Remaja putri asal Sukabumi laporkan Habib Kwitang dan WNA Arab Saudi ke Bareskrim Polri

- Redaksi

Kamis, 28 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pernikahan. l Istimewa

Ilustrasi pernikahan. l Istimewa

sukabumiheadline.com – Remaja perempuan di bawah umur asal Sukabumi, Jawa Barat, menjadi korban penipuan dan eksploitasi seksual oleh warga negara asing (WNA) asal Jeddah, Arab Saudi yang bernama Abdulsalam Mohammaed Ismail M.

Remaja perempuan berinisial SDA (17) itu kemudian melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Bareskrim Polri melalui kuasa hukumnya, YAN Mangandar Putra.

“Kami sudah melaporkan pada 25 Agustus 2025,” kata Mangandar, Rabu (27/8/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mangandar melaporkan Abdulsalam atas dugaan tindak pidana pelanggaran Pasal 4 UU tentang TPPO, Pasal 76i Juncto Pasal 88 UU tentang Perlindungan Anak, dan atau Pasal 12 UU tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual yang diduga terjadi pada Jumat (4/4/2025).

SDA masih sekolah ditawari menikah dengan pria kaya

Dijelaskan Mangandar, tindak pidana yang dialami korban tersebut berawal dari tawaran perjodohan dari tetangga SDA, bernama Yayah Siti Nadiah. Dalam kasus ini, wanita yang akrab dipanggil Teteh Nyanya itu merupakan salah satu pihak terlapor, karena dari Teteh Nyanya itulah SDA mendapat tawaran perjodohan dengan pria asal Jeddah, Arab Saudi.

Berawal dari tawaran Teteh Nyanya kepada SDA untuk mau dinikahkan secara resmi dengan Abdulsalam dan langsung dibawa ke Arab Saudi. Padahal, saat itu SDA belum genap berusia 18 tahun dan masih duduk di bangku kelas XII sebuah SMK.

Agar keluarga korban menyetujui, Teteh Nyanya bahkan menjanjikan, proses pernikahan akan dilanjutkan di kedutaan. Teteh Nyanya memastikan soal usia SDA yang masih di bawah umur tak menjadi persoalan.

Baca Juga :  Peduli wanita asal Sukabumi korban pembunuhan, Peradi Surabaya ajukan Amicus Curiae

Teteh Nyanya juga menjanjikan SDA akan mendapat uang bulanan dan ibunya akan mendapat jatah uang serta rumah. Karena kondisi ekonomi keluarga yang tidak mampu, orang tua SDA menerima perjodohan itu.

Mahar yang dijanjikan senilai Rp70 juta, akan dibagi antara korban dan Teteh Nyanya yang menjodohkannya. Pembagian uang bahkan dalam bentuk perjanjian. “Dibuat surat perjanjian,” ungkap Mangandar.

Setelah disetujui keluarga, Teteh Nyanya menghubungi SDA pada Sabtu, 22 Maret 2025, dan menyampaikan calon pengantin pria ingin melakukan video call.

Teteh Nyanya lalu menjemput SDA dengan didampingi bibinya ke sebuah vila. Turut hadir di lokasi adalah Pak Haji (suami Teteh Nyanya), Habib Ibnu Kwitang, dan Mr Mohammad. Semua yang hadir tersebut kemudian turut menjadi terlapor.

Adapun SDA dibawa ke vila tersebut untuk melakukan video call dengan Abdulsalam. Saat melakukan video call, SDA diminta melepas kerudung dan disuruh berjalan bak model di depan kamera.

Menikah tidak resmi

Untuk meyakinkan SDA agar mau menikah, Teteh Nyanya menjelaskan kepada korban bahwa Abdulsalam merupakan dosen di Arab Saudi, Amerika, dan Indonesia.

Karena iming-iming yang menggiurkan, akhirnya SDA bersedia untuk bertemu dengan Abdulsalam. Pertemuan terjadi pada Rabu, 2 April 2025, di Apartemen Menteng, Jakarta Pusat.

