sukabumiheadline.com – Sebanyak 40 pelajar asal Kota dan Kabupaten Sukabumi, dan Cianjur dimankan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, karena kedapatan keluyuran pada malam hari di Ibu Kota Provinsi Jawa Barat itu.
Diketahui, Razia Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) dilaksanakan oleh Dinas Sosial (Dinsos) dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bandung, pada Sabtu (14/2/2026) malam hingga Ahad (1/2/2026) dinihari.
Dikutip dari video di akun TikTok Info kota Bandung, razia PPKS berhasil menjaring puluhan pelajar terlihat sedang bergerombol. Sebagian dari mereka ada yang masih berseragam sekolah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Setelah dilakukan pengecekan, ternyata mereka adalah 40 pelajar siswa SMP tanpa pendamping asal Cianjur dan Sukabumi yang sedang berkeliaran di Bandung pada Ahad dinihari.
“Langsung kita amankan, lakukan asesmen di tempat, lalu kita antar ke stasiun untuk kembali ke daerahnya,” jelas Yorisa, Kadinsos Kota Bandung.
Sementara itu, Kepala DP3A Kota Bandung, Uum Sumiati, menekankan risiko keamanan anak-anak tersebut.
“Kita edukasi ke mereka untuk tidak
melakukan hal ini kembali karena mereka sangat rawan terjadi sesuatu,” ujarnya.
“Ke depan, DP3A akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan pemerintah daerah asal pelajar untuk mencegah kejadian serupa,” pungkas Uum.









