22.5 C
Sukabumi
Sabtu, Mei 25, 2024

Ternyata Ini Penyebab Ledakan Tabung CNG di Cibadak Sukabumi, Kepsek SD Korban Tewas

sukabumiheadline.com l Peristiwa pilu meledaknya tabung gas...

Yamaha Zuma 125 meluncur, intip harga dan penampakan detail motor matic trail

sukabumiheadline.com - Yamaha resmi memperkenalkan Zuma 125...

Honda AMAX 160, skutik futuristik performa unggul jadi penantang Yamaha Aerox

sukabumiheadline.com - Honda kembali menggebrak pasar skutik...

Wanita Sukabumi Wajib Tahu Hukum Islam Smoothing dan Rebonding dan 5 Bedanya

Gaya hidupWanita Sukabumi Wajib Tahu Hukum Islam Smoothing dan Rebonding dan 5 Bedanya

sukabumiheadline.com l Bagia Wanita Sukabumi, Jawa Barat yang ingin meluruskan rambut di salon, tapi masih belum paham perbedaan smoothing dan rebonding? Sebaiknya baca dulu ulasan ini.

Meski sama-sama proses pelurusan rambut, tapi keduanya punya perbedaan teknik dan hasil. Perbedaan smoothing dan rebonding terletak pada 3 hal utama: jenis rambut awal, hasil akhir, dan obat smoothing yang digunakan.

Sesuai namanya, smoothing adalah pelurusan rambut dengan tujuan menjadikan rambut lebih lembut, lemas, tidak kusut, dan tidak kaku. Metode smoothing dilakukan tanpa mengubah struktur rambut secara total.

Hal itu berbeda dengan rebonding, di mana proses pelurusan rambut dilakukan dengan mengubah struktur rambut, yang tadinya meliuk keriting menjadi lurus. Adapun, metode rebonding menggunakan obat kimia yang lebih kuat dibanding smoothing.

Smoothing cocok untuk yang punya rambut ikal dan mengembang, sedangkan rebonding lebih cocok untuk rambut yang sangat keriting. Rebonding menggunakan bahan kimia yang cenderung lebih keras, sedangkan obat smoothing ada yang mengandung protein sehingga hasilnya lebih lembut di rambut.

Untuk lebih detailnya, simak 5 perbedaan smoothing dan rebonding berikut, dilengkapi hukumnya dalam Islam.

1. Jenis Rambut Awal

Apakah rambut Wanita Sukabumi hanya mengembang dan ikal, atau sangat keriting? Bentuk awal rambut ini tentunya akan sangat memengaruhi keputusan yang akan diambil.

Rebonding rambut lebih cocok untuk yang memiliki ikal atau keriting. Untuk smoothing, hasilnya lebih maksimal pada rambut lurus alami yang sering kusut dan susah diatur.

Treatment ini cocok untuk siapa saja, tak eksklusif untuk wanita saja. Smoothing rambut pria sebenarnya cukup populer, karena banyak pria yang malas menata rambut. Mereka ingin rambut yang sudah rapi dan ‘jadi’.

2. Metode Pelurusan dan ‘Obat’ yang Digunakan

Perbedaan rebonding dan smoothing sangat jelas. Fungsi smoothing adalah meluruskan dan melemaskan tanpa mengubah struktur rambut. Proses untuk meluruskannya menggunakan bahan kimia dengan level soft/mild. Metode smoothing juga menutup kutikula atau bagian terluar rambut agar mengurangi kusut.

Sedang rebonding adalah proses yang lebih diperuntukkan pada rambut keriting yang butuh diubah struktur rambutnya. Karena itulah, obat pelurus yang digunakan cukup ‘keras’. Obat dibiarkan meresap hingga ke dalam kutikula rambut untuk ‘memperbaiki’ dan mengubah struktur alami rambut menjadi lurus.

Setelah uji elastisitas dan keramas, rambutmu akan diberi obat pelurus dan didiamkan selama beberapa menit. Rambut kemudian dibilas, dikeringkan, dicatok, dan diberi obat penetral. Rambut lalu dibilas lagi, dikeringkan, dan dicatok ulang.

Karena metodenya beda, maka bahan yang dipakai pasti berbeda. Obat smoothing yang bagus biasanya mengandung protein (dikenal dengan nama lain keratin) dan diaplikasikan sebelum rambut dicatok.

Prosedur ini tidak mengubah struktur asli rambut, karena hanya membentuknya menjadi lebih halus dan lurus.

