dengan kemunculan ayahnya sebagai tokoh revolusioner terkemuka melawan monarki Iran, Shah Mohammad Reza Pahlavi. Pada momen ini, Mojtaba kecil kerap menyaksikan ayahnya mendapat penyiksaan atas aksi-aksi revolusinya.

Setelah Revolusi Islam pada 1979, nasib politik keluarganya berubah secara dramatis. Mojtaba pindah dari Masyhad ke Teheran seiring ayahnya yang menempati posisi-posisi strategis.

Mojtaba sekolah di SMA Alavi, tempat pelatihan bagi para elit rezim dan lulus pada tahun 1987.

Selanjutnya, Mojtaba bertugas di angkatan bersenjata selama Perang Iran-Irak, khususnya Batalyon Habib. Setelah Ali Khamenei diangkat menjadi pemimpin tertinggi pada 1989, Mojtaba menjadi putra mahkota dan mulai studi keagamaannya.

Pada 1999 ia sempat pindah ke Qom untuk memperdalam ilmu agamanya.

Dikutip sukabumiheadline.com dari artikel berjudul Pemimpin Tertinggi Iran: Siapa yang akan menggantikan Ali Khamenei di tengah rumor tentang kesehatannya? dari BBC, dalam kurun 1990-an akhir, profil Mojtaba mulai menguat dan selalu tampil di samping ayahnya.

Intrik politik

Dalam artikel Mojtaba Khamenei: The Supreme Leader’s Gatekeeper & Guardian, pada 2005, Mojtaba dilaporkan campur tangan dalam pemilihan presiden. Mehdi Karroubi, mantan ketua parlemen Iran dan Calon Presiden Iran saat itu, menuduh Mojtaba memberikan dukungan penting kepada Mahmoud Ahmadinejad yang terpilih sebagai Presiden Iran.

Baca Juga :  Profil Ali Khamenei: Innalillahi, pemimpin tertinggi Iran dibunuh AS-Israel

Dalam pemilihan 2009, intervensi ini berlanjut, dengan laporan bahwa Mojtaba merekayasa kemenangan pemilihan kembali presiden Ahmadinejad.

Karier militer

Karier militer dimulai pada 1987 dengan masuk ke Angkatan Darat. Pada tahun yang sama, dia menjadi anggota satuan Divisi Mohammad Rasulullah ke-27. Setelahnya, ia menempuh karier militer di Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) Iran. Dia pernah memimpin Habib Ring dan memiliki pengaruh besar di Basij, salah satu sayap organisasi IRGC.

Mojtaba sering terlibat misi selama perang Iran-Irak, seperti Operasi Beit ol-Moqaddas 2, Operasi Beit ol-Moqaddas 4
Operasi Fajar 10. Ia juga terlibat dalam menghentikan Gerakan Hijau Iran pada 2009-2010. Adapun aksi tersebut merupakan protes adanya kecurangan atas terpilihnya Mahmoud Ahmadinejad sebagai Presiden Iran.

Silsilah ke Nabi Muhammad SAW

Dikutip dari Kitab Hamzah bin Musa Al-Kadzim, Kitab Bani Fatimah dan Kitab Asy-Syajarah Ath-Thaybah, dan Encyclopédie de l’Islam, Mojtaba disebut sebagai keturunan ke-41 dari Nabi Muhammad SAW.

  1. Nabi Muhammad Shallallahu Alahi Wasallam
  2. Sayyidatuna Fatimah Az-Zahra
  3. Imam Husein Asy-Syahid
  4. Imam Ali Zainal Abidin
  5. Sayyid Ali Al-Asghar
  6. Sayyid Hasan Al-Afthas
  7. Sayyid Husein
  8. Sayyid Hasan
  9. Sayyid Muhammad Al-Mada’ini
  10. Sayyid Ahmad
  11. Mir Sayyid Ali Ath-Thaybah
  12. Mir Sayyid Ali Ats-Tsani
  13. Sayyid Mir Ali Ats-Tsalits
  14. Mir Sayyid Abdul Fattah
  15. Mir Syarifuddin An-Nasabah
  16. Sayyid Abdul Majid
  17. Sayyid Shamad
  18. Sayyid Abdullah
  19. Sayyid Mubarak Syah
  20. Sayyid Ruhullah
  21. Sayyid Fathullah
  22. Sayyid Majduddin
  23. Sayyid Najmuddin
  24. Sayyid Mahmud
  25. Sayyid Husein
  26. Sayyid Hasan
  27. Mir Sayyid Baba Hasyim Muhammad
  28. Sayyid Bayazid
  29. Mir Sayyid Jalal
  30. Mir Sayyid Ridha
  31. Sayyid Ruhullah
  32. Sayyid Quthbuddin
  33. Sayyid Dhahiruddin
  34. Sayyid Fakhruddin Tafrasyi Fakhrayi
  35. Sayyid Mirza Ali Akbar
  36. Sayyid Muhammad Taqi
  37. Sayyid Muhammad Husaini Tafrasyi
  38. Sayyid Husein Najafi
  39. Ayatullah Sayyid Jawad Khamenei
  40. Imam Ayatullah Sayyid Ali Khamenei (Pemimpin Tertinggi Iran yang gugur akibat serangan AS-Israel beberapa waktu lalu.

Berita Terkait

Profil Ahmed al-Sharaa, Presiden Suriah keturunan Rasulullah SAW?
Profil, pendidikan dan karier politik Ayatollah Alireza Arafi, suksesor Ali Khamenei yang gugur
Sepak terjang dan profil Suster Ika: Biarawati amankan 13 wanita Jawa Barat dari eksploitasi seksual
Hak dan kewajiban ibu tiri menurut Islam, hikmah dari tragedi Nizam asal Sukabumi
Kathellen Sousa, rekan Cristiano Ronaldo mualaf jelang Ramadhan
1 Ramadhan: PERSIS gunakan Imkanur Rukyat, membanding dengan NU dan Muhammadiyah
14 Februari dan Hari Valentine menurut media AS: Ditetapkan gereja, Paus Gelasius I
28 stasiun radio di Sukabumi dan sejarah 13 Februari Hari Radio Sedunia

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 22:55 WIB

Profil Mojtaba Khamenei, kandidat kuat pemimpin baru Iran dan silsilah ke Rasulullah SAW

Rabu, 4 Maret 2026 - 20:50 WIB

Profil Ahmed al-Sharaa, Presiden Suriah keturunan Rasulullah SAW?

Senin, 2 Maret 2026 - 11:00 WIB

Profil, pendidikan dan karier politik Ayatollah Alireza Arafi, suksesor Ali Khamenei yang gugur

Senin, 23 Februari 2026 - 23:55 WIB

Sepak terjang dan profil Suster Ika: Biarawati amankan 13 wanita Jawa Barat dari eksploitasi seksual

Senin, 23 Februari 2026 - 00:57 WIB

Hak dan kewajiban ibu tiri menurut Islam, hikmah dari tragedi Nizam asal Sukabumi

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131