Rina Diana, Artis FTV Mantap Mualaf Setelah Melihat Muslim Shalat

- Redaksi

Jumat, 4 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Artis FTV Rina Diana. l Istimewa

Artis FTV Rina Diana. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l Artis FTV Rina Diana mantap masuk Islam setelah melihat orang menjalankan ibadah shalat. Bahkan, Rina kini mengubah penampilannya dengan menggunakan hijab.

Rina mengaku menjadi mualaf sejak 2011. Kisah mualaf Rina pun terbilang menginspirasi banyak orang. Pasalnya, dia tumbuh dalam keluarga dengan latar belakang beragam. Di mana sang ayah beragama Katolik.

Sedangkan ibunda Rina diketahui beragama Islam. Ketertarikan Rina dengan Islam tak muncul begitu saja. Rina mengatakan bahwa dia mulai belajar tentang Islam saat dirinya pindah ke Jakarta yakni pada 2010.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Papa aku Katolik. Tahun 2010, aku pindah ke Jakarta dan mulai belajar Islam. Tapi baru resmi masuk Islam pada 2011,” kata Rina dikutip dari salah satu tayangan di YouTube, Selasa (7/6/2022).

Rina mengaku tertarik dengan Islam karena senang melihat orang lain yang menjalankan shalat. Hal tersebut membuat perempuan berdarah Manado-Pakistan itu juga ingin mempelajari ibadah umat Islam ini.

“Kalau lihat orang habis shalat, aku tertarik. Pengin belajar shalat juga,” jelas Rina.

BACA JUGA:

Siti Navisyah, Selebgram Cantik Asal Sukabumi Penakluk Gunung

Musim Hujan Nih, Jangan Malas Cek 5 Komponen Motor Sebelum Berpergian

Selain tertarik melihat orang menjalankan shalat, Rina juga menilai wanita berhijab tampak berbeda. Tak hanya cantik, baginya, wanita yang tampil mengenakan hijab memiliki aura yang terpancar.

“Aku melihat perempuan pakai jilbab, auranya itu terpancar banget. Pas aku jilbab, teman-temanku komentar katanya cocok banget berjilbab,” ujar Rina.

Namun, Rina baru memutuskan untuk menutup auratnya dengan menggunakan hijab pada awal 2022 ini. Perubahan penampilan artis cantik ini terlihat dari unggahan foto di akun Instagram pribadinya.

Di sisi lain, setelah mantap memeluk Islam, Rina langsung menjalankan ibadah umrah bersama sang ibu pada 2018.

Berita Terkait

Pernah dibuang ke Sukabumi, kini film Hamka Awal Mula dibintangi artis asal Kota Mochi
Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya
Owner Batik Lokatmala Sukabumi dukung kurikulum batik untuk SD hingga SMA
42 universitas di Indonesia masuk Times Higher Education World University Rankings 2027
6 tren kuliner 2027, cita rasa lokal dan Asia Timur: Ramen Birria, Burger Taco hingga Cinnamon Roll Focaccia
Tidak demam tapi tubuh terasa panas, ini penyebab dan cara mengatasinya
Kebijakan tidak naik kelas, Guru di Sukabumi ingatkan Kemendikdasmen harus hati-hati
5 tantangan laki-laki Gen Z 2027: Krisis biaya hidup hingga resesi seks

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 04:29 WIB

Pernah dibuang ke Sukabumi, kini film Hamka Awal Mula dibintangi artis asal Kota Mochi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Owner Batik Lokatmala Sukabumi dukung kurikulum batik untuk SD hingga SMA

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:00 WIB

42 universitas di Indonesia masuk Times Higher Education World University Rankings 2027

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:00 WIB

6 tren kuliner 2027, cita rasa lokal dan Asia Timur: Ramen Birria, Burger Taco hingga Cinnamon Roll Focaccia

Berita Terbaru

Animasi Pantomimes Lumineuses karya Charles - 
19th century illustration of a praxinoscope theatre. In 1876, Reynaud, a French inventor, created the Praxinoscope, an improvement of the Zoetrope. The Praxinoscope replaced the narrow viewing slits of the Zoetrope with an inner circle of 12 mirrors (equal to the number of images), allowing a clearer and less distorted view of the moving image. Several people could watch the performance at the same time. After Reynaud licensed his invention in 1877, it sold well in a number of the large Paris department stores.This improved version included a glass viewing screen which allowed the moving image to be superimposed over a changeable background. He continued to improve the design and in 1880 created the first projection version. The Projection Praxinoscope used a lantern to project the moving images onto a small screen, allowing a larger audience to view it.

Khazanah

28 Oktober: Hari penting di Indonesia dan dunia

Rabu, 28 Okt 2026 - 00:44 WIB

Kesehatan

Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:26 WIB