Sakit hati, wanita Sukaraja ini ngaku puas sayat kemaluan pacar pakai cutter

- Redaksi

Rabu, 22 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WSP, Sakit hati, wanita Sukaraja ini ngaku puas sayat kemaluan pacarnya - Ist

WSP, Sakit hati, wanita Sukaraja ini ngaku puas sayat kemaluan pacarnya - Ist

sukabumiheadline.com – Seorang wanita berinisial WSP (28) mengaku menyesal sekaligus puas setelah melukai kekasih gelapnya, Karsilan (32). Wanita 28 tahun itu melakukan aksinya dipicu sakit hati karena cemburu dan tekanan batin.

Perempuan asal Desa Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung, itu melakukan aksinya di Lapangan Baruna, Karang Maritim, Panjang, pada Ahad (19/10/2025) malam.

Dalam pengakuannya, rasa sakit hati dan tekanan batin yang sudah lama ia pendam selama menjalani hubungan gelap dengan korban sejak 2019, sebelum Karsilan menikah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kesel juga saya, selama sama dia banyak sakit hatinya, banyak kesiksa batin. Selalu digomongi, selalu diselingkungi,” ujar WSP, Rabu (22/10/2025).

Ia menuturkan, rasa cemburu kerap muncul karena korban masih menjalin kedekatan dengan perempuan lain meski telah menikah.

“Sudah punya saya, makin banyak di sana sini, biar aja gak bisa gituan lagi,” katanya.

Ia juga mengaku tindakannya muncul secara spontan akibat dorongan emosi yang tak terbendung. Meski kini menyesal, ia tak menampik sempat merasakan pua setelah melampiaskan amarahnya.

“Kesel, tapi puas. Sakit hati saya sudah keluar,” katanya.

Kapolsek Panjang Kompol Martono membenarkan bahwa pelaku telah diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Polisi menyita pisau cutter yang digunakan pelaku untuk melukai korban,” kata Martono.

Berita Terkait

Duka Bobotoh, Arif Rahman meninggal dunia usai nonton Garudayaksa FC vs Persib
Soal penyerangan bus tim EPA Persib, Erick Thohir: Kriminal, kurangi poin
Anggota LSM KPK memeras petani di Citepus Sukabumi, dibekuk polisi
Update kasus penyekapan dan kekerasan seksual oleh Taufik Hidayat terhadap Yuvita
Profil Brigjen Pol Lalu Muhammad Iwan Mahardan: Tersangka korupsi ompreng Program MBG
Polisi bekuk Taufik Hidayat, terduga penganiaya pacar di Bandung
Profil Taufik Hidayat dan kronologi penyiksaan pacar hingga cacat permanen
Berebut lahan garapan, pria di Cikidang Sukabumi dibacok

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Duka Bobotoh, Arif Rahman meninggal dunia usai nonton Garudayaksa FC vs Persib

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Soal penyerangan bus tim EPA Persib, Erick Thohir: Kriminal, kurangi poin

Rabu, 23 September 2026 - 21:42 WIB

Anggota LSM KPK memeras petani di Citepus Sukabumi, dibekuk polisi

Rabu, 9 September 2026 - 04:48 WIB

Update kasus penyekapan dan kekerasan seksual oleh Taufik Hidayat terhadap Yuvita

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:00 WIB

Profil Brigjen Pol Lalu Muhammad Iwan Mahardan: Tersangka korupsi ompreng Program MBG

Berita Terbaru

Animasi Pantomimes Lumineuses karya Charles - 
19th century illustration of a praxinoscope theatre. In 1876, Reynaud, a French inventor, created the Praxinoscope, an improvement of the Zoetrope. The Praxinoscope replaced the narrow viewing slits of the Zoetrope with an inner circle of 12 mirrors (equal to the number of images), allowing a clearer and less distorted view of the moving image. Several people could watch the performance at the same time. After Reynaud licensed his invention in 1877, it sold well in a number of the large Paris department stores.This improved version included a glass viewing screen which allowed the moving image to be superimposed over a changeable background. He continued to improve the design and in 1880 created the first projection version. The Projection Praxinoscope used a lantern to project the moving images onto a small screen, allowing a larger audience to view it.

Khazanah

28 Oktober: Hari penting di Indonesia dan dunia

Rabu, 28 Okt 2026 - 00:44 WIB

Kesehatan

Bunda, jangan matikan lampu kamar mandi! Simak 5 alasannya

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:26 WIB