Pada metode rebonding, biasanya ada 2 macam obat yang digunakan: relaxer (untuk mengubah struktur) dan neutralizer (penetral obat pertama). Bahan kimia yang umum digunakan pada relaxer adalah sodium hydroxide, Ammonium thioglycolate, dan sodium thioglycolate.

Namun, kini ada banyak produk yang tak lagi menggunakan ammonia. Kandungan nutrisinya pun sudah banyak ditambahkan untuk mengurangi kerusakan pasca pelurusan.

Untuk perawatan setelah pelurusan, Wanita Sukabumi bisa menggunakan shampoo untuk rambut smoothing yang mengandung manfaat keratin.

3. Harga dan Waktu Pengerjaan

Harga rebonding rambut di salon bisa dimulai dari Rp200.000, sedangkan harga smoothing rata-rata berkisar di angka Rp300.000 ke atas.

Ini adalah harga smoothing rambut pendek di salon. Harga smoothing di salon bisa lebih mahal lagi kalau rambutmu lebih panjang.

Perbedaan smoothing dan rebonding selanjutnya ada di waktu pengerjaan. Meski hasil smoothing tidak permanen, tapi waktu pengerjaannya relatif lebih lama, yakni minimal 3 jam tergantung panjang rambut. Metode rebonding rambut biasanya lebih singkat, hanya sekitar 2-3 jam.

4. Hasil Akhir Pelurusan Rambut, Perawatan dan Daya Tahan

Keduanya menghasilkan efek berbeda. Smoothing adalah proses yang menghasilkan rambut lurus yang tampak alami. Rambut tampak sehat dan seolah habis dicatok. Rambut yang bergelombang dan agak kusut jadi lebih lemas serta mudah diatur.

Rebonding adalah proses yang punya hasil akhir sangat lurus, atau kadang terlihat kaku jika rambut aslimu sangat keriting. Ini adalah hal wajar mengingat bahan pelurus rebonding cenderung lebih kuat daripada obat kimia smoothing. Rebonding juga bisa menghasilkan rambut yang tampak lebih halus.

Bagi yang melakukan smoothing rambut, peraturannya lebih fleksibel karena sifat prosedurnya sementara. Kamu tetap bisa menata rambut dengan gaya lain. Namun, agar efek lurusnya tetap terjaga, metode smoothing sebaiknya diulang setiap 3 bulan sekali.

Untuk prosedur rebonding, kamu harus menahan diri untuk mencoba beberapa gaya rambut. Untuk beberapa bulan pertama, hindari melakukan blow out dengan hairdryer atau melakukan penataan yang dapat mengubah bentuk rambut sementara seperti blow permanen.

Hentikan juga prosedur lain yang menggunakan bahan kimia keras seperti mengecat rambut, karena rambutmu bisa berisiko semakin rusak dan kering. Nikmati dulu saja hasil rebonding rambut pendek yang sudah diimpikan.

Agar rambut tak mudah kembali megar, coba lakukan beberapa hal berikut.

  1. Selalu keramas dengan shampoo keratin.
  2. Hindari mencatok rambut untuk sementara waktu.
  3. Selalu pakai vitamin atau serum setelah keramas, untuk mencegah ujung rambut kering.
  4. Rutin pakai hair mask untuk rambut hasil smoothing, atau hair spa untuk rambut hasil rebonding seminggu sekali.
  5. Selain pakai shampoo pelurus, pastikan kamu juga pakai conditioner yang mengandung keratin ya. Tak hanya bikin rambut tetap lembut, conditioner juga bisa mencegah rambut menjadi kering.

Karena tak ada pengubahan struktur rambut, teknik pelurusan smoothing termasuk dalam kategori sementara dan hanya bertahan maksimal 3 bulan.

Rebonding rambut termasuk dalam kategori semi-permanen dan memiliki daya tahan antara 7 bulan sampai 1 tahun. Hasilnya tergantung jenis rambut awalmu, seperti ikal atau keriting. Untuk hasil terbaik, prosedur ini memerlukan retouch minimal 6 bulan sekali.

5. Efek Samping

Menggunakan bahan kimia, tentu ada dampaknya terhadap rambut. Untuk perbedaan keduanya juga bisa terlihat dari kerusakan yang kemungkinan terjadi setelah pelurusan.

Obat smoothing yang bagus menggunakan lebih sedikit bahan kimia dan mengandung banyak protein, sehingga lebih ‘ramah’ untuk batang rambutmu. Namun, rambut tetap bisa menjadi kering setelah beberapa lama.

