5 pembangkit listrik tertua di Indonesia, satu di Sukabumi

- Redaksi

Senin, 15 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor PLTA Ubrug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat - Ist

Kantor PLTA Ubrug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat - Ist

sukabumiheadline.com – Indonesia sudah lama mengenal teknologi listrik, bahkan sejak masa kolonial Belanda. Sejumlah pembangkit listrik dibangun pada awal abad ke-19 untuk mendukung kebutuhan industri, tambang, serta perkotaan.

Ketika teknologi belum secanggih saat ini, Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) menjadi pilihan paling realistis. Selain ramah lingkungan, juga relatif lebih efisien dari sisi biaya pembangunan.

‎Menariknya, beberapa di antaranya masih berdiri kokoh hingga kini, bahkan ada yang masih beroperasi. Salah satunya berada di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dan di Sumatera Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berikut adalah daftar 5 pembangkit listrik tertua di Indonesia.

Berita Terkait: Progres pembangkit listrik super besar, di Sukabumi PLTA Cibuni 3 dan PLTA Cimandiri 3

‎5. PLTA Plengan – Pangalengan, Jawa Barat

‎Masih di kawasan Pangalengan, PLTA Plengan juga menjadi salah satu pembangkit listrik tertua. ‎Dibangun sekitar 1923, pembangkit ini hingga kini masih beroperasi dengan sistem yang relatif terjaga.

Meski kapasitasnya kecil, PLTA Plengan tetap memiliki nilai historis karena menjadi bukti perkembangan teknologi energi listrik di Indonesia sejak lebih dari seabad lalu.

‎Listrik yang kini menjadi kebutuhan pokok sehari-hari ternyata sudah hadir di Indonesia sejak awal abad ke-20. ‎Pembangkit-pembangkit listrik tua tersebut menjadi saksi sejarah perjalanan panjang dunia energi di tanah air.

Baca Juga :  Sukabumi dan Jabar dapat apa saja? Ini daftar 50 PSN era Prabowo, segera dibangun

‎Salah satunya di Sumatera Barat, yakni PLTA Giring-Giring, yang hingga kini masih dikenang sebagai warisan teknologi masa kolonial.

‎Keberadaan pembangkit listrik bersejarah ini mengingatkan kita bahwa Indonesia sudah sejak lama beradaptasi dengan energi modern, jauh sebelum era digital seperti sekarang.

Baca Juga: Terlibat Pembangunan PLTA, Lulusan SMK di Sukabumi Dipuji JK

‎4. PLTA Lamajan – Pangalengan, Jawa Barat

‎PLTA Lamajan dibangun pada 1924 oleh kolonial Belanda di kawasan Pangalengan, Bandung Selatan. Lokasinya berada di daerah pegunungan dengan debit air cukup besar sehingga cocok untuk pembangkit listrik tenaga air.

‎Pembangkit ini menjadi bagian dari proyek kelistrikan perkebunan Belanda pada masa itu, terutama untuk mendukung industri teh dan kina yang berkembang pesat.

‎3. PLTA Bengkok (Dago Bengkok) – Bandung, Jawa Barat

‎Terletak di kawasan Dago, Bandung, PLTA Bengkok mulai beroperasi pada 1923. Pembangkit ini memanfaatkan aliran Sungai Cikapundung untuk menggerakkan turbin.

‎Selain sebagai sumber listrik, keberadaan PLTA Bengkok juga memberi nilai tambah wisata karena letaknya yang berdekatan dengan area alam pegunungan yang indah.

Baca Juga :  Startup didirikan mojang Sukabumi ini terkam perusahaan Malaysia

‎Hingga kini, bangunan tua peninggalan Belanda ini masih berfungsi dan masuk dalam sistem kelistrikan PLN.

‎2. PLTA Ubrug – Sukabumi, Jawa Barat

Kantor PLTA Ubrug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat - Ist
Kantor PLTA Ubrug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat – Ist

Dibangun pada tahun 1923 oleh perusahaan Belanda, PLTA Ubrug merupakan salah satu pembangkit listrik bersejarah yang memanfaatkan aliran Sungai Cicatih.

‎Lokasinya berada di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Dengan kapasitas awal yang relatif kecil dibandingkan pembangkit modern, PLTA ini dulu menjadi penyuplai listrik utama untuk wilayah sekitar.

‎Saat ini, PLTA Ubrug masih beroperasi dan menjadi bagian dari sistem kelistrikan Jawa-Bali. Baca selengkapnya: Mengintip interior dan mengenal sejarah PLTA Ubrug Sukabumi

Plakat peresmian PLTA Ubrug, Kabupaten Sukabumi peninggalan era Kolonial Belanda - Ist
Plakat peresmian PLTA Ubrug, Kabupaten Sukabumi peninggalan era Kolonial Belanda – Ist

1. Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) PLTA Giring-Giring – Sumatera Barat

‎PLTA Giring-Giring di Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, tercatat sebagai salah satu pembangkit listrik tertua di Indonesia.

‎Dibangun oleh pemerintah kolonial Belanda sekitar tahun 1908, pembangkit ini menggunakan aliran sungai untuk menggerakkan turbin. Pada masanya, listrik yang dihasilkan digunakan untuk mendukung industri dan penerangan di kawasan Padang dan sekitarnya.

‎Hingga kini, beberapa unitnya masih berfungsi meski sebagian besar sudah menjadi peninggalan sejarah.

Berita Terkait

1 tahun Asep Japar-Andreas: Ranking IPM Kabupaten Sukabumi tetap jeblok
Kabupaten Sukabumi bukan favorit investor, meskipun punya jalan tol dan SDM/SDA melimpah
Sejarah, konsesi 50 tahun dan persentase pemegang saham Jalan Tol Ciawi-Sukabumi
Jumlah organisasi kemasyarakatan di Sukabumi: Kabupaten 666 ormas, kota?
Penduduk Sukabumi didominasi laki-laki, tapi mayoritas berumur pendek
Sukabumi berapa? Merinci pemkot dan pemkab pemilik saham bjb se-Jawa Barat dan Banten
Wanita Sukabumi diintai ancaman dan tantangan kultural, stereotip hingga kekerasan
Angka pengangguran Sukabumi tinggi, ini dampak ekonomi, sosial, politik dan psikologis

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 17:12 WIB

1 tahun Asep Japar-Andreas: Ranking IPM Kabupaten Sukabumi tetap jeblok

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:13 WIB

Kabupaten Sukabumi bukan favorit investor, meskipun punya jalan tol dan SDM/SDA melimpah

Rabu, 11 Februari 2026 - 16:30 WIB

Sejarah, konsesi 50 tahun dan persentase pemegang saham Jalan Tol Ciawi-Sukabumi

Senin, 9 Februari 2026 - 03:36 WIB

Jumlah organisasi kemasyarakatan di Sukabumi: Kabupaten 666 ormas, kota?

Selasa, 3 Februari 2026 - 00:01 WIB

Penduduk Sukabumi didominasi laki-laki, tapi mayoritas berumur pendek

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131