TB Hasanuddin: Kalau memang perjuangkan kemerdekaan Palestina, ajak dong gabung BoP

- Redaksi

Senin, 9 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi I DPR RI Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin - Dok. Pribadi

Anggota Komisi I DPR RI Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin - Dok. Pribadi

sukabumiheadline.com – Anggota Komisi I DPR RI Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin menilai jika forum Board of Peace (BoP) yang diinisiasi Presiden Amerika Serikat dan Indonesia menjadi bagian di dalamnya, benar-benar bertujuan untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina dan mendorong terciptanya keadilan bagi rakyat Palestina, maka Palestina seharusnya dilibatkan secara langsung dalam forum tersebut.

Menurut TB Hasanuddin, keterlibatan Palestina sangat penting agar proses diskusi dan pengambilan keputusan dapat berlangsung secara adil dan setara.

“Tanpa kehadiran Palestina sebagai pihak yang paling berkepentingan, upaya membicarakan masa depan dan hak-hak rakyat Palestina dikhawatirkan tidak akan mencerminkan keadilan yang sesungguhnya,” katanya dikutip sukabumiheadline.com dari akun Facebook pribadinya, Senin (9/3/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena itu, TB Hasanuddin meminta Presiden Prabowo Subianto untuk mengambil langkah diplomatik dengan mengajak dan memasukkan Palestina dalam forum BoP. Dengan begitu, Palestina dapat duduk bersama dalam forum internasional tersebut untuk menyampaikan pandangan dan kepentingannya secara langsung.

“Jika tujuan forum ini adalah untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina dan menghadirkan keadilan, maka Palestina harus diberi ruang untuk ikut serta dan berdiskusi secara setara,” ujar TB Hasanuddin.

Ia menegaskan bahwa Indonesia sejak lama memiliki komitmen kuat untuk mendukung kemerdekaan Palestina sesuai amanat konstitusi. Oleh karena itu, berbagai langkah diplomasi yang ditempuh Indonesia di tingkat internasional harus tetap konsisten dengan prinsip tersebut.

Diketahui, pelembagaan BoP sejak awal diinisiasi oleh Amerika Serikat dan disetujui melalui Resolusi Majelis Umum PBB Nomor 2803 pada November 2025. Dalam perkembangannya, keanggotaan BoP ditentukan oleh Amerika Serikat sebagai inisiator melalui mekanisme undangan resmi.

Namun hingga saat ini, tidak terdapat undangan yang diberikan kepada perwakilan Palestina.

Berita Terkait

Dedi Mulyadi: Gedung di Jabar dilarang lebih tinggi dari kantor pemerintah
Sosiolog UI: Tak ada oligarki yang demokratis, pengusaha jadi penguasa tak akan bela rakyat
Jalanan Sukabumi bakal bebas kabel semrawut dan ODOL
Kemnaker siapkan SDM green jobs terampil
Kasus pencabulan pelajar SD, anggota TNI ditetapkan DPO, korban alami depresi
May Day 2026: Ini daftar janji Prabowo soal perlindungan pekerja
Kementerian Imipas: Online scam di Sukabumi diungkap tim intelijen, selective policy ditegakkan
Di Sukabumi Kakorlantas Polri pastikan kawal ribuan buruh peringati May Day ke Jakarta

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:51 WIB

Dedi Mulyadi: Gedung di Jabar dilarang lebih tinggi dari kantor pemerintah

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:07 WIB

Sosiolog UI: Tak ada oligarki yang demokratis, pengusaha jadi penguasa tak akan bela rakyat

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:42 WIB

Jalanan Sukabumi bakal bebas kabel semrawut dan ODOL

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:00 WIB

Kemnaker siapkan SDM green jobs terampil

Senin, 4 Mei 2026 - 21:54 WIB

Kasus pencabulan pelajar SD, anggota TNI ditetapkan DPO, korban alami depresi

Berita Terbaru