Fungsi, manfaat dan tips berkendara aman di Jalan Lingkar Selatan Sukabumi

- Redaksi

Kamis, 5 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Jalan Lingkar Selatan Sukabumi - sukabumiheadline.com

Ilustrasi Jalan Lingkar Selatan Sukabumi - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Jalan Lingkar Selatan Sukabumi telah menjadi akses penting untuk memperlancar mobilitas masyarakat Kota dan Kabupaten Sukabumi. Jalan Provinsi yang dibangun pada era Gubernur Jawa Barat asal Sukabumi, Ahmad Heryawan atau Kang Aher, ini berfungsi sebagai jalur alternatif untuk menghindari kemacetan di pusat kota.

Dalam perkembangannya, Jalan Lingkar Selatan Sukabumi juga sekaligus mempercepat perjalanan ke berbagai area strategis, termasuk ke Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) Seksi 3 ruas Cibadak-Sukabumi Barat.

Saat ini, jalur ini menjadi jalur penting kendaraan logistik menuju wilayah selatan. Kondisi jalan yang relatif baik dan lebar membuat nyaman dilintasi, meski punya sejumlah tikungan dan kontur menanjak yang butuh perhatian khusus pengemudi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fungsi dan manfaat Jalan Lingkar Selatan

Ilustrasi Jalan Tol Bocimi - sukabumiheadline.com
Ilustrasi Jalan Tol Bocimi – sukabumiheadline.com

Jalan Lingkar Selatan atau biasa di sebut Jalur, ini menghubungkan titik-titik strategis di wilayah selatan Sukabumi ke Terminal Tipe A KH Ahmad Sanusi Kota Sukabumi, tanpa harus melewati pusat kota.

Dengan demikian, jalan ini berfungsi sebagai jalur alternatif mendukung kelancaran distribusi barang dan akses ekonomi. Bahkan, kini Jalur menjadi akses langsung ke Tol Bocimi, membuatnya kian vital sebagai penghubung utama dari Jakarta, Bogor menuju Sukabumi.

Lebih dari itu, Jalur juga menjadi pemacu perkembangan kawasan. Pertumbuhan permukiman dan area komersial baru di kawasan sepanjang jalan ini menambah dinamika lalu lintas.

Menurut Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Jalan Provinsi berfungsi sebagai penghubung strategis antara ibu kota provinsi dengan ibu kota kabupaten/kota, serta antarkabupaten/kota dalam satu provinsi.

Jalan ini mendukung konektivitas regional, memperlancar mobilitas ekonomi, dan menjadi jalur alternatif jalan nasional. Pengelolaannya menjadi wewenang pemerintah provinsi.

Fungsi utama Jalan Provinsi:

  • Konektivitas Wilayah: Menghubungkan pusat pemerintahan provinsi dengan kabupaten/kota, atau antarkabupaten/kota.
  • Jalur Ekonomi: Menghubungkan pusat-pusat kegiatan ekonomi, seperti sentra pertanian atau kawasan industri, untuk mendistribusikan barang dan jasa.
  • Transportasi Regional: Mendukung mobilitas masyarakat antarwilayah dalam satu provinsi, yang berperan sebagai kolektor pengumpul atau pembagi.
  • Jalan Strategis: Menghubungkan jalan strategis provinsi ke jaringan jalan lainnya.

Jalan provinsi umumnya ditandai dengan marka jalan berwarna putih (garis membujur, baik putus-putus maupun tidak). Namun, khusus di Jawa Barat, di kanan dan kiri jalan garis berwarna kuning.

Peran Jalan Lingkar Selatan

Dalam beberapa tahun ke depan, setelah ruas Jalan Tol Bocimi Seksi 3 tuntas dibangun, Jalur diprediksi bakal terus berkembang dan mendukung integrasi wilayah Sukabumi dengan pusat-pusat ekonomi di sekitarnya.

Terbukanya akses cepat ke Tol Bocimi menjadi nilai strategis dalam memperlancar distribusi barang dan jasa. Infrastruktur jalan yang terus ditingkatkan pada era Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, juga menjadi bukti kesiapan daerah menjawab tantangan kebutuhan mobilitas yang terus meningkat.

Dengan kondisi infrastruktur yang terus membaik dan kemudahan akses, membuat Jalan Lingkar Selatan menjadi jalur favorit warga dan dunia usaha.

Tips aman berkendara di Jalan Lingkar Selatan

Ilustrasi bengkel dan tambal ban mobil - sukabumiheadline.com
Ilustrasi bengkel dan tambal ban mobil – sukabumiheadline.com

Penting diperhatikan, karakteristik di jalan ini menuntut kewaspadaan pengendara. Kontur jalan naik dan turun bisa mempengaruhi stabilitas kendaraan, terutama bila kondisi rem dan mesin kurang prima. Belum lagi kendaraan berat seperti truk logistik juga kerap melintas.

Arus lalu lintas di beberapa titik persimpangan dan menuju akses tol dapat mengalami kepadatan tanpa bisa diprediksi, terutama saat musim liburan atau long weekend.

Karenanya, pastikan melakukan pengecekan kendaraan terlebih dahulu, meliputi rem, kondisi ban dan tekanan angin, oli mesin serta cairan pendingin, aki dan kelistrikan, serta suspensi dan kaki-kaki kendaraan untuk mencegah kecelakaan dan memastikan kenyamanan perjalanan.

Berikut tips aman berkendara di Jalan Lingkar Selatan:

  • Pertahankan kecepatan stabil dan hindari percepatan mendadak, terutama di tikungan dan turunan.
  • Gunakan engine brake saat menuruni jalan untuk membantu pengereman tidak bekerja berlebihan.
  • Jaga jarak aman dengan kendaraan di depan, terutama saat mengikuti truk atau kendaraan besar.
  • Pastikan kondisi fisik prima dan hindari mengemudi saat mengantuk.

Berita Terkait

Yongjin dan Yakjin masuk, ini daftar pabrik garmen tertua di Sukabumi
Intip kapasitas, profil dan pemilik saham Star Energy Geothermal Salak Sukabumi
Membanding panjang garis pantai Sukabumi, Jawa Barat, Indonesia, dan dunia
Merinci pemilik saham semen SCG Sukabumi, dari SSO hingga pemerintah Tailan
Membanding pengeluaran perkapita pria dan wanita Sukabumi, laki-laki lebih boros
Kisah hidup Nani Adiwijaya: Dari rahimnya lahir menteri dan dirut BUMN asal Sukabumi
Sengkarut HGU PT Citimu: Restu Bupati Sukabumi, dugaan main uang, hingga lapor Ombudsman RI
Terbesar di Sukabumi, 184 hektare hutan terbakar di Jawa Barat

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 09:00 WIB

Yongjin dan Yakjin masuk, ini daftar pabrik garmen tertua di Sukabumi

Rabu, 2 September 2026 - 00:06 WIB

Intip kapasitas, profil dan pemilik saham Star Energy Geothermal Salak Sukabumi

Selasa, 1 September 2026 - 19:49 WIB

Membanding panjang garis pantai Sukabumi, Jawa Barat, Indonesia, dan dunia

Senin, 31 Agustus 2026 - 04:38 WIB

Merinci pemilik saham semen SCG Sukabumi, dari SSO hingga pemerintah Tailan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Membanding pengeluaran perkapita pria dan wanita Sukabumi, laki-laki lebih boros

Berita Terbaru

Menara kembar WTC meledak pada peristiwa New York 11 September - Ist

Internasional

Mengenang serangan menara WTC 9/11, dan trend mualaf yang meningkat

Jumat, 11 Sep 2026 - 23:30 WIB