Wirananta tipu ratusan juta, pria asal Sukabumi ngaku polisi, BC hingga anggota BIN

- Redaksi

Senin, 17 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wirananta Kusuma tipu ratusan juta, pria asal Sukabumi ngaku polisi, Bea Cukai dan anggota BIN - Tangkapan Layar

Wirananta Kusuma tipu ratusan juta, pria asal Sukabumi ngaku polisi, Bea Cukai dan anggota BIN - Tangkapan Layar

sukabumiheadline.com – Wirananta Kusuma, seorang pria berusia 28 tahun akhirnya diamankan pihak kepolisian setelah terbukti melakukan penipuan dengan mengaku sebagai anggota kepolisian, Bea Cukai (BC) hingga Badan Intelijen Negara (BIN).

Akibat ulahnya, pria asal Sukabumi,Jawa barat, itu berhasil ditangkap Tim Buser Satreskrim Polres Bogor Kota di Stasiun Cilebut, Kabupaten Bogor, pada Kamis (13/2/2025). Saat akan ditangkap ia berusaha melarikan diri, namun berhasil digagalkan polisi.

Menurut Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, AKP Aji Riznaldi Nugroho, polisi gadungan tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sudah ditetapkan sebagai tersangka, dan saat ini tengah menjalani proses hukum lebih lanjut di Mako Polresta Bogor Kota,” kata Aji.

Aji menjelaskan, polisi gadungan tersebut dalam menjalankan aksinya dengan mengaku sebagai perwira polisi berpangkat Iptu, juga mengklaim petugas BC dan anggota BIN guna memperdaya korbannya.

“Pelaku kerap menyamar sebagai anggota kepolisian maupun instansi lain untuk mendapatkan kepercayaan korban,” ungkap Aji, dikutip sukabumiheadline.com dari laman resmi kepolisian, Senin (17/2/2025).

Dalam menjalankan aksinya, tersangka mengenakan seragam dinas polisi yang ia beli secara daring. Wirananta juga membuat berbagai dokumen palsu untuk mendukung identitasnya, termasuk surat tugas dan sertifikat yang tampak resmi.

Kemudian, tersangka meminta sejumlah uang kepada korban dengan alasan biaya pendidikan maupun keperluan tugas. Aksi tersebut membuat korban percaya dan mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.

Lebih lanjut, Aji menjelaskan, bahwa tersangka polisi gadungan itu menggunakan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk memalsukan berbagai dokumen.

Sejumlah foto dirinya berseragam juga ditemukan sebagai bagian dari modus penipuannya.

“Dokumen yang digunakan tersangka dibuat sendiri, sebagian dicetak secara manual, dan ada juga yang dibuat menggunakan teknologi AI,” jelasnya.

Berita Terkait

Dua remaja Cibadak Sukabumi tenggelam di Pantai Citepus, satu hilang
Pria Sukabumi merampok di Tangerang ditangkap di desa terpencil
Dua anggota ormas pelaku pembacokan di Sukabumi dibekuk polisi
5 tahun jadi tunawisma di Banyuwangi, Saprudin ingin pulang ke Sukabumi
5 warga Palabuhanratu Sukabumi terlantar di Fiji
Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU
Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19
Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Dua remaja Cibadak Sukabumi tenggelam di Pantai Citepus, satu hilang

Rabu, 30 September 2026 - 14:00 WIB

Pria Sukabumi merampok di Tangerang ditangkap di desa terpencil

Jumat, 25 September 2026 - 21:00 WIB

Dua anggota ormas pelaku pembacokan di Sukabumi dibekuk polisi

Kamis, 24 September 2026 - 23:50 WIB

5 tahun jadi tunawisma di Banyuwangi, Saprudin ingin pulang ke Sukabumi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:23 WIB

5 warga Palabuhanratu Sukabumi terlantar di Fiji

Berita Terbaru

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Nasional

Mahfud MD: Gibran bisa dimakzulkan

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:21 WIB

Ilustrasi lulusan kuliah menganggur - sukabumiheadline.com

Ekonomi

Memahami generasi “anak dengan ekor busuk” di China

Jumat, 9 Okt 2026 - 05:24 WIB