Rebonding menggunakan obat kimia yang kuat, sehingga rambutmu menjadi sangat rentan untuk kering dan rapuh. Rambut yang patah di tengah sangat mungkin terjadi dalam beberapa bulan.

Hukum Smoothing dan Rebonding dalam Islam

Wanita Sukabumi, terutama muslimah wajib mengetahui seluk beluk segala permasalahan seputar kehidupan wanita, terutama soal berhias diri.

Meluruskan rambut atau rebonding dalam Islam, juga diatur dan dikenai hukumnya.

Berhias diri memang diperbolehkan. Lantas, apakah rebonding diperbolehkan dalam Islam?

Tidak ada dalil pasti yang melarang rebonding rambut dalam Islam, Persoalan rebonding dan smoothing juga belum ada di zaman salafus shalih, jadi mustahil ada dalil pelarangannya.

Hukum terkait masalah ini berasal dari ijtihad ulama mu’ashirah yang posisinya tentu tak sekuat AlQuran dan sunah.

Smoothing dan Rebonding Halal dalam Islam

Kalangan ulama yang membolehkan rebonding rambut adalah berdalih hal itu merupakan perkara muamalah yang boleh hukumnya selama tidak ada dalil yang melarangnya.

Smoothing dan Rebonding Haram dalam Islam

Sementara, kalangan yang mengharamkan berdalil rebonding termasuk perbuatan mengubah ciptaan Allah SWT.

Sementara, Forum Bathsul Masa’il Pondok Pesantren Putri (FMP3) se-Jawa Timur secara tegas menfatwakan haramnya rebonding dan smoothing rambut.

Hal itu karena ada proses kimiawi dalam proses perawatan rambut tersebut yang masuk dalam istilah la tabdila li khalqillah (larangan mengubah ciptaan Allah).

Intinya, tidak mengubah rambut secara permanen dengan proses kimiawi, hukumnya boleh. Sedangkan jika sebaliknya, adalah haram.

“Haramnya mengubah ciptaan Allah adalah apabila perubahannya secara permanen yang tidak bisa kembali lagi pada bentuk aslinya. Jika tidak permanen maka hukumnya diperbolehkan.”

Demikian bunyi pendapat Imam al-Qurthubi, Al-Jami’li Ahkamil Quran, (Riyadh, Daru Ilmil Kutub: 2023), juz V, halaman 393).

Smoothing dan Rebonding Menurut MUI

MUI mengeluarkan fatwa pada 2010 lalu bahwa rebonding rambut dalam Islam diperbolehkan jika tujuannya baik, misal agar rambut mudah dibersihkan dan dirawat, dan memudahkan dalam memakai jilbab. Hal-hal seperti ini tentunya dianjurkan, bahkan bisa saja hukumnya menjadi wajib.

Sebaliknya jika rebonding tersebut menjadi sarana kemakiatan maka hukumnya pun berubah.

Dalam penentuan halal-haramnya, MUI sendiri lebih mempersoalkan tujuan dari rebonding itu sendiri. Apabila tujuan rebonding tersebut untuk merawat tubuh, menjaga keindahan sebagai makhluk Allah, serta menyenangkan hati suami, maka hal ini diperbolehkan bahkan mendapat pahala dari Allah.

Sebaliknya, jika ditujukan untuk menggoda lawan jenis dengan tujuan maksiat, sudah tentu diharamkan. Mengacu kepada hadis Rasulullah SAW, “Setiap amal tergantung dari niatnya.” (HR Bukhari Muslim).

Selain itu, bahan-bahan yang digunakan pun harus halal dan selama proses tersebut tidak membahayakan, baik secara fisik, psikis, maupun sosial.

Kesimpulan 

Jadi, dapat disimpulkan selama perubahan tersebut sifatnya tidak permanen dan masih bisa kembali pada bentuk asalnya maka hukumnya mubah atau diperbolehkan.

Mayoritas ulama mengatakan bahwa rebonding dalam Islam hukumnya tidak diperbolehkan. Namun, hal ini tidak hanya sampai sini saja, jika mengacu pada penjelasan bahwa larangan tersebut ditujukan hanya pada perubahan yang sifatnya permanen maka hukumnya diperbolehkan.

Karena rebonding bukan sesuatu hal yang dapat merubah secara permanen. Karena akan ada rambut baru yang tumbuh, dari akar rambut tersebut akan tetap mempunyai bentuk rambut yang asli.

Menjaga kecantikan rambut dipandang berpahala, namun sebagai umat Islam harus tetap sesuai dengan syariah Islam.

Konten Lainnya

Content TAGS

Konten Populer