Dalam pertemuan itulah Abdulsalam memberikan sejumlah perhiasan kepada SDA. Semua meyakinkan SDA dan sang ibu bahwa Abdulsalam adalah pria baik. Alhasil, pernikahan pun disepakati akan digelar pada Jumat (4/4/2025) di Vila Bunga, Cipanas, Kabupaten Cianjur.

Baca Juga :  Dibintangi artis wanita asal Sukabumi, sinopsis film Tebusan Dosa dan jadwal tayang

Selanjutnya, pernikahan dilangsungkan dengan mas kawin berupa cincin emas putih 4 gram (berat sebenarnya 1,99 gram) dan uang tunai sebesar Rp70 juta.

Namun, saat itulah ibu dari korban mulai curiga karena putrinya tidak mendapatkan buku nikah, namun hanya penandatanganan selembar kertas oleh kedua pengantin.

Setelah akad selesai digelar, Mr Mohammad memberikan mahar dari Abdulsalam berupa uang Rp35 juta. Ia mengklaim sisanya akan diberikan saat SDA dibawa ke Arab Saudi.

Teteh Nyanya mengahampri sang ibu dan meminta jatahnya sesuai perjanjian awal. Seluruh uang tersebut kemudian diambil oleh teteh Nyanya dengan dalih sesuai kesepakatan awal mendapat bagian setengah dari mahar.

Mirisnya, pernikahan terjadi sewaktu korban masih duduk di bangku kelas XII sebuah SMK.

Setelah dinikahi Abdulsalam, terjadi hubungan badan antara SDA dengan pelaku dalam kurun Senin hingga Rabu, 7 – 9 April 2025.

Abdulsalam kabur

Sialnya, Abdulsalam kemudian kabur. Awalnya, ia berdalih ada urusan pekerjaan di negaranya dan harus kembali ke Jeddah. Namun, keduanya masih berkomunikasi dan kembali bertemu pada Jumat hingga Ahad, 16 – 18 Mei 2025, di Hotel Ibis Raden Saleh, Cikini, dan kembali terjadi hubungan badan.

Pada Kamis, 22 Mei 2025, dengan dalih urusan pekerjaan, Abdulsalam kembali pamit untuk kembali ke Arab Saudi, dan tidak ada kabar.

Sialnya lagi, pada Jumat, 20 Juni 2025, seseorang datang ke rumah SDA dan menyampaikan Abdulsalam telah menjatuhkan talak tiga kepada SDA.

Berita Terkait

Tangis pria asal Sukabumi korban begal motor modus ludahi pelaku
40 pelajar SMP asal Sukabumi dan Cianjur diamankan karena keluyuran malam di Bandung
Innalillahi, tokoh Sukabumi Mayjen TNI (Purn) Ampi Tanoedjiwa meninggal dunia
Diserahkan ke perusahaan, 5 fakta pria asal Sukabumi gandir usai cekcok dengan pacar
Pria Sukabumi ini gantung diri usai cekcok dengan pacar
Bawa 400 liter solar subsidi, pria Sukabumi ditangkap saat nyabu dalam Fortuner
Tile cs asal Sukabumi curi motor santri di Majalengka
Kisah gadis belia asal Sukabumi ditipu bos RM sup kaki kambing, dipaksa prostitusi online

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 09:31 WIB

Tangis pria asal Sukabumi korban begal motor modus ludahi pelaku

Minggu, 15 Februari 2026 - 21:14 WIB

40 pelajar SMP asal Sukabumi dan Cianjur diamankan karena keluyuran malam di Bandung

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:46 WIB

Innalillahi, tokoh Sukabumi Mayjen TNI (Purn) Ampi Tanoedjiwa meninggal dunia

Minggu, 18 Januari 2026 - 21:02 WIB

Diserahkan ke perusahaan, 5 fakta pria asal Sukabumi gandir usai cekcok dengan pacar

Sabtu, 17 Januari 2026 - 01:39 WIB

Pria Sukabumi ini gantung diri usai cekcok dengan pacar

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131